Biasakan Mendongeng Sejak Anak di Kandungan (3)

PSIKIATER dr Anak Ayu Sri Wahyuni SpKJ juga menganjurkan kaum ibu agar membiasakan mendongeng sejak buah hatinya berada dalam kandungan. “Mendongeng itu besar sekali memengaruhi penanaman nilai moral pada anak,” katanya.

Menurut dia, sebaiknya para ibu hamil, mendongeng dengan cara sambil mengelus-elus perut dengan sepenuh hati dan penuh ekspresi.

“Pikiran jernih dari si ibu, akhirnya dapat masuk melalui aliran darah, melalui tali pusat kemudian sampai ke buah hati. Kalau ibunya sering gelisah ketika hamil, anak itu nantinya dapat menjadi gelisah dan tidak tenang begitu juga sebaliknya,” ucapnya.

Sri Wahyuni mengatakan, jika anak sudah dalam kandungan biasa mendengar dongeng, maka bayi tersebut tidak akan rewel dan orang tua pun tidak harus begadang malam-malam.

Hanya saja, lanjut dia, sekarang para orang tua justru mulai meninggalkan kebiasaan mendongeng karena terkesan tidak punya waktu dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup ketimbang memberikan pendidikan moral pada anak-anak melalui mendongeng.

Tidak sedikit anak yang kini harus menikah di usia dini, hamil di luar nikah dan bahkan mengalami pemerkosaan karena merasa kurang mendapatkan kasih sayang dalam lingkungan keluarga.

“Paling tidak 15 menit dalam sehari orang tua dapat meluangkan waktu mendongeng buat anak-anak. Orang tua dapat pula menyisipkan bercerita tentang perjalanan perjuangan hidup,” katanya.

Ia mengharapkan, kalau memang para orang tua belum siap untuk meluangkan waktu 15 hingga 30 menit untuk anak-anaknya, sebaiknya para orang dapat menunda untuk memiliki anak dan memapankan perekonomian terlebih dahulu. (Selesai)

Artikel terkait:

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.