Minggu, 15 Januari 2023 – Hari Minggu Biasa II

Posted on

Rm. Gregorius Jenli Imawan SCJ dari Komunitas SCJ Postulat-Novisiat St Yohanes Gisting Lampung Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 66:4

Seluruh bumi hendaknya sujud menyembah Dikau, ya Allah, dan bermazmur bagi-Mu, meluhurkan nama-Mu, ya Allah Mahatinggi.

PENGANTAR:

Kita sering mendengar istilah universalitas keselamatan. Artinya, keselamatan diberikan bagi semua orang sebagai makhluk ciptaan Allah. Jadi, Allah menghendaki semua orang memperoleh keselamatan. Sementara bagi kita semua, penyelamatan Allah ini menjadi nyata dalam diri Yesus, Putera-Nya. Dialah Anak Allah dan kita diajak untuk mendengarkan Dia. Ekaristi hari ini mengajak kita semua mendengarkan Dia dan mengalami kehadiran-nya sehingga kita mampu memberikan kesaksian kepada semua orang.

SERUAN TOBAT:

I : Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Hamba Tuhan yang bertugas mengembalikan umat manusia kepada Bapa di surga. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

I : Engkaulah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Kristus, kasihanilah kami.

U : Kristus, kasihanilah kami.

I : Engkaulah yang membaptis dengan Roh Kudus sebagai tanda keselamatan. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Engkau mengatur segala yang di langit dan di bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan-permohonan umat-Mu dan berilah damai-Mu bagi kami pada zaman ini. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa. Amin.

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 49:3.5-6

“Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”

Tuhan berfirman kepadaku, “Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku.” Demikianlah firman Tuhan, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, yaitu untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya, yang karenanya aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allahku menjadi kekuatanku. Beginilah firman-Nya, “Terlalu sedikit bagimu untuk hanya menjadi hamba-Ku, hanya menegakkan suku-suku Yakub dan mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Maka Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 40:2+4ab.7-8a.8b-9.10; R: 8a.9a

Ref. Ya Tuhan aku datang melakukan kehendak-Mu.

  1. Aku sangat menanti-nantikan Tuhan; lalu Ia menjengukku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita.

  2. Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan, tetapi Engkau telah membuka telingaku; kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut. Lalu aku berkata, “Lihatlah Tuhan, aku datang!

  3. Dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku: Aku senang melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada di dalam dadaku.”

  4. Aku mengabarkan keadilan, di tengah jemaat yang besar, bibirku tidak kutahan terkatup; Engkau tahu itu, ya Tuhan.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus 1:1-3

“Kasih karunia dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.”

Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah dipanggil menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Sostenes, saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, serta kepada sekalian saudara di mana pun yang berseru kepada nama Yesus Kristus, Tuhan mereka dan Tuhan kita. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus, menyertai kamu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Yohanes 1:14:12b) Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, semua orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 1:29-34

“Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.”

Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya, “Lihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Sesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, yaitu supaya Ia dinyatakan kepada Israel.” Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya, “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Roh itu tinggal di atas-Nya. Aku pun sebenarnya tidak mengenal Dia, tetapi Yang mengutus aku membaptis dengan air telah berfirman: Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya! Maka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah 

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Gregorius Jenli Imawan SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Pendengar Resi Dehonian yang terkasih, selamat berjumpa kembali dengan saya, Romo Jenli, SCJ dari Komunitas Postulat – Novisiat SCJ St. Yohanes, Gisting (Lampung), dalam ReSi (Renungan Singkat) Dehonian, edisi Minggu, 15 Januari 2023.

Menarik bila kita merenungkan Sabda Tuhan dalam Injil yang mengatakan: “Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus”. Dari Sabda itu, kita diajak untuk merenungkan tentang Roh Kudus. Pertama, kehadiran Roh Kudus di mana Ia tinggal dalam Seorang Pribadi – yang kita kenal dalam diri Tuhan Yesus Kristus – menunjukkan bagaimana Roh Kudus menjadi satu dengan-Nya. Dalam hal ini, kita sebenarnya diundang untuk menyadari kesatuan antara Pribadi Allah Putra (Kristus) dan Allah Roh Kudus. Kedua, peran Roh Kudus dalam pembaptisan; hal ini sebenarnya ingin menyadarkan kita tentang pembaptisan yang sudah kita terima – yang menjadikan kita sebagai anak Allah dan anggota Gereja-Nya – di mana, sebagai orang Katolik, masing-masing dari kita menerima rahmat baptisan atas nama Bapa, Putra dan Roh Kudus (bdk. Mat 28: 19).

