25 Th Imamat Mgr. Nicolaus Adi MSC: Panggilan Berawal dari Wadas Gumantung (1)

< ![endif]-->

DARI dusun terpencil Wadas Gumantung inilah, panggilan hidup menjadi religius tumbuh berawal dalam diri Uskup Agung Mgr. Nicolaus Adi Seputra MSC.

Wadas Gumantung adalah desa kluthuk yang hari-hari memelas lantaran terisolir dari dunia luar gara-gara satu-satuna jembatan penghubung Wadas Gumantung dengan dunia luar telah putus terseret arus banjir bandang dua pekan lalu.

Namun, dari desa terpencil itulah justru benih panggilan dalam diri Mgr. Adi malah tumbuh.

“Panggilanku berawal ketika sekali waktu ikut dalam sebuah perjalanan ke Stasi Wadas Gumantung. Saya ikut pergi bersama seorang pastur misionaris Belanda. Nah, di sana bersama seorang Romo Landa itulah  aku mendengarkan bisikan dariNya,” kata Mgr. Nico saat mengisi homili dalam misa syukur pesta perak imamat ke-25 tahun di Paroki Hati Kudus Yesus Tegal, Jawa Tengah.

“Nah, dalam diri saya tiba-tiba muncul bisikan: ‘Kalau romo Belanda ini nantinya pergi dari sini, lalu siapa yang akan  menggantikannya?,” tuturnya lagi.

Semasa kecil hidup di Tegal, Mgr. Nico MSC hidup dalam satu wilayah dengan Bapak Uskup Diosis Manado Mgr. Yosep Suwatan MSC.

 “Akhirnya, ketika beliau pulang dari Stasi Wadas Gumantung, maka beberapa waktu kemudian saya memberanikan diri  masuk Seminari Mertoyudan. Sekalipun dengan nilai pas-pas, saya diterima masuk,” tambah Mgr. Adi mengisahkan perjalanan hidupnya.

Mgr. Nicolaus Adi MSC adalah teman seangkatan dengan Pastur Kepala Paroki Hati Kudus Yesus Tegal yakni Romo Widyantardi Pr.

Keduanya masuk Seminari Mertoyudan tahun  1976. Begitu lulus dari Seminari Mertoyudan tahun 1980, Romo Widyantardi bergabung masuk menjadi calon imam diosesan (praja) untuk Keuskupan Purwokerto. Sedangkan, Mgr. Nico bergabung masuk menjadi calon imam Kongregasi Imam-imam Misionaris Hati Kudus (MSC) dengan masuk novisiat di Karanganyar, Kebumen.

Photo credit: Bapak Uskup Agung Merauke Papua Mgr. Nicolaus Adi MSC (Andreas Senjoyo)

Tautan:

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.