Hobart of Tasmania, the International Gateway to Antarctica (18)

TASMANIA –sebuah pulau kurang lebih 3 kali lebih besar dibanding Pulau Bali di Indonesia—akan langsung memperlihatkan pamor internasionalnya, manakala orang mulai bicara tentang eksplorasi atau melakukan perjalanan ilmiah ke Kutub Selatan (Antartika). Sebuah plang besar di hanggar pelabuhan khusus untuk kapal pesiar mewah di Hobart Port terpasang indah di dalam sebuah ruangan mewah, persis sebelum menuju akses utama menuju geladak kapal.

Di situ tertulis kalimat nan gagah: “Welcome to Hobart (Tasmania), the International Gateway to Antarctica”.

Ikut terpajang di situ adalah berbagai foto ukuran besar yang menggambarkan bagaimana Tasmania menjadi pelabuhan utama dan terakhir bagi sekalian penjelajah alam yang ingin melakukan penyelidikan ilmiah di Kutub Selatan atau Antartika. Sebuah sledge lengkap dengan tali-temalinya juga ikut dipamerkan di sebuah display besar di balik kaca.

Hobart the final gateway to Antarctic

Ikut nampang dalam ekspo visual ini adalah sejumlah peralatan eksplorasi dan sejumlah binatang khas  kutub selatan: penguin, singa laut, serigala es, dan tentu saja anjing laut. Dua orang penjelajah alam dengan balutan seragam eksplorasi tampil gagah dalam kemasan foto skala besar. Pokoknya, serba menantang dan menarik dicermati.Antarctica

Sebuah iklan pada tahun 2005 sudah berani menawarkan program wisata menantang berkunjung ke Kutub Selatan (Antartika). Biayanya yang dipatok memasang angka sangat mahal untuk bisa ikut dalam misi penerbangan  pesawat trans Australia-Antartika yang menempuh jalur penerbangan Hobart ke Casey Station di Kutub Selatan. “Semua keperluan untuk misi pengembangan program wisata ke Kutub Selatan akan dipenuhi di Hobart,” kata Senator Campbell dari Tasmania pada tahun itu.

Menuju Kutub Selatan

Pada waktu itu, yang ketiban sampur untuk mendapuk setiap kegiatan ‘wisata alam’ menuju ujung bumi di bagian selatan ini adalah The Tasmanian Polar Network.

station_mapHingga tahun 2013, The Tasmanian Polar Network masih dipercaya pemerintah Tasmania sebagai lembaga terpercaya untuk menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan oleh tim ekspedisi mana pun manakala ingin menjelajah dunia es di Kutub Selatan.

Menurut Senator Campbell pada tahun itu, Tasmania –khususnya di Hobart—akan menjadi titik singgung paling penting untuk menghubungkan jalur laut dan jalur penerbangan dari Tasmania menuju Antartika dengan pesawat dan kapal khusus.

Jalur transportasi laut –misalnya—akan berangkat dari Pelabuhan Hobart di ujung selatan Pulau Tasmania untuk kemudian berlayar menuju Macquarie Station –sebuah pulau mungil— pada lokasi sangat jauh dari Pulau Tasmania dan New Zealand. Baru dari situ, misi pelayaran atau penerbangan berlanjut menuju South Magnetic Pole atau bisa jadi rehat sejenak di Balleny Islands, juga sebuah gugusan pulau mungil sebelum masuk Kutub Selatan.

Laut biru di Foreshore of Esperance Bay

Photo credit:

  • Ilustrasi Kutub Selatan (Ist)
  • Ekspo display Welcome to Hobart  dan pantai Esperance Bay (Mathias Hariyadi)

Tautan:

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.