Baik bila kita, dalam permenungan ini, memperdalam pengenalan terhadap Roh Kudus. Menyadari baptis yang sudah diterima, kita sejatinya mendapatkan berkat atau penyertaan dari Allah Bapa sendiri, atas nama Putra yang Roh-Nya membersamai kita. Roh Allah itulah yang mendampingi kita sebagai orang Katolik. Ia terus berkarya dalam diri kita; membersamai setiap aktivitas hidup, bahkan sebenarnya di saat kita mengalami atau berada dalam situasi yang tidak mudah oleh karena persoalan yang harus dihadapi. Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma menulis demikian: “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan” (Rm 8: 26). Roh Allah itu adalah Kristus sendiri yang setia menyertai kita, umat-Nya. Ia adalah Allah yang setia untuk menemani kita, yakni dengan memberikan peneguhan di atas kelemahan-kelemahan kita. Ia yang adalah Roh Kristus, adalah Allah yang ingin memberikan kita kekuatan agar tidak kehilangan asa dalam menghadapi hidup yang (kadang) tidak mudah.

Sahabat Dehonian yang diberkati Tuhan, memang ada banyak hal yang harus kita hadapi dalam hidup. Beberapa peristiwa dan kenyataan membuat kita harus berjuang dan bahkan membuat kita kadang kehilangan harapan. Sadar akan Roh-Nya yang menyertai, membuat kita memiliki asa, sebab “bagi Allah tidak ada yang mustahil” (Luk 1: 37).

Semoga Hati Kudus Yesus, memberkati hidup kita. Amin.

DOA UMAT:

I : Yesus adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Ia datang ke dunia hendap membaptis kita dengan Roh Kudus dan mengangkat kita menjadi putra-putri Allah Bapa yang terkasih. Marilah kita berdao kepada Allah Bapa yang amat mencintai kita.

L : Bagi Gereja, Umat Allah: Semoga Gereja, Umat Allah tidak terkurung dalam kepentingan diri sendiri, namun dapat melayani sesama dengan penuh kasih seperti Kristus telah memberikan diri demi keselamatan manusia. Marilah kita mohon …

U : Tuhan, jadikanlah kami saluran kasih-Mu.

L : Bagi semua orang yang memegan jabatan di pemerintahan: Semoga para pejabat pemerintahan tidak bekerja demi keuntungan diri sendiri, melainkan mengabdikan diri dengan sepenuh hati demi kepentingan nusa dan bangsa. Marilah kita mohon …

U : Tuhan, jadikanlah kami saluran kasih-Mu.

L : Bagi para miskin di tengah-tengah kita: Semoga kami sungguh-sungguh berusaha membebaskan para miskin dari sikap menyerah saja kepada nasib sehingga merea mau berjuan dan bertanggungjawab terhadap hidup dengan penuh pengharapan. Marilah kita mohon …

U : Tuhan, jadikanlah kami saluran kasih-Mu.

L : Bagi kita semua yang hadir di sini: Semoga kita semua turut berlibat aktif dalam memberikan diri bagi kesejahteraan sesama, khususnya bagi mereka yang lemah, miskin, tersingkir, dan menderita. Marilah kita mohon …

U : Tuhan, jadikanlah kami saluran kasih-Mu.

I : Tuhan, Allah kami, ajarilah kami untuk mampu memberikan diri bagi keselamtan sesama secara tulus dan rendah hati seperti Kristus, Sang Anak Domba Allah, Putra-Mu, tuhan dan Pengantara kami. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa kami, terimalah persembahan kami ini dan persatukanlah dengan kurban Kristus, Sang Anak Domba yang sejati, agar mendatangkan rahmat serta damai sejahtera bagi kami. Sebab, Dialah Tuhan dan Pengantara kami. Amin

ANTIFON KOMUNI – Mazmur 23:5

Engkau menyediakan hidangan di hadapanku, pialaku penuh melimpah.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Ya Allah, curahkanlah Roh cinta kasih-Mu kepada kami. Semoga kami yang telah Engkau kenyangkan dengan satu roti kehidupan, Engkau jadikan sehati di dalam satu cinta Ilahi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin

DOWNLOAD AUDIO RESI: