Gemerlap Natal Diamond Creek dan St. Helena di Melbourne (4)

MALAM di musim panas namun menjadi  begitu dingin oleh hembusan angin pegunungan  di Eltham bisa mengalirkan hawa indah.  Ini terasakan, karena kawasan permukiman elit yang berlokasi di dataran tinggi dengan tekstur wilayah perbukitan ini menyuguhkan pemandangan tidak biasa yang tidak pernah eksis, selain pada hari-hari menjelang datangnya Natal dan Tahun Baru.

Tidak seperti di Aceh yang hari-hari belakangan ini menjadi gegap gempita oleh larangan merayakan pesta Natal dan Tahun Baru karena dianggap bukan berasal dari tradisi Islam, maka St. Helena dan Diamond Creek sedikit di luar Melbourne justru menawarkan aroma Natal yang begitu kental. Menyusuri jalanan menanjak curam atau menurun tajam di dua kawasan permukiman di luar kotaMelbourne sekitar 28 km dari jantung city, mata kita seperti dimanjakan oleh pancaran aneka cahaya yang menerangi rumah dan bangunan di sepanjang kiri-kanan jalanan.

Aneka cahaya khas pemandangan Natal di kedua permukiman ini sungguh menjadi sebuah eksotisme tersendiri. Terutama, ketika kawasan ini diterpa hawa angina pengunungan yang menusuk kulit, sekalipun di bulan Desember Melbourne dan seluruh kawasan Australia tengah menjalani musim panas.

Melbourne Diamond Creek Pohon Natal

Cahaya Natal 2013

Diamond Creek menjadi ramai oleh aneka cahaya Natal. Sebuah rumah dikemas dengan cahaya Natal beraneka ragam. Lain rumah menawarkan cahaya Natal lengkap dengan semua ikon khas Natal: Santa Klaus, cemara, kereta salju, dan kijang.

Di sebuah lorong jalan buntu, mata kami terhenyak oleh sebuah pemandangan tidak lumrah. Di jalan yang panjangnya tidak lebih dari 400 meter dan merupakan jalan buntu ini, semua rumah mempercantik diri dengan hiasan aneka cahaya Natal. Satu rumah dibuat sangat meriah oleh cahaya Natal menggambarkan kereta salju, Santa Klaus, dan kijang-kijang berlarian. Sementara rumah lainnya menyuguhkan pernak-pernik Natal dengan sebuah kemasan tampilan yang sangat berbeda.

Di depan pintu, terpampang sebuah lukisan papan menggambarkan pasangan Santo Yusup dan Bunda Maria tengah bersujud di depan Kanak-kanak Yesus di sebuah gua. Tulisan “Merry Christmas” terpampang gagah tak jauh dari tembok dimana lukisan “Gua Natal” dari bahan papan itu berada. Melbourne Diamond Creek Merry Christmas

Pada bagian lain, aneka pernak-pernik Natal menyembul di balik pohon. Yang pasti, rumah-rumah besar di kedua permukiman elit di St. Helena dan Diamond Creek ini menjadi lebih cantik ketika pada malam hari menjadi ikon-ikon Natal bagi para turis lokal dan asing yang datang mengunjungi kawasan ini.

Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 malam waktu Melbourne, empat jam lebih cepat dibanding waktu lokal di Jakarta yang masih bertengger pada angka 19.00 WIB. Namun di sepanjang jalan buntu di Diamond Creek ini, beberapa mobil sengaja memberhentikan langkahnya untuk kemudian turun menyapa sejumlah bapak-bapak sepuh.

Mereka ini bukan satuan satpam permukiman. Melainkan para sukarelawan yang menyediakan diri mengumpulkan donasi kasih dari para pengunjung kawasan berhiaskan lampu dan cahaya khas Natal guna menunjang kegiatan amal di gereja setempat. Satu-dua dollar Australia sumbangan dari setiap pengunjung mereka terima dengan senang hati dan tangan terbuka.

Natal di Diamond Creek dan St. Helena di Melbourne, Australia, rasanya menjadi lebih indah, ketika banyak orang dengan suka hati mengeluarkan dompet mereka untuk berdonasi. Natal menjadi hari penting dalam sejarah keselamatan dimana Allah mewartakan diriNya dalam wujud manusia.

Melbourne Diamond Creek Kereta Natal

Dinginnya Natal di Diamond Creek dan St. Helena –lengkap dengan barisan hiasan cahaya lampu aneka warna-warni— bisa menjadi lebih hangat, ketika dari tangan  para pengunjung bisa mengalir kasih dan perhatian mereka untuk orang-orang yang membutuhkannya. Natal di Bethlekem di ujung tahun Masehi, maka  Santo Yusup dan Bunda Maria menjadi saluran rahmat dan berkhat bagi umat manusia karena lahirnya Bayi Kanak-kanak Yesus.

Hari-hari malam yang dingin menjelang datangnya Natal di Melboune di bulan Desember 2013, maka sejumlah bapak sepuh di permukiman St. Helena dan Diamond Creek itu sungguh menjadi saluran rahmat dan berkhat bagi banyak orang yang membutuhkannya.

Photo credit: Kerlap-kerlip Natal 2013 di Diamond Creek dan St. Helena, Melbourne, Australia (Mathias Hariyadi)

Tautan:

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.