Rabu, 23 November 2022 – Hari Biasa Pekan XXXIV

Posted on
Rm. Anselmus Inharjanto SCJ dari Komunitas SCJ Seminari Menengah St. Paulus Palembang Indonesia
Rm. Anselmus Inharjanto SCJ dari Komunitas SCJ Seminari Menengah St. Paulus Palembang Indonesia

 

 

 

AUDIO RESI:

https://resi.dehonian.or.id/wp-content/uploads/2022/11/Resi-Rabu-23-November-2022-oleh-Rm.-Anselmus-Inharjanto-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia.mp3

ANTIFON PEMBUKA – Wahyu 15:3bc

Agung dan mengagumkan segala karya-Mu, ya Tuhan Allah mahakuasa! Adil dan benar segala tindakan-Mu, ya Raja segala bangsa.

PENGANTAR

Untuk membimbing para pilihan memasuki kerajaan-Nya, maka Kristus, Sang Anak Domba, melakukan seperti yang dilakukan Musa ketika membimbing umat Israel. Mereka diajak menerabas laut kekacauan dan kekalutan. Kita tak usah mempersiapkan pembelaan kita, sebab Kristus yang membisiki bahasa dan kebijaksanaan, yang tak dapat disangkal oleh lawan-lawan kita. Dengan tetap setia bertahan kita akan memperoleh kemenangan.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa kami yang mahakudus, terpujilah nama-Mu yang kudus dan diluhurkanlah di seluruh dunia! Semoga semua orang menyerupai Adam Baru, ialah Yesus, cahaya umat manusia, yang hidup dan berkuasa, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Wahyu 15:1-4

“Mereka melagukan nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba.”

Aku, Yohanes, melihat suatu tanda di langit, besar dan ajaib. Tujuh malaikat dengan tujuh malapetaka terakhir. Dengan itu berakhirlah murka Allah. Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur dengan api, dan di tepi lautan kaca itu berdirilah orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Mereka memegang kecapi Allah. Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya, “Besar dan ajaiblah segala karya-Mu ya Tuhan, Allah yang mahakuasa! Adil dan benar segala tindakan-Mu, ya raja segala bangsa! Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab hanya Engkaulah yang kudus; semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyatalah kebenaran segala penghakiman.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 98:1.2-3ab.7-8.9

Ref. Besar dan ajaiblah segala karya-Mu, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa!

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
  2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.
  3. Biarlah gemuruh laut dan segala isinya, dunia dan semua yang diam di dalamnya! Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gemunung bersorak sorai bersama-sama.
  4. Biarlah mereka bersorak di hadapan Tuhan, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Why 2:10) Hendaklah engkau setia sampai mati, sabda Tuhan dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 21:12-19

“Karena nama-Ku kalian akan dibenci semua orang tetapi tidak sehelai pun rambut kepalamu akan hilang.”

Pembelaan Tuhan | HOP CHURCH

Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akan datang harinya kalian ditangkap dan dianiaya. Karena nama-Ku kalian akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat, dimasukkan ke dalam penjara, dan dihadapkan kepada raja-raja dan para penguasa. Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetap teguhlah di dalam hatimu, jangan kalian memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Aku sendirilah yang akan memberi kalian kata-kata hikmat, sehingga kalian tak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. Dan kalian akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu, dan beberapa orang di antaramu akan dibunuh; karena nama-Ku kalian akan dibenci semua orang. Tetapi tidak sehelai pun rambut kepalamu akan hilang. Kalau kalian tetap bertahan, kalian akan memperoleh hidupmu.”

Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Anselmus Inharjanto SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sobat Resi terkasih, di masa akhir tahun liturgi Gereja ini, kita diundang merenungkan panggilan hidup kita sebagai pengikut Kristus. Terus menerus akan ada tantangan hambatan namun juga senantiasa ada berkat dan perlindungan Tuhan. Mari kita renungkan salah satu kata kunci perikopa hari ini yakni “diserahkan” atau “hand over” dalam Bahasa Inggris. Ternyata kata “diserahkan” adalah kata atau tema yang terus menerus muncul dalam perjanjian baru. Misalnya, Yohanes Pemandi diserahkan ke tangan Herodes untuk dipenjara dan kemudian dieksekusi mati. Yesus diserahkan ke tangan pemimpin agama Yahudi, kemudian diserahkan ke penguasa Romawi untuk dieksekusi juga. Sekarang Yesus mengingatkan para murid-Nya bahwa mereka pun pada saatnya akan diserahkan dan dipenjarakan. Semua terjadi karena nama-Nya. Dan nanti kita akan tahu, memang seperti itulah yang terjadi dengan para murid Yesus bahwa mereka akan diserahkan karena mewartakan dan membawa nama Tuhan Yesus.

Bukankah ini aneh dan membuat kita bertanya-tanya karena tidak masuk akal. Yesus mewartakan kebenaran, cinta, kebebasan, damai, keadilan dan tanpa kekerasan, begitu pun para muridNya, namun mereka menjadi sasaran kebohongan, kebencian, hukuman penjara, siksaan, pemisahan, ketidakadilan dan banyak lagi bentuk kekerasan yang mengerikan.

Yang melegakan adalah firman: Tidak sehelaipun rambut kepalamu akan hilang. Kalau kalian tetap bertahan, kalian akan memperoleh hidupmu. Tapi tolong firman ini jangan dilihat secara harafiah karena buktinya banyak pengikut Tuhan, para santo santa, atau orang Kristiani yang disiksa tubuhnya, secara fisik rusak, dibakar, dipenggal, penuh darah dan lain-lain, apalagi hanya rambut, pasti dengan mudah akan hilang. Namun, kita pasti tidak berputus aja dan bisa memahami soal “tak sehelaipun rambut kepalamu akan hilang.” Ini menunjukkan integritas dan keutuhan dalam diri yang tidak mungkin dihancurkan. Para kudus sepanjang masa sudah menunjukkannya dengan kematian yang heroik, kendati fisik hancur, kesetiaan pada Tuhan tak tergoyahkan.

Semoga Hati Kudus Yesus semakin merajai hati kita sehingga kita mampu setia kendati dilemahkan oleh orang lain atau situasi di sekitar kita.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Allah Bapa kami di surga, kami mohon, berilah kami kedamaian dalam memuliakan Putra-Mu, yang demi kebahagiaan kami telah sudi menderita dan wafat di salib, agar dapat melimpahkan kepada kami harapan akan hidup yang kekal. Sebab Dialah ….

ANTIFON KOMUNI – Wahyu 2:10c

Hendaklah kalian setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniai kalian mahkota kehidupan.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami di surga, kami bersyukur, karena telah Kauberi tangan kuat dalam diri Yesus, Putra-Mu terkasih. Kami mohon, semoga nama-Nya selalu memberikan kekuatan baru dalam segala tingkah laku kami. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI:

Resi-Rabu 23 November 2022 oleh Rm. Anselmus Inharjanto SCJ dari Komunitas SCJ Seminari Menengah St. Paulus Palembang IndonesiaUnduh