Doa Jalan Salib Kreatif oleh OMK Singapura

< ![endif]-->

DI sela-sela tugas pelayanan untuk membawakan firman di Persekutuan Doa dan Pembinaan Leader di komunitas Orang Muda Katolik (OMK) KKIHS di Singapora selama dua hari beberapa waktu lalu, saya pribadi merasa bisa ikut belajar dan memperoleh sesuatu yang luar biasa dari komunitas ini. Itu tiada lain adalah kreatifitas dan ungkapan iman gaya khas orang muda katolik. Dan menurut kesan saya pribadi: itu sangat keren, bermakna, dan menyentuh hati.

Salah satu rangkaian acara di Masa Prapaska ini adalah Ibadat Jalan Salib.  Prosesi ritual ini dibawakan dengan cara bernarasi dengan peragaan visual di setiap pemberhentian Jalan Salib. Ada petugas yang membawakan narasi yang secara khusuk mengajak umat merenungkan apa yang telah dialami oleh Tuhan Yesus di setiap pemberhentian; sekaligus berisi ajakan untuk memeriksa batin kita terhadap peristiwa-peristiwa faktual yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari orang muda.

Bersentuhan dengan realitas

Para peraga yang memakai kostum hitam hitam tidak mengucapkan sepatah kata pun, hanya memperagakan kejadian-kejadian yang dialami Tuhan Yesus dalam setiap perhentian. Dalam foto bisa kita saksikan misalnya bagaimana tiga pemberhentian ini:  Yesus Terjatuh Pertama Kali,  Yesus Ditolong oleh Simon dari Kirene dan Saat Yesus Disalibkan.

Singapore jalan salib 1

Cara kreatif OMK Singapura menggelar ibadat Jalan Salib dengan kontekstualisasi realitas sosial yang relevan. (Jungky Junanto)

Di setiap perhentian, umat diajak melakukan hal sama persis dengan apa yang biasa kita lakukan dalam Ibadat Jalan Salib di Gereja: berlutut, merenuna maupun berdoa. Hanya narasi mereka buat tersendiri dengan tambahan olah batin dengan apa yang faktual dan melekat dengan kehidupan orang muda di zaman ini.

Singapore jalan salib 2

Ibadat Jalan Salib hasil kreasi orang muda katolik (OMK) Singapura yang menyentuh hati.

Meskipun dilakukan dengan cara kreatif dan keren ala OMK, Ibadat Jalan Salib tersebut berlangsung secara khusuk dan sungguh menyentuh. Bahkan di akhir acara, muncul sharing iman luar biasa dari beberapa umat yang hadir. Menurut data di buku tamu ada 86 orang muda yang hadir, dan yang luar biasa kemarin penulis sempat ngobrol dengan salah satu orang muda yang ternyata berani menyetir sendiri dari Johor Bahru, Malaysia.

Semoga bisa menjadi tambahan inspirasi bagi rekan2 muda dalam melaksanakan kegiatan menyongsong Retret Agung tahun ini.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.