Kamis, 19 Januari 2023 – Hari Biasa Pekan II

Posted on

Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Masmur 40:17

Hendaknya bergembira dan bersukaria semua orang yang mencari Engkau; hendaknya semua yang merindukan bantuan-Mu berseru: Agunglah Tuhan!

PENGANTAR:

Sebagai manusia, Yesus mengenal kesulitan dan kegagalan. Patuh setia kepada Bapa bukan tanpa kesulitan. Namun, Ia taat setia sampai wafat. Maka Ia dibangkitkan oleh Bapa. Dan kini Ia menjadi perantara kita di hadapan Bapa dan mendorong kita mengikuti jejak-Nya mematuhi kehendak Bapa.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa mahamulia, perkenankanlah kami menghadap Engkau melalui Yesus, perantara Perjanjian Baru. Semoga Injil-Mu Kauresapkan dalam hati kami dan terbukalah hati kami terhadap sesama. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami, yang ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani 7:25-8:6

“Kristus mempersembahkan diri sekali untuk selama-lamanya.”

Saudara-saudara, Yesus sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang demi Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup lestari untuk menjadi Pengantara mereka. Imam Agung seperti inilah yang kita perlukan: yakni saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang telah dipisahkan dari orang-orang berdosa, dan ditinggikan mengatasi segala langit; yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya. Hal itu sudah dilakukan Yesus satu kali untuk selama-lamanya, yakni ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai kurban. Hukum Taurat menetapkan orang-orang yang tidak sempurna menjadi imam agung. Tetapi sesudah hukum Taurat itu, diucapkanlah sumpah, yang menetapkan Putera yang sudah sempurna sampai selama-lamanya, menjadi Imam Agung. Inti segala yang kita bicarakan ini ialah: Kita mempunyai Imam Agung yang seperti itu: Ia duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di surga, dan melayani ibadat di tempat mahakudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Tuhan dan bukan buatan manusia. Setiap Imam Agung ditetapkan untuk mempersembahkan kurban atau persembahan kepada Allah. Oleh karena itu Yesus harus mempunyai sesuatu untuk dipersembahkan. Sekiranya Ia berada di bumi ini, Ia sama sekali tidak akan menjadi imam, karena di sini sudah ada orang-orang yang mempersembahkan persembahan menurut hukum Taurat. Tetapi pelayanan mereka adalah gambaran dan bayangan dari apa yang ada di surga, sama seperti yang diberitahukan kepada Musa, ketika ia hendak mendirikan kemah. “Ingatlah!” demikian firman Tuhan, “Buatlah semuanya itu menurut contoh yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu!” Tetapi sekarang Yesus telah mendapat tugas pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 40:7-8a.8b-9.10.17

Ref. Ya Tuhan aku datang melakukan kehendak-Mu

  1. Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan tetapi Engkau telah membuka telingaku; kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut. Lalu aku berkata, “Lihatlah Tuhan, aku datang!”

  2. “Dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku: Aku senang melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada di dalam dadaku.”Aku mengabarkan keadilan di tengah jemaat yang besar, bibirku tidak kutahan terkatup; Engkau tahu itu, ya Tuhan.

  3. Biarlah bergembira dan bersukacita semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan daripada-Mu tetap berkata, “Tuhan itu besar!”

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya
S : (2 Tim 1:10b) Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut dan menerangi hidup dengan Injil.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 3:7-12

“Roh-roh jahat berteriak, “Engkau Anak Allah.” Tetapi dengan keras Yesus melarang memberitahukan siapa Dia.”

