Forum Pertemuan Kateketik Antar Keuskupan se-Indonesia X di Bandung: Mendayagunakan Teknologi Digital untuk Karya Pastoral Paroki di Bangladesh (2)

DARI paparan Romo Suhud SX, para peserta PKKI-X diajak belajar dari pengalaman riil karena Romo  Suhud berhasil mendayagunakan teknologi digital dalam karya pastoralnya di Paroki.

Romo Suhud lalu berkisah bahwa keakrabannya dalam penggunaan media digital bagi karya pastoralnya berawal dari kebingungan soal bahasa di tempat tugas. Sarana audio visual dirasa sangat membantunya dalam berkarya. Dari Studio Audio Visual Puskat Yogyakarta, Romo Suhud belajar banyak tentang bagaimana bisa mendayagunakan  video dan foto dalam karya pastoral ini.

Romo  Suhud pun llau menuturkan pengalamannya menggunakan sarana audio-visual-digital ketika bertugas di Bangladesh. Di sana, ia menggunakan video dan foto untuk mewartakan Kristus pada umat yang masih sederhana (tidak bisa membaca dan menulis), agama asli masih kuat dan berbeda bahasa pula.

Demi karyanya, lanjut Romo Suhud, maka ia pun berpastoral dengan membawa aneka perlatatan digital seperti kamera, tustel, videocam. Barang-barang audio visual ini dia bawa kemana pun pergi berpastoral. Entah dengan naik sepeda motor atau nyetir mobil. Termasuk tentu saja membawa  aki, lcd/ohp, antena satelit, dan sarung.

Sarung tersebut sangat berguna ketika di kampung-kampung Bangladesh yang dikunjunginya tidak ada layar. Sarung tersebut bisa dibentangkan untuk ganti layar.

Meski akrab menggunakan sarana audio-visual-digital dalam karya pastoralnya, Romo  Suhud SX tetap mengingatkan peserta PKKI-X agar tidak tergantung pada alat-alat digital.  Ia pun mengutipkan kata-kata St. Ignatius dalam Latihan Rohani: “Manusia tercipta untuk memuji dan memuliakan Tuhan Allah kita, dan segala hal di bumi ini tercipta untuk diserahkan kepada manusia agar dipergunakan untuk kemuliaan Tuhan, oleh karena itu manusia tidak boleh lekat akan sarana tetapi mengingat mengapa ia tercipta.” (Selesai)

Photo credit: Panitia Pertemuan Kateketik antar Keuskupan se Indonesia/PKKI ke 10 (Teresia Lumi)

Artikel terkait:

 

 

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.