Forum Pertemuan Kateketik Antar Keuskupan se-Indonesia X di Bandung (2)

PKKI-X sudah menyelesaikan dinamika pertemuan hari ke-2. Berikut ini saya sampaikan reportase dinamika dari sesi ke sesi di hari ke-2 PKKI-X ini. 

Pengantar proses PKKI X

Romo FX. Adi Susanto, SJ memulai pertemuan hari ke-2 dengan mengantar para peserta untuk mencermati keseluruhan proses PKKI-X ini yang bertemakan “Katekese di Era Digital: Peran Imam dan Katekis dalam Karya Pewartaan Gereja Katolik”.

Menurut Romo  Adi, digitalisasi merupakan kenyataan hidup manusia modern saat ini. Kita tidak bisa menghindar dari situasi zaman ini. Termasuk juga dalam hal pewartaan iman/katekese. Maka beliau mengatakan bahwa tujuan dari diangkatnya tema tersebut adalah agar para pelaku katekese, baik imam maupun katekis, menyadari berkembangnya sarana komunikasi digital dan pengaruhnya dalam budaya kehidupan masyarakat sehari-hari.

Para pelaku katekese harus memikirkan serta merencanakan katekese yang tepat guna menjawab kebutuhan Gereja Indonesia di era digital sekarang ini.

Diskusi kelompok regional

Sesi diskusi kelompok regional tentang Penggunaan Teknologi Digital untuk Pembinaan Iman di masing-masing keuskupan dihantar dan diarahkan oleh Romo  M. Purwatma Pr. Hasil diskusi dalam kelompok regio ini kemudian diplenokan. Dari hasil pleno, Romo. Purwatma Pr selalu tim ahli lalu memberi simpul-simpul atas catatan diskusi: 

1.      Pengaruh teknologi digital dalam hidup sehari-hari

  • Orang zaman sekarang tidak lepas dari teknologi digital;
  • Disadari bahwa teknologi digital merupakan sarana yang memberi berbagai kemudahan, terutama dalam dunia komunikasi, memperlancar pekerjaan, memperpendek jarak, dll
  • Disadari pula bahwa teknologi digital sungguh mengubah perilaku

2.      Penggunaan teknologi digital untuk kepentingan pewartaan, khususnya katekese, di keuskupan

  • Penggunaan media digital untuk pewartaan baru mulai digunakan di keuskupan-keuskupan Indonesia;
  • Ada berbagai cara yang ditempuh setiap keuskupan untuk memanfaatkan media digital bagi karya pewartaan: renungan yang dibagikan kepada umat, radio streaming, HP Keuskupan, dll.

3.      Beberapa catatan terkait penggunaan kekuatan digital dalam karya pewartaan:

  • Perlunya pusat data untuk katekese yang mudah diakses untuk umat;
  • Perlunya pembinaan umat sadar media digital. Umat harus dididik untuk memilih dan memilah dalam menggunakan kekuatan teknologi digital secara tepat guna
  • Karakter khas orang di zaman digital adalah multitask (bisa melakukan banyak hal dalam waktu yang bersamaan) namun ingatannya pendek. Maka, orang-orang zaman sekarang memerlukan pertolongan untuk tetap sampai pada kemendalaman.
  • Di tengah era digital, disadari ada banyaknya informasi yang terbuka. Maka orang perlu dibantu agar bisa membedakan mana informasi yang benar dan mana yang tidak, termasuk juga dalam hal iman. (Bersambung)

Photo credit: Panitia Pertemuan Kateketik antar Keuskupan se-Indonesia (PKKI ke-10) by Teresia Lumi

Artikel terkait:

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.