Bacaan dan Renungan Jumat 03 Juli 2020, Pekan Biasa XIII

Kamu dibangun di atas dasar para rasul.


Saudara-saudara,kamu bukan lagi orang asing dan pendatang,melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota keluarga Allah.Kamu dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi,dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di atas Dia tumbuhlah seluruh bangunan,yang rapi tersusun,menjadi bait Allah yang kudus dalam Tuhan.Di atas Dia pula kamu turut dibangun menjadi tempat kediaman Allah dalam Roh.



Ref:Mrk 16:15Pergilah ke seluruh dunia,dan wartakanlah Injil.

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!Sebab kasih-Nya hebat atas kita,dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.

Yesus berkata,”Hai Tomas, karena telah melihat Aku, maka engkau percaya.Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”



Ya Tuhanku dan Allahku.


Pada hari Minggu Paskah,ketika Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya, Tomas, seorang dari kedua belas murid,yang juga disebut Didimus,tidak ada bersama-sama mereka.Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya, “Kami telah melihat Tuhan!”Tetapi Tomas berkata kepada mereka,”Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya,dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya,aku sama sekali tidak akan percaya.”


Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu,dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang. Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata,”Damai sejahtera bagimu!” Kemudian Ia berkata kepada Tomas,”Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku,ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku,dan jangan engkau tidak percaya lagi,melainkan percayalah.”Tomas menjawab kepada-Nya, “Ya Tuhanku dan Allahku!”Kata Yesus kepadanya,”Karena telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”


Iman tak pernah statis, tetapi dinamis. Pertumbuhan iman sejalan dengan pertumbuhan pengenalan orang akan Tuhan. Ketika para rekannya telah berhasil melalui fase pertumbuhan iman karena mengimani Yesus yang bangkit, Tomas masih tertinggal. Dengan ucapannya yang cenderung dramatis (bdk. 11:16), ia berkata bahwa ia tak akan percaya Yesus bangkit sebelum ia memasukkan jari- jarinya di bekas luka-luka tangan dan lambung Yesus (ayat 25). Tetapi, ketika Tuhan Yesus menampakkan diri kepadanya dan meminta Tomas untuk meletakkan jarinya di bekas luka penyaliban-Nya, tanpa melakukan itu, Tomas segera membuat pengakuan iman, “Ya Tuhanku dan Allahku” (ayat 28).


“Tuhan” (Yun: Kyrios) berarti orang yang berkuasa penuh atas sesuatu yang menjadi milik-Nya yang sah. Penganut kepercayaan tertentu pada waktu itu memanggil dewanya kyrios. Juga orang Roma memanggil tuan tanah yang kaya, kaisar Roma, dan orang-orang berkuasa lainnya dengan sebutan yang sama. Kini Tomas menjadi orang pertama yang secara tegas dan jelas mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah. Berarti ia mengaku bahwa Yesus bukan dewa, tuan tanah, ataupun kaisar. Yesus adalah Tuhan Allah yang berkuasa atas hidup dan mati, atas langit dan bumi, atas segala sesuatu. Para “tuhan” di dunia ini bukanlah Tuhan sesungguhnya sebab mereka bukan Allah dan mereka tidak setara dengan Yesus. Dari kondisi ragu yang sangat kritis, Tomas melangkah maju menjadi pencetus pengakuan iman yang sedemikian penting dan bagian ini menjadi puncak dari kisah-kisah pengakuan terhadap Yesus.


Seperti halnya Tomas, iman kita pun bisa mandek. Kekecewaan, kesedihan, keraguan bisa membuat orang berhenti bertumbuh, bahkan tidak yakin akan kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Tetapi, Tuhan yang memulai iman akan menuntun kita terus agar mendewasa dalam pengenalan akan Dia (Flp. 1:6; Ibr. 12:2).Paskah adalah ibarat pelantikan Yesus menjadi Tuhan dan Allah. Marilah kita bangkit kembali dalam iman kepada Yesus. Ingat sabda-Nya yang mengatakan, “Berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya.”



Renungkan: Dia yang telah memulai karya-Nya dalam hidup Anda akan terus merampungkannya. Fokuskan perhatian Anda pada Dia yang bangkit dalam proses pertumbuhan iman ini!


DOA: Tuhan Yesus, aku percaya bahwa kemenangan-Mu atas dosa dan maut dapat membebaskan setiap orang dari ketidakpercayaannya. Anugerahilah karunia iman kepada orang-orang yang hampir putus-asa dan tanpa harapan sebagai pengikut-Mu, sehingga dengan demikian setiap orang dapat menemukan kehidupan, kedamaian dan sukacita karena kehadiran-Mu. Amin.


Yoh 20:24-29 Ya Tuhanku dan Allahku.

Yoh 20:24-29 Ya Tuhanku dan Allahku

Baca artikel dari sumbernya

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.