Doa Solidaritas untuk Palestina

OMK KAS

INI acara week-end OMK Keuskupan Agung Semarang untuk program dialog.

Di Muntilan, Jawa Tengah,  Sabtu-Minggu (12-13/7) ada sedikitnya 90 orang muda Katolik  Keuskupan Agung Semarang (OMK KAS) dari empat Kevikepan (Yogyakarta, Kedu, Surakarta dan Semarang) berkumpul di Wisma Salam, Muntilan. Ini  dalam rangka program week-end pembinaan  minat dan komitmen merajut hubungan antaragama dan kepercayaan.

Spiritualitas dialog

Week-end ini diselenggarakan oleh Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (Kom HAK) KAS. Week-end yang bertema “Mengurai Spiritualitas Dialog Ekumene dan Interreligius” ini menggunakan buku terbaru yang kami disusun selaku  Ketua Kom HAK KAS, dan ini  baru saja diterbitkan oleh Dewan Karya Pastoral KAS dalam kerja sama dengan Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Buku baru berjudul “Merajut Persaudaraan Sejati Lintas Iman” itu diterbitkan dalam rangka fokus pastoral KAS beriman cerdas, tangguh dan mendalam dalam corak ekumenis dan interreligius.

Dua sasaran pokok yang mau dicapai dengan fokus pastoral itu.

  • Pertama, terbukanya pandangan umat mengenai pluralitas iman.
  • Kedua, terwujudnya persaudaraan sejati lintas iman.

Kita hidup tidak sendirian tetapi bersama dengan yang lain. Maka hidup harus ditandai keterbukaan dan sikap iklusif, bukan ketertutupan dan eksklusif, apalagi berprasangka buruk terhadap yang lain.

OMK KAS 3

Bersama nara sumber: Dalam pertemuan akhir pekan bersama OMK KAS ini kami hadirkan nara sumber dari kelompok agama lain. (Ist)

Untuk itu, siapa pun, termasuk OMK harus mengembangkan spiritualitas dialog. Dua aras spritualitas dialog, yakni dialog ekumenis antarumat Kristiani dan dialog interreligius antarumat beriman.

Doa untuk Gaza-Palestina

Sabtu malam (12/07), mengakhiri sesi hari pertama, mereka mengadakan doa bersama dan menyalakan lilin perdamaian untuk solidaritas Palestina dan para korban konflik yang terjadi Jalur Gaza.

Di tengah-tengah hujan rintik-rintik dan malam yang hampir larut, mereka menyanyikan kidung pujian Amazing Grace diiringi alunan saxofon yang kami mainkan, kumpulan orang muda Katolik KAS mendaraskan doa demi perdamaian bagi Timur Tengah pada umumnya dan bagi Palestina-Israel pada khususnya.

Doa-doa bagi para korban konflik terutama anak-anak dan kaum perempuan didaraskan sambil melantunkan senandung pujian “Yesus… Yesus… Yesus…” yang lahir di Betlehem yang sekarang ini masuk wilayah otoritas Palestina. Di sanalah, dua ribu tahun silam Yesus lahir dan diwartakan sebagai pembawa damai bagi semua orang yang berkenan kepada Allah.

OMK KAS 2

Bersama OMK: Suasana pertemuan akhir pekan bersama OMK Keuskupan Agung Semarang di Wisma Salam. (Ist)

OMK KAS4

Setia mendengarkan: Para OMK Keuskupan Agung Semarang tetap setia mendengarkan aneka paparan untuk membangkitkan semangat cinta pluralisme. (Ist)

Di awal doa, selaku  Ketua Kom HAK KAS kami memberi pengantar,

“Allah tidak menghendaki peperangan dan konflik. Perang dan konflik tidak selaras dengan kehendak Allah dan tidak berbuah damai-sejahtera. Mari kita berdoa bagi saudari-saudara kita di Tanah Suci agar konflik segera berakhir dan damai-sejahtera diwujudkan tanpa diskriminasi.”

Rangkaian doa ditutup dengan berkat sebelum para peserta beristirahat.

Kredit foto: OMK Keuskupan Agung Semarang berdoa untuk Palestina. (Ist)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.