SETIAP orang di dunia ini, tidak pernah terlepas dari pergumulan hidup. Yesus mengetahui betapa manusia begitu rapuh dan lemah; oleh sebab itu Ia mengundang kita untuk datang dan bersandar kepadaNya.

Kesetiaan berelasi denganNya, akan menyadarkan kita, bahwa:

Ia senantiasa hadir menyertai kita; tidak pernah kita ditinggalkan sendirian dalam menjalani peziarahan hidup ini. PenyertaanNya yang tak berkesudahan dan kasihNya yang abadi, menumbuhkan semangat bagi kita untuk tetap melanjutkan langkah perjalanan hidup bersamaNya dengan sukacita dan penuh harapanPenderitaan kita tidak ada artinya dibandingkan dengan penderitaanNya; dengan demikian kita akan tetap tabah menapaki jalan salib kehidupan kita dan dengan iman teguh, percaya bahwa di balik salib ada kemuliaan menanti kita

Dengan menyadari hal-hal tersebut di atas, kita akan tetap tenang dan mengalami kelegaan walau badai kehidupan silih berganti datang menerpa biduk kehidupan kita.

Mari belajar daripadaNya agar semakin serupa dengan Dia:menjadi pribadi yang lemah lembut, rendah hati dan penuh kasih, kendati berbagai penderitaan mendera hidup kita.

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Published by Wilhelmina Sunarti

Membaca firman Allah setiap hari akan menjaga hati kita dari rasa lelah dalam memikul salib kita. Semoga tulisan para gembala yang ada pada website kami bermanfaat bagi Saudaraku semua. Salam damai dalam kasih Kristus...

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.