Akhirnya, Oscar untuk Leonardo DiCaprio

SETELAH penantian amat-amat panjang dan berkali-kali diunggulkan menjadi nominee, aktor pemain watak Leonardo DiCaprio akhirnya mendapat penghargaan bergengsi Piala Oscar di ajang pesta Academy Awards ke-88 di Dolby Theatre, Los Angeles,  Minggu malam (28/2) waktu Amerika Serikat atau Senin tanggal 29 Februari WIB.

Perannya amat-amat meyakinkan dan ia melakukannya dengan sangat serius sebagaimana tampil dalam film terbarunya The Revenant.  Bahkan sutradara asal Meksiko Alejandro G. Iñárritu yang membesut film ini dan juga meraih Oscar untuk kategori Sutradara Terbaik menyebut DiCaprio sebagai “The Revenant” itu sendiri. Ini seakan menjadi ‘mimpi’ yang selalu ‘menghantuinya’ hingga akhirnya mimpi baik itu menjadi kenyataan: meraih Oscar sebagai sutradara terbaik.

Sambutan kalangan sineas, aktor, aktris yang memenuhi Dolby Theatre untuk Leonardo DiCaprio sangatlah meriah. Standing ovation terjadi, begitu DiCaprio dicanangkan oleh penyanyi aktris Inggris dengan mata menawan Julianne Moore sebagai aktor terbaik di ajang Piala Oscar ke-88 ini.

Nama aktor Amerika berdarah Italia ini mulai menjulang sejak bermain gemilang dalam film kolosal yang berhasil menyedot emosi penonton: The Titanic. Tapi dalam film ini, yang mendapatkan Oscar adalah sang sutradara yakni James Cameron. Sementara lawan mainnya Kate Winslet, aktris dari Inggris, lebih dahulu menyabet Oscar di tahun 2009 untuk kategori pemeran pembantu wanita terbaik untuk fllm The Reader.

Sebenarnya, bakat akting luar biasa seorang DiCaprio sudah meroket sejak The Titanic. Itu terus belanjut dengan film-film berikutnya seperti The Wolf of Wallstreet, Blood Diamond, The Beach, Body of Lies, dan Shutter Island.

Penampilan pria manis yang berpenampilan klimis dalam Shutter Island sungguhlah enak ditonton karena aktingnya yang sangat dinamis dalam The Titanic. Namun dalam The Wolf of Wallstreet, ia menjadi sosok sangat licik, norak, kasar, dan sarkastis. Sementara di film terbarunya The Revenant, ia menjadi ‘pejuang’ tak gampang menyerah kalah oleh lelah dan lapar, namun menuntut keadilan atas hilangnya nyawa istri dan anaknya.

Sumber: Sesawi.net

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: