Bacaan dan Renungan Senin 04 Januari 2021

Ujilah roh-roh, apakah mereka berasal dari Allah.

Saudara-saudaraku terkasih, apa saja yang kita minta dari Allah, kita perolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. Dan inilah perintah-Nya itu, supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan beginilah kita ketahui bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu dalam Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

Saudara-saudaraku terkasih, janganlah setiap roh kamu percayai, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah. Sebab banyak nabi palsu telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Beginilah kita mengenal Roh Allah: Setiap roh yang mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, tetapi setiap roh yang tidak mengakui Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh ini adalah roh antikristus, dan tentang dia telah kamu dengar bahwa ia akan datang, dan sekarang ini sudah ada di dalam dunia. Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu, sebab Roh yang ada di dalam kamu lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. Mereka itu berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. Kami berasal dari Allah! Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan kami! Barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.


Ref: Bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu.

Aku akan menceritakan tentang ketetapan Tuhan; Ia berkata kepadaku, Anak-Kulah engkau! Pada hari ini Engkau telah Kuperanakkan. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada Tuhan dengan takwa, dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.

Kerajaan Surga sudah dekat.

Ketika mendengar bahwa Yohanes Pembaptis ditangkap, Yesus menyingkir ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain; bangsa yang diam dalam kegelapan telah melihat Terang yang besar, dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut telah terbit Terang. Sejak waktu itu Yesus memberitakan, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!”

Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria, dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka. Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem, dari Yudea dan dari seberang Yordan.

Suasana kegembiraan dan sukacita karena Natal dan tahun baru masih terasa. Orang masih membuat pesta untuk mengenang kelahiran Tuhan, sang pembawa damai, sang Juruselamat yang telah lahir dan hadir di dunia. Dialah Imanuel, Allah beserta dengan kita. Kedatangan Tuhan sungguh membawa sukacita dan damai sejahtera. Di manapun Ia berada dan berkarya, orang-orang akan mengalami kebaikan-Nya. Itupun yang ditunjukkan dalam bacaan Injil hari ini.

Kehadiran Yesus di tengah-tengah orang -orang Israel menandakan kehadiran Allah di antara orang-orang tersebut. Dialah Immanuel, Allah beserta umat-Nya. Yesus berkeliling dan berbuat baik. Perbuatan baik yang dilakukan Yesus adalah mengajar dan menyembuhkan banyak orang. Ia berkeliling di seluruh Galilea, mengajar di dalam rumah-rumah ibadat, memberitakan Injil dan melenyapkan segala penyakit dan kelemahan manusia. Misi utama Yesus sungguh terlaksana dengan baik yaitu mengajar dan menyembuhkan.

Injil yang diwartakan Yesus sungguh menyapa semua orang dari berbagai suku dan bahasa. Kesembuhan sebagai buah keselamatan menjadi milik orang-orang yang percaya kepada Yesus dan mengikuti-Nya dari dekat. Apa yang dibuat oleh Yesus, Dia ada bersama dengan mereka sungguh memesona, menarik minat dan perhatian banyak orang dari pelbagai tempat. Orang-orang ini berasal dari berbagai daerah. Kalau demikian, keselamatan yang dibawa oleh Yesus menjadi milik semua orang. Bagi kitapun yang percaya kepada-Nya, keselamatan yang sama diperuntukkan bagi kita semua.

Kita belajar dari Tuhan Yesus. Ia berkeliling dan berbuat baik dengan mengajar dan menyembuhkan banyak orang. Ia mewartakan kabar sukacita bagi semua orang yang menantikan keselamatan. Kita harus berani melepaskan hidup lama dan mengenakan hidup baru di dalam Tuhan. Itulah jalan pertobatan yang mesti kita buat. Kitapun diajak untuk menjadi saksi Kristus, sang terang bagi bangsa-bangsa yang hidup dalam kegelapan. Demikian hidup kita mesti menjadi pujian bagi kemulian nama Tuhan dan mendatangkan banyak berkat bagi orang yang ada di sekitar kita (MM)


Renungan diambil dari Percikan Hati Vol 19 No.5 Januari 2021



Mat 4:12-17.23-25
Kerajaan Surga sudah dekat.


Baca dari sumber renungan harian Katolik

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.