Minggu, 08 Januari 2023 – Hari Raya Penampakan Tuhan

Posted on

Rm. Vincen Suparman SCJ dari Komunitas SCJ Florida USA

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mal. 3:1; 1Taw. 19:12

Lihatlah! Tuhan, Sang Penguasa telah datang; dalam tangan-Nya kerajaan, kekuasaan, dan pemerintahan.

PENGANTAR:

Teladan para sarjana dari Timur membuka jalan bagi kita. Mereka telah datang mencari bayi Yesus dengan hati yang gembira. Perjalanannya dilalui bukan tanpa kesalahan, namun mereka tetap yakin akan kemuliaan Tuhan yang akan disembahnya itu. Melalui tanda-tanda yang dapat mereka tangkap, sampailah mereka di hadapan Sang Timur. Hati mereka merasa bahagia. Dipersembahkannya emas, kemenyan, dan mur sebagai lambang serah diri dan sembah yang tulus kepada Yesus Sang Almasih. Semoga seluruh umat semakin mengalami kemuliaan Tuhan seperti para sarjana dari Timur ini.

PERNYATAAN TOBAT:

I : Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Raja Damai, yang memanggil para sarjana dari Timur dengan cahaya bintang-Mu. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

I : Engkaulah Raja Damai, yang memanggil kami dari kegelapan dengan cahaya-Mu. Kristus, kasihanilah kami.

U : Kristus, kasihanilah kami.

I : Engkaulah Raja damai, yang menghendaki semua bangsa bergabung dalam perarakan menuju cahaya abadi. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa, Ya Allah, pada hari ini dengan bimbingan bintang Engkau telah mewahyukan Putra Tunggal-Mu kepada bangsa-bangsa. Kami mohon, semoga kami yang telah mengenal Engkau dalam iman kelak kelak Engkau perkenankan memandang wajah-Mu dalam kemuliaan. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 60:1-6

“Kemuliaan Tuhan terbit atasmu.”

Beginilah kata nabi kepada Yerusalem: Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang Tuhan terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja menyongsong cahaya yang terbit bagimu.Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling! Mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. Melihat itu, engkau akan heran dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan berbesar hati sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 72:1-2.7.8.10-11.12-13

Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

  1. Ya Allah berikanlah hukum-Mu kepada Raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum.

  2. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi.

  3. Kiranya raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan -persembahan. Kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti. Kiranya semua raja sujud menyembah kepada-Nya, dan segala bangsa menjadi hamba-Nya!

  4. Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, ia akan membebaskan orang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang papa.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus 3:2-3a.5-6

“Rahasia Kristus kini telah diwahyukan dan para bangsa menjadi pewaris perjanjian.”

Saudara-saudara, kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah yang telah dipercayakan kepadaku demi kamu, yakni bagaimana rahasianya telah dinyatakan kepadaku melalui wahyu. Pada zaman angkatan-angkatan dahulu rahasia itu tidak diberitakan kepada umat manusia, tetapi sekarang dinyatakan dalam Roh kepada para rasul dan nabi-Nya yang kudus. Berkat pewartaan Injil, orang-orang bukan Yahudi pun turut menjadi ahli waris, menjadi anggota-anggota tubuh serta peserta dalam janji yang diberikan Kristus Yesus.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Mat 2:2) Kami telah melihat bintang Tuhan, terbit di ufuk timur, dan kami datang menyembah.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 2:1-12

“Kami datang dari timur untuk menyembah Sang Raja.”

Pada zaman pemerintahan raja Herodes, sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea, datanglah orang-orang majus dari timur ke Yerusalem. Mereka bertanya-tanya, “Dimanakah Raja Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di ufuk timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Mendengar hal itu, terkejutlah Raja Herodes beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya kete-rangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya, “Di Betlehem di tanah Yudea, karena beginilah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau, Betlehem di tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.” Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu, dan dengan teliti bertanya kepada mereka kapan bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya, “Pergilah, dan selidikilah dengan saksama hal-ikhwal Anak itu! Dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku, supaya aku pun datang menyembah Dia.” Setelah mendengar kata-kata Raja Herodes, berangkatlah para majus itu. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat di mana Anak itu berada. Melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu, dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya. Lalu mereka sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya, dan mempersembahkan persembahan kepada Anak itu, yaitu emas, kemenyan dan mur. Kemudian, karena diperingatkan dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes, mereka pun pulang ke negerinya lewat jalan lain.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Vincen Suparman SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Ayat pertama bacaan Injil kita bicara tentang orang majus dari timur. “Magi” adalah bentuk jamak dari magus yang merujuk pada seorang penyihir atau anggota kelas pendeta di Persia yang merupakan negara modern Iran. Versi lain dari Alkitab menyebutkan orang bijak dari timur. Alkitab tidak menyebutkan jumlah mereka tetapi orang-orang mungkin mendapat idea tentang tiga orang bijak dari fakta bahwa pengunjung ini membawa serta tiga hadiah. Namun karena Raja Herodes menjadi kesal atau gugup tentang tujuan mereka, kita dapat berasumsi bahwa jumlah mereka lebih dari tiga.

