Rabu, 21 Desember 2022 – Hari Biasa Khusus Adven

Posted on

Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Yesaya 7:14; 8:10

Tuhan, Raja Agung akan tiba dengan segera. Ia akan dinamai Emanuel: Allah-Beserta-Kita.

PENGANTAR:

Terpilih untuk pengabdian! Demikianlah kira-kira hidup Bunda Maria. Kebahagiaan atas panggilannya tidak disimpannya dalam lubuk hatinya, tetapi dibagikannya kepada saudarinya, Elisabet. Dan Elisabet, karena Roh Kudus, dapat melihat rahasia apa yang tersimpan dalam hati Bunda Maria. Bacaan pertama menggambarkan dalam bahasa pujangga misteri penjelmaan.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa maha penyayang, dengarkanlah dengan rela doa umat-Mu. Kami bergembira karena kedatangan Putra-Mu sebagai manusia lemah. Semoga kami umat-Mu kelak memperoleh hidup abadi karena kedatangan-Nya sebagai penguasa mulia. Sebab Dialah ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kidung Agung 2:8-14

“Lihatlah, kekasihku datang, melompat-lompat di perbukitan.”

Dengarlah! Itulah kekasihku! Lihatlah, ia datang, melompat-lompat di atas gunung, meloncat-loncat di atas perbukitan. Kekasihku itu laksana kijang atau anak rusa. Lihatlah, ia berdiri di balik dinding kita, sambil menengok-nengok melalui tingkap-tingkap, dan melihat dari kisi-kisi. Kekasihku angkat bicara, katanya kepadaku, “Bangunlah, manisku! Jelitaku, marilah! Lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah berlalu. Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah sudah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita. Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pokok anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku! Jelitaku, marilah! Merpatiku di celah-celah batu, dalam persembunyian di lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab suaramu sungguh merdu, dan jelita nian parasmu!”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

ATAU

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Nubuat Zefanya 3:14-18

“Tuhan, Raja Israel, ada di tengah-tengahmu.”

Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bergembiralah, hai Israel! Bersukacita dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem! Tuhan telah menyingkirkan hukuman yang dijatuhkan atasmu, Ia telah menebas binasa musuh-musuhmu. Raja Israel, yakni Tuhan, ada di tengah-tengahmu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi. Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem, “Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lunglai. Tuhan Allahmu ada di tengah-tengahmu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bersukaria karena engkau, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, dan Ia bersorak gembira karena engkau seperti pada hari pertemuan raya.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 33:2-3.11-12.20-21

Ref. Bersorak-sorailah dalam Tuhan, hai orang-orang benar! Nyanyikanlah bagi-Nya lagu yang baru!

  1. Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali! Nyanyikanlah bagi-Nya lagu yang baru; petiklah kecapi baik-baik mengiringi sorak dan sorai.

  2. Rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya!

  3. Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan, Dialah penolong dan perisai kita. Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : O Imanuel, Engkau raja dan pemberi hukum. Datanglah dan selamatkanlah kami, ya Tuhan Allah kami. Alleluya.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 1:39-45

“Siapakah aku ini sampai Ibu Tuhanku mengunjungi aku?”

Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, bergegaslah maria ke pegunungan menuju sebuah kota di wilayah Yehuda. Ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring, “Diberkatilah engkau di antara semua wanita, dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Sungguh, berbahagialah dia yang telah percaya, sebab firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Andreas Gatot Yudoanggono  SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat Resi Dehonian yang dicintai dan mencintai Hati Kudus Yesus.. Salam jumpa Bersama Saya, Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Rumah SCJ Cipinang Cempedak Jakarta Timur dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Rabu, 21 Desember 2022, Hari Biasa Khusus Adven.

Tema Resi kita kali ini adalah: “Sharing yang meneguhkan”. Marilah kita mempersiapkan hati untuk mendengarkan bacaan hari ini. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Para Sahabatku, saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus.  Kisah yang kita dengarkan hari ini sangat singkat namun sangat kaya dan bisa direfleksikan dari berbagai sudut pandang. Hari ini kita mendengar kisah Ibu Maria, Wanita yang muda belia bahkan masih remaja berusia sekita 12-14 tahun. Usia yang wajar di jaman itu untuk menikah. Meski masih remaja, kedewasaan rohani bunda Maria melebihi remaja seusianya. Maka Tuhan memilih Dia untuk mengandung Yesus Sang Putra Allah. Perjalanan Maria dari kota asalanya kota Nazaret menuju tempat sepupunya Elizabet di Kota Hebron sekitar 130 km, dan Maria tinggal di sana untuk membantu Elizabet sampai Yohanes pembaptis lahir. Apa yang bisa kita pelajari dan renungkan dari peristiwa yang indah ini? Saya menawarkan 3 hal saja.

  1. Bunda Maria adalah Misionaris yang pertama dan kita diundang untuk meneladan Bunda Maria. Seorang Misionaris adalah orang yang mewartakan khabar suka cita tentang cinta kasih Kristus kepada umat-Nya. Maria adalah misionari yang bertama karena Marialah yang mengandung Yesus dan membawa Yesus dalam kandungannya untuk mendukung sepupunya Elizabet yang sedang mengandung Yohanes. Kita semua ‘mengandung Yesus’ dalam hati kita masing-masing. Kita semua yang percaya, telah menjadikan Hati kita menjadi tempat tinggal Yesus dan kita wajib membawa Yesus untuk menjadi berkat bagi banyak orang, kita semua diundang menjadi misionaris mewartakan khabar suka cita bahwa Allah sungguh mencintai umat-Nya.

  2. Bunda Maria rela meninggal rumahnya dan pergi mengunjungi Elizabet yang jaunya sekitar 130 km dan melewati pegunungan, perjalanan yang tidak mudah. Artinya Maria berani keluar dari dirinya untuk bisa membawa Yesus kepada dunia. Kita semua yang menjadi murid Yesus harus berani keluar dari diri kita, egoism diri kita, lingkungan kita, kenyamana hidup kita, untuk membawa Yesus kepada banyak orang. Membawa berkat bagi banyak orang. Jangan sampai berkat itu hanya menjadi miliki kita, kita harus berani membagikan berkat yang sudah kita terima dari Tuhan kepada banyak orang, dan kita harus rela berkurban untuk itu.

  3. Kehadiran Bunda Maria membawa sukacita yang besar, bahkan melonjaklah bayi dalam kandungan Elizabet saking gembiranya. Sharing hidup dan kehidupan yang kita bagikan juga akan memberi sukacita dan kegembiraan yang besar bagi banyak orang. Asal diberikan dengan tulus, dan membawa Tuhan dalam setiap sharing kita.

Saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus, dalam masa Adven ini mari kita semakin perteguh iman kita, kita tumbuhkan iman, harapa, dan kasih kita kepada Tuhan Yesus yang telah datang dan akan datang kembali agar kita didapatinya layak menyambutnya. Kita bagikan cinta kasih yang telah kita terima dari Tuhan kepada sesame kita, kita sharingkan pengalaman rohani kita, talenta kita, hart akita bagi mereka yang membutuhkan, sehingga suka cita Natal bisa dinikmati oleh banyak orang.

Semoga Hati Kudus Yesus semakin merajai hati kita. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati. Berkah Dalem.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa mahakuasa, sudilah menerima roti anggur yang dapat kami unjukkan berkat belas kasih-Mu. Semoga Kauubah dengan kuasa-Mu menjadi tanda keselamatan kami. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Lukas 1:45

Berbahagialah engkau, Maria, sebab Engkau percaya bahwa akan terlaksana apa yang disampaikan Tuhan kepadamu.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Mahakudus, kiranya sakramen ilahi yang telah kami terima tetap melindungi umat-Mu. Semoga kami takluk kepada-Mu dengan tulus ikhlas, serta memperoleh keselamatan lahir batin yang berlimpah. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: