Hati yang Buta dan Tuli

Orang buta by Mathias Hariyadi

PUNYA mata tapi tidak melihat. Punya telinga tapi tidak mendengar.”.

Kok bisa ya? Artinya,  mata dan telinga berfungsi, normal, tidak rusak. Kemampuan  melihat dan mendengar ada. Tapi mengapa tidak bisa melihat dan mendengar? Apa yang rusak atau di mana letak persoalan sampai tidak melihat dan mendengar?  Kita menjadi sadar akan kedalaman arti melihat dan mendengarkan.  Melihat bukan sebatas urusan membuka kelopak mata.

Demikian pula mendengarkan bukan sebatas perkara buka telinga. Aktivitas melihat dan mendengarkan mesti melibatkan seluruh diri, butuh kordinasi otak dan hati. Mata dan telinga tidak pernah bekerja sendiri-sendiri tanpa dikordinasi otak dan digerakan hati. Yang menyinergikan dan memfungsikan kerja organ-organ tubuh ini adalah otak dan hati. Otak saja tidak cukup. Akal budi membantu utk mengerti dan memahami. Tetapi hati menggerakan langkah untuk memberikan perhatian menanggapi apa yang ditangkap akal budi.

Melihat dan mendengarkan berarti menjalin kontak dengan dunia sekitar, menyadari keberadaan diri dan kehadiran sesuatu dan yang lain di sekitar kita. Melihat dan mendengarkan berarti membuka diri membiarkan sesuatu dan yang lain dipahami dan disikapi.

Ketika mata tidak melihat dan telinga tidak mendengarkan yang tidak berfungsi baik adalah akal budi, yang tidak memberi perhatian adalah hati. Mata dan telinga tidak bisa memberikan perhatian karena kesadaran tidak digerakan hati untuk beraksi.

Maka yang buta dalam hal ini bukan mata melainkan kesadaran dan hati. Yang tuli bukan telinga melainkan pikiran dan hati. Hati yang buta tak akan mampu memberikan perhatian apalagi memberikan diri demi keselamatan dan kegembiraan org lain. Pikiran dan hati yang buta dan tuli tidak terbuka tuk menangkap dan menghayati  benih Sabda yang ditaburkan.

Kredit foto: Pengamen buta di kawasan wisata Ciwidey, Bandung Selatan (Mathias Hariyadi/Sesawi.Net)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.