Bacaan dan Renungan Hari Sabtu 26 Januari 2019 | PW St. Timotius dan Titus;Sta Paula;St. Stefanus Harding;St.Robertus Molesmes

Dari Paulus, rasul Yesus Kristus yang oleh kehendak Allah diutus memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus,kepada Timotius, anakku yang kekasih:


Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita,menyertai engkau.


Aku mengucap syukur kepada Allah,yang kulayani dengan hati nurani yang murni
seperti yang dilakukan nenek moyangmu.Aku selalu mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam. Dan bila terkenang akan air matamu yang kaucurahkan,aku ingin melihat engkau kembali supaya penuhlah kesukaanku.
Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas,yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike,dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.


Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu. Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan,melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia,Tetapi berkat kekuatan Allah, ikutlah menderita bagi Injil-Nya.


Demikianlah sabda Tuhan.


hamba Allah dan rasul Yesus Kristus, yang ditugaskan memelihara uman orang-orang pilihan Allah dan pengetahuan akan kebenaran. Seperti yang nampak dalam ibadah kita; jadi berdasarkan penharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah yang tidak berdusta, dan yang pada waktu yang dikehendaki-Nya telah menyatakan firman-Nya dalam pemberitaan Injil yang telah dipercayakan kepadaku sesuai dengan perintah Allah, Juruselamat kita.


Kepada Titus, anakku yang sejati dalam iman bersama:Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Juruselamat kita,menyertai engkau.


Aku telah meninggalkan engkau di Kreta dengan maksud supaya engkau mengatur apa yang masih perlu diatur, dan supaya engkau mengangkat penatua-penatua di setiap kota, seperti yang telah kupesankan kepadamu.

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan,menyanyilah bagi Tuhan, hai segenap bumi!Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya,Kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang dari pada-Nya .
Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa Kisahkanlah karya-karya-Nya yang ajaib di antara segala suku.Kepada Tuhan, hai suku-suku bangsa,kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan!Berilah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya,bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!Katakanlah di antara bangsa-bangsa:”Tuhan itu Raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah.Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”

Tuhan mengutus aku menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin
dan memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan.


Pada suatu hari  Tuhan menunjuk tujuh puluh murid, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.Kata-Nya kepada mereka, “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.


Pergilah! Camkanlah, Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan.


Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu, ‘Damai sejahtera bagi rumah ini.’ Dan jika di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal padanya. Tetapi jika tidak, salammu itu akan kembali kepadamu.Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Jika kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ,
makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ, dan katakanlah kepada mereka, ‘Kerajaan Allah sudah dekat padamu.’”


Demikianlah Injil Tuhan.


RENUNGAN


Pertumbuhan rohani merupakan hal yang sangat kita harapkan sebagai orang beriman. karena itu setiap orang yang percaya perlu bertumbuh dalam kasih karunia dan pengenalan akan Kristus. Masalahnya adalah pertumbuhan jasmani kita seringkali tidak berjalan seimbang dengan pertumbuhan rohani. Banyak orang lebih mementingkan pemenuhan gizi bagi kebutuhan jasmaninya,sehingga mereka mengabaikan hal-hal yang bersifat rohani. Jangan sampai kita bertahun-tahun menjadi pengikut Kristus tapi pengenalan kita akan Tuhan tetap saja dangkal. Sehingga ada beberapa umat yang sebelumnya telah menjadi pengikut Yesus,pada akhirnya mereka kembali pada kebiasaan keagamaan lamanya. Maka dalam hal ini, Penulis kitab Ibarani mencoba menerangkan kembali siapa itu Yesus Kristus yang telah kita percayai itu.


Injil hari ini, Siap diutus dalam misi Kristus


Seperti padi yang sudah kuning dan membutuhkan penuai, begitu pula ladang Tuhan membutuhkan pekerja (2). Karena itu Yesus mengutus tujuh puluh murid untuk pergi memberitakan bahwa Kerajaan Allah telah tiba. Sifat pelayanan itu mendesak dan penuh bahaya maka mereka harus waspada (2-3, karena mereka bagaikan anak domba yang diutus ke tengah-tengah serigala). Konsentrasi mereka harus terpusat karena mereka mesti bersegera melaksanakan tugas itu. Segala sesuatu yang mengakibatkan penundaan, harus diabaikan karena mereka harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Mereka juga tidak boleh memusingkan diri dengan segala keperluan yang harus mereka bawa.


Meskipun tampaknya pengorbanan mereka begitu besar, belum tentu tanggapan yang akan mereka terima selalu menyenangkan. Adakalanya mereka akan mengalami penolakan yang mengecewakan (10-11). Namun demikian, mereka harus tetap memberitakan Kerajaan Allah dan juga menyembuhkan orang sakit. Bila berita itu ditolak, haruslah diucapkan suatu peringatan mengenai hukum Allah. Yang amat menggembirakan adalah bahwa Yesus menyiratkan betapa berarti dan mulianya penugasan itu, karena penerimaan terhadap mereka diidentikkan dengan penerimaan terhadap Allah sendiri. “Barangsiapa mendengarkan kamu ia mendengarkan Aku dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan yang menolak Aku ia menolak Dia yang mengutus Aku”. Ini puncak penugasan sekaligus jaminan dukungan Yesus yang terus menerus.


Mendesaknya misi Tuhan Yesus ke dunia, menyadarkan kita bahwa misi itu ditujukan untuk semua orang, dan harus segera dilakukan! Meskipun terbayang ancaman dalam menjalani tugas ini namun penyertaan dan dukungan dari Tuhan Yesus kiranya menghilangkan keraguan kita.


Doa: Tuhan Yesus, kami ingin berkarya sebagai utusan-Mu. Kuatkan iman kami dan curahkan kuasa-Mu atas kami ketika kami takut dan merasa lemah. Amin. (Lucas Margono)


Luk 10:1-9 “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya.”

Luk 10:1-9 “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya.”

Sumber Renungan: Ziarah Batin 2019 dan margonolucas.wordpress.com



Ya Allah, curahkanlah Roh Kudus-Mu untuk membimbing aku, sehingga aku semakin mengenal Putra-Mu lebih mendalam. Amin


Sumber: Carekaindo.wordpress.com

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: