Ahli Waris

Leaving-A-Legacy

KITA mengetahui ada profesi notaris. Salah satu tugas notaris adalah menangani kasus warisan. Warisan seringkali menjadi masalah dalam keluarga. Tidak sedikit keluarga berantakan karena warisan. Oleh karena itu notaris berperan penting untuk menjamin kelegalan hukum negara.

Gereja Katolik pun mempunyai warisan iman dari Yesus Kristus. Gereja Katolik masih ada hingga kini karena peranan Roh Kudus dan warisan iman. Kita bersyukur karena kita mengalami warisan iman dari Tuhan Yesus. Namun tidak mudah untuk menjaga warisan dari Tuhan Yesus. Sebab Yesus sendiri mengalami situasi tidak menguntungkan, seperti dihujat dan akhirnya wafat di salib. Kita tidak perlu notaris untuk menerima warisan iman Tuhan Yesus. Kita membutuhkan terang Roh Kudus untuk menerima warisan iman.

Sabda Tuhan hari ini, Yesus memberi perumpamaan seorang ahli waris tanah yang akhirnya dibunuh. Perumpamaan itu menggambarkan diri Yesus sendiri yang akan mengalami penindasan. Yesus menyebut diriNya Ahli Waris dari Allah Bapa. Warisan merupakan amanat yang harus dijaga dan dikembangkan. Namun, Warisan yang diberikan kepada Yesus merupakan amanat berat yang harus ditanggung. Konsekwensi penerima warisan adalah melaksanakan.

Saudara-saudari terkasih, Gereja Katolik adalah ahli waris dari Tuhan Yesus. Gereja sejak dulu hingga kini selalu mendapat penolakan. Yesus pun mengalami penolakan sejak Ia lahir hingga wafat dan bangkit. Kita adalah Gereja Katolik. Kita adalah ahli waris untuk selalu menjaga amanat karya Yesus untuk zaman sekarang.
Pertanyaan untuk kita, apakah kita tetap mau setia menjadi ahli waris Tuhan Yesus untuk menjaga Gereja Katolik yang Satu, Kudus, dan Apostolik dengan segala resiko dan konsekwensinya? Semoga dengan pertolongan Roh Kudus, kita dimampukan untuk menjadi ahli waris yang taat dan setia.

Feel free untuk siap menjadi ahli waris Tuhan Yesus.

Kredit foto: Ist

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.