Ajakan Tokoh-tokoh Agama Hadapi Hasil Rekap Pilpres

pilpres-damai

JELANG penetapan dan pengumuman hasil rekapitulasi pilpres 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum, para tokoh agama menyampaikan seruan untuk mensyukuri proses pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, sekaligus mengajak semua elemen masyarakat menyambut Presiden dan Wakil Presiden terpilih dengan penuh syukur.

Seruan tersebut disampaikan pada forum silaturahmi tokoh-tokoh agama antara lain dari MUI (Majelis Ulama Indonesia), KWI (Konferensi Waligereja Indonesia), PGI (Persekutuan Gereja Indonesia), PHDI(Parisada Hindu Dharma Indonesia), Walubi (Perwalian Buddha Indonesia) dan Matakin (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) di Jakarta, Senin (21/7/2014).

Berikut bunyi seruan kebangsaan para tokoh agama-agama Indonesia.

Menyadari hakikat hidup berbangsa dan bernegara dalam kebersamaan antara segenap elemen bangsa yang sedang mewujudkan cita-cita bersama, persatuan dan persaudaraan kebangsaan adalah sebuah keniscayaan.

Karena itu, menyongsong penetapan dan pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang Hasil Pemilihan Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2014 pada 22 Juli 2014 besok, kami para tokoh dan pemuka agama di Indonesia menyampaikan seruan kebangsaan :

1. Mengajak segenap keluarga besar bangsa untuk senantiasa bersyukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas telah berlangsungnya Pilpres dengan lancar, tertib, dan damai.

2. Kesuksesan penyelenggaraan Pilpres 2014 adalah kemenangan segenap rakyat Indonesia yang semakin menunjukkan kedewasaan, kematangan, dan kearifan sikap dalam berdemokrasi. Pemilu/Pilpres, sebagaimana demokrasi, hanyalah jalan menuju pencapaian tujuan kita bersama, yakni mewujudkan Indonesia yang maju, adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat.

3. Menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada kedua pasangan Capres-Cawapres, yaitu Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Hatta Rajasa serta Bapak Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla, atas kearifan, kebijaksanaan dan kenegarawanan yang telah ditampilkan selama proses Pilpres. Mengajak seluruh pendukung kedua pasangan Capres-Cawapres untuk meneladani wawasan kebangsaan mereka tersebut.

4. Menyerukan kepada seluruh keluarga besar bangsa untuk menerima hasil Pilpres, siapapun yang terpilih dengan sikap legowo, ksatria, dan penuh tawakkal kepada Tuhan Yang Maha Esa, sumber dari segala kekuasaan, yakni dengan mengedepankan persatuan dan persaudaraan kebangsaan, serta menghindari permusuhan dan perpecahan yang akan membawa kehancuran bangsa. Jika ada keberatan terhadap keputusan KPU agar diselesaikan melalui mekanisme konstitusi.

5. Menyerukan kepada seluruh umat beragama untuk memanjatkan doa bagi keselamatan, kesejahteraan, dan keutuhan bangsa dan negara.

 

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.