Boxing Day, Hari Belanja Murah di Saat Cuci Gudang (8)

DESEMBER tanggal 24-25 adalah hari-hari sibuk bagi segenap umat katolik di seluruh kawasan di dunia, termasuk tentu saja di Australia. Namun, tanggal 26 Desember –hanya sehari setelah perayaan Natal 25 Desember– pusat kesibukan sudah beralih tempat dan lokasi.

Gereja yang pada tanggal 24-25 ramai didatangi umat untuk merayakan liturgi Natal mulai ditinggalkan orang. Tanggal 26 Desember adalah hari-hari belanja paling favorit untuk masyarakat Australia. Itu karena  tanggal 26 Desember –kata orang Australia– sebagai “hari diskon nasional”.

Masyarakat Australia menyebut tanggal 26 Desember sebagai “Boxing Day”.

Inilah hari dimana semua kompleks pertokoan menggelar bareng-bareng program diskon besar-besaran. Ini pula hari istimewa dimana semua toko terkesan ingin ‘cuci gudang’ dan mengekspose semua barang dagangannya dengan potongan diskon yang lumayan fantastic.

Berjibun iklan diskon bertebaran dimana-mana. Sebuah supermarket terkenal di Melbourne dengan gagah mengiklankan diri berani memberi diskon sampai 70-80% untuk semua fashion items termasuk busana. Tempat lain menawarkan diskon hingga 60% untuk semua item electronic gadgets.

Tradisi lama

Bagi warga lokal Australia, Boxing Day pada tanggal 26 Desember merupakan satu hari berkah tersendiri.  Sehari usai pesta Natal –demikian tradisi yang sudah lama berlaku di Australia—pada hari Boxing Day itu para pekerja biasa diberi bonus ‘hadiah’ dari bos mereka. Maka dari itu, dulu hari istimewa itu dikenal dengan nama “Christmas Box”.

pertokoan myer di melbourne

Sekarang ini, sesuai dengan perkembangan zaman dan maraknya perang diskon dimana-mana, orang lebih mengenal dengan sebutan barunya yakni Boxing Day atau kadang disebut sebagai “Bank Holiday”.

Jangan tanya berapa panjangnya antrian pembeli di konter-konter pakaian atau barang-barang elektronik di sejumlah pertokoan besar di jantung kotaMelbourne. Buanyaak dan kalau tidak punya kesabaran, sebaiknya minggir saja karena orang memang memanfaatkan Boxing Day ini sebagai hari belanja murah meriah.

Sebenarnya, kalau ingin mendapatkan barang-barang murah-meriah di Australia, orang tidak perlu berlama-lama antri menunggu datangnya Boxing Day. Pertokoan khusus yang menyediakan semua barang dengan harga miring tersedia juga di Savers.

Savers adalah sebuah lembaga non profit di Australia yang menyediakan jasa penjualan barang-barang aneka macam hasil donasi namun kemudian menjualnya kembali dengan harga sangat murah. Demi misi kemanusiaan ini, Savers membangun pusat-pusat perbelanjaan khusus dimana semua barang hasil donasi orang itu bisa ‘ditampung’ untuk kemudian dijual lagi kepada khalayak ramai dengan harga sangat murah.

Di wilayah permukiman Brunswick di jantung kotaMelbourne, sebuah toko Savers berdiri megah tidak jauh dari Gereja Katolik. Sementara di Greensborough, sebuah Savers juga eksis tak jauh dari sebuah pertokoan besar tak jauh dari Stasiun KA.Toko Savers di  Greensborough Melbourne

Mengusung tagline berbunyi recycling superstore, Savers di Australia sungguhlah merupakan toko dimana proses ‘daur ulang’ barang terjadi. Maksudnya begini: orang sudah tidak membutuhkan barangnya, lalu mendonasikan barang itu kepada Savers. Maka kemudian Savers menjual barang donasi ini kepada khalayak ramai dengan harga murah.

Semua hasil penjualan ini –setelah dipotong biaya operasional—dipakai untuk membiayai program-program kemanusiaan. Salah satu program yang kini didukung Savers ini adalah membantu program kesehatan melawan diabetes.

Jadi, sesuai dengan tagline-nya yang berbunyi recycling superstore, belanja di Savers sama artinya membantu menyediakan dana kemanusiaan untuk program kesehatan nirlaba. Lain halnya dengan Boxing Day, yang ini belanja seratus persen tidak ada nilai ‘rohani’nya selain tentu saja memuja hawa hedonisme manusia yang suka belanja dan menumpuk barang di rumah yang belum tentu dipakai.

Photo credit: Pusat pertokoan Savers di Greensborough dan Brunswick, Melbourne (Mathias Hariyadi)

Tautan: 

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.