Sekali peristiwa, Yesus menyingkir ke Danau Galilea bersama murid-murid-Nya, dan banyak orang dari Galilea mengikuti Dia. Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus serta Sidon datanglah banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya. Karena orang banyak itu, Yesus menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya, jangan sampai Dia terhimpit oleh mereka. Sebab Yesus menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desak ingin dijamah oleh-Nya. Bilamana roh-roh jahat melihat Yesus, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak, “Engkaulah Anak Allah!” Tetapi dengan keras Yesus melarang mereka memberitahukan siapa Dia.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat Resi Dehonian yang dicintai dan mencintai Hati Kudus Yesus.. Salam jumpa Bersama Saya, Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Rumah SCJ Cipinang Cempedak Jakarta Timur dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Kamis, 19 Januari 2023, Hari Biasa Pekan ke dua. 

Tema Resi kita kali ini adalah: “Belajar Ketulusan Hati Yesus”. Marilah kita mempersiapkan hati untuk mendengarkan bacaan hari ini. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Para Sahabatku, saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus.  Tentu saudari-saudara pernah mendengar pepatah yang mengatakan, “Ada gula ada semut.” Orang-orang akan berdatangan jika ada sesuatu yang menguntungkan atau mendatangkan kesenangan. Saya kira hal tersebut sangatlah wajar, jika orang-orang mencoba mencari kebaikan bagi dirinya. Dan hal tersebut terjadi pada orang-orang yang menderita, orang-orang yang haus akan kebenaran, orang-orang yang kerasukan setan, dan mereka semua datang kepada Tuhan Yesus karena Tuhan Yesus mampu memberikan kelegaan kepada mereka. Tuhan Yesus begitu terkenal karena mujijat-mujijat yang dilakukannya, karena kuasa-Nya yang luar biasa. bahkan setan-setan yang melihat-Nyapun tersungkur ketakutan, takluk tak berdaya.

Nah sahabatku, saudari-saudara yang dikasihi Tuhan, apa yang bis akita pelajari dari sabda yang kita dengar hari ini? Saya menawarkan 2 hal saja.

  1. Kita belajar pada Yesus yang memiliki ketulusan Hati. Tuhan Yesus yang terkenal namun tetap melayani dengan kerendahan hati dan dengan ketulusan hati. Di zaman sekarang, orang berlomba-lomba ingin terkenal bahkan kalua perlu dengan aksi yang nekat, berbahaya, bahkan melanggar norma-norma agar terkenal. Kebanyakan dari mereka sadar atai tidak memiliki prinsip bahwa jika terkenal maka segalanya menjadi lancer dan mudah. Namu tidaklah demikian dengan Tuhan Yesus, Dia justru berusaha agar membunyikan kepopulerannya, bahkan roh-roh jahat yang diusirnya yang tersungkur dihadapan-Nya dan mengetahui siapa Dia sesungguh-Nyapun dilarang berbicara tentang Dia. Tuhan ingin melayani orang-orang yang diksihiNya dengan tulus dengan kerendahan hati. Tujuan-Nya hanya satu, agar nama Bapa-Nya yang dimuliakan. Kita diundang seperti Yesus melayani banyak orang tanpa mengharapkan pujian, pujian hanya untuk Allah semata.

  2. Kita sebagai murid-murid-Nya dipanggil untuk semakin setia mengikuti dia, entah dalam suka maupun duka. Kita datang kepada-Nya bukan saat kita menderita dan membutuhkan Dia saja namun juga datang kepada-Nya saat hati kita Bahagia, kita datang untuk menghaturkan rasa syukur kepada-Nya.

Para sahabat, saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus. Mari kita buka hati dan budi kita untuk senantiasa mengarahkan diri kepada Hati-Nya Yang Maha Kudus yang senantiasa mencurahkan kasih-Nya. Dan semoga Hati Yesus semakin merajai hati kita. Amin.

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati. Berkah Dalem.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa mahasetia, semoga persembahan ini meneguhkan perjanjian yang Kauikat dengan kami. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Mazmur 56:14

Engkau telah meluputkan daku dari maut, bahkan menjaga kakiku jangan sampai tersandung. Maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kasih setia, kami bersyukur atas kasih setia yang kami peroleh dari Putra-Mu. Semoga kami Kaubangun ke dalam tubuh-Nya, yaitu Gereja. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: