Bilang Ya, kalau Sudah Siap Nikah

Pengantin di Vietnam

“Jawab Yesus kepada mereka, ‘Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan, tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.’” (Luk 20, 34-35)

KAWIN  dan dikawinkan merupakan kenyataan yang banyak dialami oleh pasangan pria dan wanita.
Sebuah lirik lagu mengatakan, “Kawin, kawin kapan kawinin aku; aku tak mau tunggu lama-lama; lama-lama aku bisa gila karenamu. Kawin, kawin kapan kawinin aku; aku tak mau tunggu lama-lama; kapan kau bawa aku ke bapak penghulu.”

Lirik yang mengungkapkan keinginan kuat untuk kawin dengan segera. Mungkin banyak pasangan muda mengalami hal ini, yakni melangsungkan perkawinan cepat-cepat dengan berbagai alasan. Namun demikian banyak juga orang muda yang bersikap lain, yakni menunda perkawinan mereka dengan banyak alasan.

Banyak pasangan muda tidak segera melangsungkan perkawinan, karena mereka belum siap untuk mandiri sepenuhnya, yakni mempunyai rumah sendiri, mendapatkan penghasilan atau nafkah cukup bagi keluarga, belum siap mengasuh dan membesarkan anak. Mereka akan melangsungkan perkawinan setelah segala sesuatunya siap.

Saat ini banyak pula orang muda yang memilih tidak kawin atau dikawinkan. Mereka memilih hidup lajang. Mereka menekuni profesinya dan terlibat dalam berbagai macam kegiatan sosial, keagamaan atau kegiatan lain. Bagaimanapun juga, kawin dan dikawinkan merupakan peristiwa yang berkaitan antara pria dan wanita.

Dua pribadi yang mempunyai banyak perbedaan. Masing-masing mempunyai ciri atau kekhasannya.

Keduanya mempunyai pola-pola hidup yang berbeda, baik pola berpikir, merasa, bersikap atau bertindak. Perkawinan merupakan perjumpaan dan penyatuan antara pria dan wanita. Perkawinan merupakan salah satu cara dari orang-orang ‘dunia ini’ untuk memaknai kepriaan dan kewanitaan, yang tidak akan terjadi di ‘dunia yang lain’.

Teman-teman selamat petang dan selamat berakhir pekan. Berkah Dalem.

Kredit foto: Pasangan calon manten di Distrik 10 Saigon, Vietnam (Mathias Hariyadi/Sesawi.Net)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.