Para pengunjung digambarkan bijaksana karena mereka tahu bagaimana menafsirkan fenomena astronomi seperti terbitnya sebuah bintang. Ketika mereka melihat “Bintang Bethlehem”, mereka mengaitkannya dengan kelahiran seorang raja besar. Itulah sebabnya pembacaan Injil disebut epifani karena kelahiran Yesus dinyatakan kepada orang-orang non-Yahudi atau bangsa-bangsa lain.

Inilah Raja Herodes yang mencoba yang terbaik untuk mengelabui atau memperdaya orang-orang majus untuk membuat kesepakatan sehingga ia dapat mengetahui secara pribadi di mana menemukan kanak-kanak Yesus. Namun Tuhan Yang Maha Kuasa membimbing para pengunjung dan Raja Herodes mendapat kekecewaan dalam hidupnya. Tuhan tahu lebih baik daripada orang bijak atau raja yang trampil!

Para tamu membawa serta tiga hadiah yang terdiri dari emas, dupa, dan mur. Ini harus menjadi idea mengapa pemberian hadiah selama Natal menjadi tradisi. Namun harus ditekankan lagi dan lagi terutama kepada anak-anak bahwa menerima hadiah saat Natal bukanlah idea utama mengapa kita merayakan Natal meskipun setiap orang dapat didorong untuk memberikan hadiah kepada yang membutuhkan.

Emas, logam mulia, dianggap sebagai raja dari logam dan juga merupakan logam dari raja. Pemberian emas kepada Yesus adalah pengakuan bahwa Ia adalah Raja yang akan datang. Di sisi lain, dupa adalah sejenis getah yang dikeringkan dan digunakan sebagai pengharum bagi sebagian orang kuno, itu adalah simbol dewa. Terakhir, mur digunakan sebagai minyak pembalseman dan karena itu merupakan simbol kematian. Jelas, Matius ingin para pembacanya memiliki gagasan tentang siapa Yesus itu – Raja yang adalah Anak Allah dan yang akan mati demi keselamatan kita.

Orang majus bersujud dan memberi hormat kepada Yesus. Saat musim Natal akan segera berakhir, semoga kita memberi penghormatan kepada Yesus sebagai Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuhan bukan hanya selama Natal tetapi setiap hari dalam hidup kita. Hadiah apa yang lebih baik untuk diberikan kepada-Nya daripada diri kita sendiri sebagai pria dan wanita bijak-Nya di dunia yang tidak menerima Dia sebagai Raja.

DOA UMAT

I : Allah Bapa Yang Mahakuasa telah menghalau kegelapan hidup kita dengan mengutus Terang Sejati, yakni Yesus Kristus, Putra-Nya. Kini marilah kita ungkapkan doa-doa kita sebagai wujud syukur atas cinta kasih-Nya yang menyelamatkan.

L : Bagi para misionaris di seluruh dunia: Allah Bapa Mahakudus, curahkanlah Roh Kudus kepada para misionaris agar mereka sungguh mampu mewartakan Kabar Sukacita keselamatan dengan iman yang teguh, pengharapan yang tak pernah habis, serta kasih yang menyala-nyala hingga akhirnya menghasilkan buah berlimpah sesuai kehendak-Mu. Marilah kita mohon,..

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

l : Bagi para pejabat pemerintahan: Allah Bapa Mahabijaksana, terangilah hati dan budi para pejabat pemerintahan sehingga mereka semakin menyadari bahwa jabatan yang mereka miliki adalah tugas perutusan untuk mengabdi masyarakat. Marilah kita mohon, …

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi mereka yang dengan diam-diam meninggalkan Gereja: Allah Bapa Maharahim, tuntunlah mereka kembali ke arah bintang keselamatan yang sejati, Tuhan Yesus Kristus sendiri, yang bersinar pada jiwa-jiwa sederhana, yakni para saksi Injil-Mu. Semoga kami pun semakin tergerak untuk hidup yang lebih sesuai dengan Injil sehingga menjadi cahaya bintang bagi mereka. Marilah kita mohon, …

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi kita di sekitar altar ini: Allah Bapa Mahasetia, semoga di tengah zaman yang kian cepat berubah dan penuh tantangan ini kami tergerak untuk berani terlibat berbagi bakat, memperjuangkan kebenaran Injil sebagaimana para sarjana, mencari cahaya yang dibawa Penyelamat kami. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

I : Allah Bapa di surga, sumber cahaya iman, kami bersyukur atas tanda-tanda cinta kasih-Mu yang telah kami terima. Namun, kami mohon janganlah meninggalkan kami, tetapi siapkanlah kami untuk kebahagiaan tetap dalam diri Kristus Yesus, Tuhan dan Pengantara kami. U : Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Ya Allah, pandanglah dengan rela kami, umat-Mu, yang mempersembahkan bukan lagi emas, dupa, dan mur, melainkan Dia, yang dalam persembahan ini dimaklumkan, dikurbankan, dan disambut: Dialah Yesus Kristus, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin

ANTIFON KOMUNI — Bdk. Mat. 2:22

Kami telah melihat bintang-Nya di timur dan kami datang dengan persembahan untuk menyembah Tuhan.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Ya Allah, dengan terang surgawi berjalanlah di depan kami selalu dan di mana pun. Semoga dengan pandangan yang jernih dan kasih yang pantas kami mampu melihat dan menyambut misteri yang kami rayakan ini sesuai dengan kehendak-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

DOWNLOAD AUDIO RESI