Bagaimana persembahan diri Yesus diungkapkan pada Perjamuan Malam Terakhir?

Museum of the Last Supper of Andrea del Sarto

Museum of the Last Supper of Andrea del Sarto

KATEKISMUS GEREJA KATOLIK


119. Dengan cara apa Kristus menyerahkan Diri-Nya kepada Bapa?


Seluruh kehidupan Kristus merupakan persembahan kepada Bapa untuk melaksanakan rencana penyelamatan-Nya. Dia memberikan ”nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Mrk 10:45), dan dengan cara ini, Dia mendamaikan seluruh umat manusia dengan Allah. Penderitaan dan kematian-Nya menunjukkan bahwa kodrat kemanusiaan Yesus merupakan sarana cinta ilahi yang sempurna dan berkehendak bebas menyelamatkan seluruh umat manusia.


Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 606-609, 620


120. Bagaimana persembahan diri Yesus diungkapkan pada Perjamuan Malam Terakhir?


Pada Perjamuan Malam Terakhir bersama dengan para Rasul-Nya, Yesus mengantisipasi dua hal, yaitu simbolisasi penyerahan Diri-Nya dan membuatnya betul-betul hadir. ”Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu” (Luk 22:19), ”Inilah Darah-Ku yang ditumpahkan …” (Mat 26:28). Jadi, Yesus menetapkan Ekaristi sebagai ”kenangan” (1Kor 11:25) akan kurban-Nya dan menetapkan para Rasul-Nya sebagai imam-imam perjanjian baru


Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 610-611, 621

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.