Rabu, 18 Januari 2023 – Hari Biasa Pekan II

Posted on

Rm. Yohanes Sigit Winarno SCJ dari Komunitas SCJ Paroki St. Petrus Kenten Palembang Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA- Mazmur 110: 4⁣

Tuhan telah bersumpah dan tidak akan menyesal. “Engkau adalah imam untuk selama-lamanya menurut Melkisedek.⁣

PENGANTAR⁣

Imamat Yesus pun dipersiapkan. la menjadi imam menurut pola Melkisedek, bukan berdasarkan unsur insani, tetapi berkat daya hidup kekal. Itulah yang memberi-Nya kemungkinan menemui setiap orang. Tiada seseorang ataupun sesuatu yang dapat menghalangi-Nya.⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa, pencipta alam semesta, Engkau telah mengutus Sang Raja damai datang ke dunia untuk menyelamatkan kami. Semoga kami dapat meneladan cinta kasih-Nya kepada manusia yang menjiwai seluruh hidup-Nya. Demi Yesus Kristus Putra-Mu…..⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani 7:1-3.15-17

“Engkaulah imam untuk selama-lamanya menurut tata imamat Melkisedek.”

Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi. Ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, Melkisedek menyongsongnya dan memberkati dia. Dan kepadanya Abraham memberikan sepersepuluh dari semua jarahannya. Menurut arti namanya, Melkisedek pertama-tama adalah raja kebenaran, atau juga raja Salaem, yaitu raja damai sejahtera. Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah; harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan! Dan karena dijadikan sama dengan Anak Allah, ia menjadi imam sampai selama-lamanya. Sungguh, Yesus telah ditetapkan sebagai imam menurut tata imamat Melkisedek; artinya: Menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa. Sebab tentang Yesus diberikan kesaksian, “Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut tata imamat Melkisedek”.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 110:1.2.3.4

Ref. Engkaulah imam untuk selama-lamanya menurut Melkisedek.

  1. Beginilah firman Tuhan kepada tuanku, “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuhmu Kubuat menjadi tumpuan kakimu!”

  2. Tongkat kuasamu akan diulurkan Tuhan dari Sion; berkuasalah Engkau di antara musuhmu!

  3. Engkau meraja di atas gunung yang suci sejak hari kelahiranmu sejak dalam kandungan, sejak fajar masa mudamu.

  4. Tuhan telah bersumpah dan tidak akan menyesal: “Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek”.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : (Mat 4:23) Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah, dan menyembuhkan semua orang sakit.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 3:1-6

“Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat menyelamatkan nyawa orang atau membunuhnya?”

Pada suatu hari Sabat Yesus masuk ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia. Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu, “Mari, berdirilah di tengah!” Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat? Menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?” Tetapi mereka itu diam saja. Yesus jengkel karena kedegilan mereka! Dengan marah Ia memandang sekeliling, lalu berkata kepada orang tadi, “Ulurkanlah tanganmu!” Ia pun mengulurkan tangannya dan sembuhlah seketika. Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yohanes Sigit Winarno SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria. 

Bapak, ibu, saudara-saudari, teman-teman muda dan anak-anak yang saya kasihi di dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Dalam kehidupan bersama dengan orang lain, kadang kita menemui di antara teman dan kenalan seseorang yang punya sifat keras kepala atau keras hati. Orang seperti ini biasanya akan sulit untuk menerima pendapat orang lain, tidak mau mendengarkan masukan, kritik atau nasehat. Dia akan bersikukuh dengan pandangan dan pendapat sendiri meskipun mungkin pendapat dan pandangannya tidak tepat atau bahkan salah. Mereka tidak mau berubah. Orang seperti ini disebut juga dengan istilah degil.

Dalam bacaan Injil hari ini, Tuhan Yesus merasa jengkel terhadap orang-orang Farisi karena kegedilan hati mereka. Bahkan disebutkan dengan sangat jelas bahwa Yesus marah. Bagi Yesus apa yang dilakukan oleh orang-orang Farisi menjadi batu sandungan dan beban bagi banyak orang. Mereka lebih menekankan dan mengutamakan aturan dibandingkan martabat hidup seorang manusia. Yesus sudah amat sering mengkritik perilaku mereka, tetapi tetap tidak mau berubah demi terciptanya tata kehidupan yang lebih manusiawi dan lebih baik. Bagi Yesus pribadi manusia sangat berharga, maka Ia menyembuhkan seorang yang mati sebelah tangannya meskipun saat itu adalah hari sabat. Yesus menunjukkan bahwa Allah adalah Allah yang berbelaskasih dan hadir untuk menyelamatkan.

Bapak, ibu, saudara-saudari, teman-teman muda dan anak-anak yang saya kasihi di dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Harus diakui kadang kita juga masih memiliki kekerasan hati. Kedegilan hati membuat kita buta. Tuhan menggunakan banyak cara untuk menuntun kita kepada perubahan hidup. Seringkali kita mengikuti pikiran kita dan tidak mengandalkan Tuhan sehingga dalam banyak hal kita gagal dan tersesat. Tuhan mau kita berubah. Caranya adalah dengan menjadi rendah hati. Kerendahan hati itu seperti air. Ia mengubah kekerasan hati dan membuatnya menjadi lembut. Setelah itu baru dibentuk menjadi sesuatu yang indah. Apakah kita mau merendahkan hati kita? Dia Tuhan yang Maha Tahu dan mengenali kekerasan hati kita, bahkan Dia mau mengubah hati kita. Semakin rendah hati, semakin mampu membentuk diri. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua. Amin.

DOA PERSIAPAN⁣ PERSEMBAHAN

Allah Bapa maha pengasih, semoga Kauberkati roti dan anggur ini menjadi santapan kurnia-Mu Dan jadikanlah kami serupa Dia, yang sudi tinggal dalam diri kami falah Kristus, Tuhan dan….⁣⁣

ANTIFON KOMUNI  – Mazmur 110:2⁣

Tongkat kuasamu akan diulurkan Tuhan dari Sion berkuasalah engkau di antara musuhmu!⁣⁣

DOA PENUTUP⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, kami bersyukur atas kesehatan yang kami terima melalui Yesus Putra-Mu terkasih. Kami mohon, semoga kami bersedia mengulurkan tangan membantu sesama dalam kesulitannya. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI: