Kamis, 24 November 2022 – Peringatan Wajib St. Andreas Dung-Lac, dkk., Imam dan Martir

Posted on
Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ dari Komunitas SCJ Pasangsurut Palembang – Indonesia
Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ dari Komunitas SCJ Pasangsurut Palembang – Indonesia

 

 

 

 

AUDIO RESI:


https://resi.dehonian.or.id/wp-content/uploads/2022/11/Resi-Kamis-24-November-2022-oleh-Rm.-Stefanus-Sigit-Pranoto-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Pasangsurut-Palembang-Indonesia.mp3

ANTIFON PEMBUKA

Darah para martir kudus tertumpah demi Kristus; maka ganjaran mereka abadi.

PENGANTAR:

Santo Andreas Dung-Lac bersama seratus enambelas martir lainnya yang kita peringati hari ini adalah umat beriman Kristiani yang menderita penganiayaan dan wafat karena mereka mengimani bahwa Kristus bersama mereka dalam segala hal. Para martir Vietanm ini dinyatakan kudus oleh Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 19 Juni 1988.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa kami di surga, Martir-Mu S. Andreas Dung-Lac, dkk. sudah berpegang teguh para Kristus, bahkan sampai mencurahkan darah. Semoga kamipun sungguh setia kepada Kristus hingga dimuliakan serta-Nya. Sebab Dialah Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Wahyu 18:1-2.21-23; 19:1-3.9a

“Kota Raya Babilon jatuh.”

Aku, Yohanes, melihat seorang malaikat turun dari surga. Ia mempunyai kekuasaan besar, dan bumi menjadi terang karena kemuliaannya. Ia berseru dengan suara nyaring, katanya, “Sudah roboh, sudah robohlah Babel, kota besar iru! Kota itu telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat, dan tempat bersembunyi semua roh najis dan segala burung yang najis yang dibenci.” Dan tampaklah seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu kilangan, lalu melemparkannya ke dalam laut, katanya, “Demikianlah Babel, kota besar itu, akan dicampakkan dengan keras ke bawah, dan takkan diketemukan lagi. Suara para pemain kecapi, para penyanyi, para peniup seruling dan sangkakala, takkan terdengar lagi di dalammu. Tak seorang pun ahli kesenian akan diketemukan lagi padamu. Pun suara kilangan takkan terdengar lagi di dalammu. Cahaya lampu takkan bersinar lagi dan suara pengantin pria dan mempelai wanita takkan kedengaran lagi di dalammu. Sebab para pedagangmu adalah pembesar-pembesar di bumi dan oleh ilmu sihirmu semua bangsa disesatkan.” Kemudian aku mendengar seolah-olah ada suara yang nyaring, seperti suara himpunan besar orang banyak di surga, katanya, “Alleluya. Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan ada pada Allah kita, sebab besar dan adillah segala penghakiman-Nya. Sebab Dialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusak bumi dengan percabulannya. Dialah yang telah membalas darah hamba-hamba-Nya kepada pelacur itu.” Dan untuk kedua kalinya mereka berkata, “Alleluya! Ya, asap Kota Babel naik selama-lamanya.” Lalu malaikat itu berkata kepadaku, “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan nikah Anak Domba!”

Demikianlah sabda Tuhan

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 100:2.3.5

Ref. Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan nikah Anak Domba.

  1. Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita.; datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
  2. Ketahuilah bahwa Tuhan itu Allah; Dialah yang menjadikan kita. Punya Dialah kita, kita ini umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
  3. Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, masuklah ke pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya, dan pujilah nama-Nya!
  4. Sebab Tuhan itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya; kesetiaan-Nya tetap turun-menurun, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya

S :  (Luk 21:28b) Angkatlah kepalamu, sebab penyelamatmu sudah dekat.

BACAAN INJIL : Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 21:20-28

“Yerusalem akan diinjak-injak oleh para bangsa asing sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu.”

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Apabila kalian melihat Yerusalem dikepung oleh tentara, ketahuilah bahwa keruntuhannya sudah dekat. Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, orang-orang yang ada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota. Sebab itulah masa pembalasan dan genaplah semua yang tertulis. Celakalah para ibu yang sedang hamil atau yang sedang menyusui bayi pada masa itu! Sebab kesesakan yang dahsyat akan menimpa seluruh negeri, dan murka akan menimpa bangsa ini. Mereka akan tewas oleh mata pedang dan diangkut sebagai tawanan ke segala bangsa. Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu.” Dan akan tampaklah tanda-tanda pada matahari, bulan dan bintang-bintang. Bangsa-bangsa di bumi akan ketakutan dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena cemas berhubung dengan segala sesuatu yang menimpa bumi ini, karena kuasa-kuasa langit bergoncangan. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.”

Demikianlah Sabda Tuhan

U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ 

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih. Beberapa hari ini, menjelang berakhirnya Tahun Liturgi Gereja, tema bacaan yang kita dengarkan terasa begitu menyeramkan, membuat ngeri dan takut, dan bahkan cemas dan gelisah. Demikian juga dalam Injil hari ini, Yesus mengungkapkan ramalan yang begitu menggemparkan tentang keruntuhan Yerusalem, bencana, peperangan dan aneka peristiwa yang menakutkan.

Apakah Yesus memang berniat untuk menakut-nakuti? Saya yakin tidak. Namun melalui sabda-Nya itu, Yesus ingin mengajak kita semakin waspada dalam seluruh Tindakan hidup kita.  Selain itu, Yesus juga menyampaikan bahwa tetap ada pengharapan bagi orang-orang yang percaya. Kehadiran Anak Manusia yang tak lain adalah Kristus, akan memberikan harapan baru bagi manusia. Anak Manusia akan hadir membarui segala sesuatu. Yang jahat akan dihapuskan dan diganti dengan kebaikan.

Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih. Sabda Yesus hari ini tak perlu membuat kita cemas. Kita justru semestinya semakin yakin bahwa apabila kita terus berbuat baik dan adil dalam hidup sehari-hari, Allah yang berbelaskasih akan memberikan kebahagiaan bagi kita.

Aneka peperangan dan kehancuran yang mencemaskan itu justru terjadi karena orang terlampau egois dengan dirinya sendiri. Maka mari kita perbarui diri untuk tetap mencintai dan menghilangkan sikap egois demi kepentingan Bersama. Semoga Hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita semua. Amin  

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN: 

Allah Bapa kami di surga, pandanglah kiranya persembahan yang kami sediakan. Semoga sengsara Putera-Mu yang dihadirkan dalam tanda ini, berpengaruh kuat di hati kami berkat teladan santo Andreas Dung-Lac, dkk. Demi Kristuss, pengantantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Roma 8:38-39

Kematian maupun kehidupan dan makhluk manapun juga takkan mampu memisahkan kita dari cinta kasih Kristus.

DOA SESUDAH KOMUNI: 

Marilah berdoa: Allah Bapa kami di surga, Kami sudah dipuaskan dengan tubuh dan darah mulia Putera-Mu pada peringatan martir-Mu santo Andreas Dung-Lac, dkk. Semoga cinta kami kukuh-kuat, sehingga Engkau menjadi sumber, pusat dan tujuan segala tingkah laku kami. Demi Kristus,…

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

Resi-Kamis 24 November 2022 oleh Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ dari Komunitas SCJ Pasangsurut Palembang – IndonesiaUnduh

Santo Andreas Dung-Lac

Anrê Tran An Dung, Andrew Dung Lac, Andrew Dung Lac An Tran, Anreâ Duõng Laïc

Santo Andreas Dung-Luc adalah salah seorang dari Para Martir Vietnam yang dikanonisasi oleh Santo Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 19 Juni 1988. Ia adalah seorang imam praja pribumi vietnam yang berkarya bersama para imam dari Serikat MEP (Mission Etrangères de Paris).

Martir Vietnam (Martir Tonkin, Martir Annam, Andrew Dung-Lac dan rekan-rekan, Martir Indochina ) adalah 117 martir yang dikanonisasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada 19 Juni 1988.

Iman Katolik di Vietnam pertama kali dibawa oleh para Misionaris dari Portugal pada abad keenam belas. Selanjutnya para Misionaris Jesuit membuka rumah misi pertama di kota Da Nang pada tahun 1615. Mereka berkarya bersama umat Katolik Jepang yang telah diusir dari Jepang.

Pada masa pemerintahan Kaisar Minh-Mang (1820-1840) semua karya misionaris asing di vietnam dinyatakan terlarang. Raja sendiri mencoba untuk membuat orang-orang Kristen Vietnam menyerahkan iman mereka dengan menginjak-injak salib. Ketika mereka tetap bertahan dengan iman mereka; mereka mulai mengalami penganiayaan dan banyak yang tewas menjadi martir.

Para martir yang pestanya dirayakan pada hari ini berjumlah 117 martir yang terdiri terdiri dari 96 orang Vietnam, 11 orang Spanyol serta 10 orang Perancis.  Delapan orang di antara mereka adalah Uskup, 50 orang adalah Imam dan 59 orang lainnya adalah umat Katolik awam. Sebagian dari antara para imam tersebut adalah imam Dominikan, sedangkan yang lainnya adalah imam Praja dan Imam Serikat Misi Paris (MEP).

Penyiksaan yang dialami para Martir ini dianggap sebagai yang terburuk dalam sejarah Kemartiran Gereja Kristen. Para penyiksa diketahui memutilasi setiap sambungan sendi ditubuh mereka, mengoyak daging dengan besi membara, dan menggunakan obat-obatan untuk memperbudak pikiran para korban. Orang-orang Kristen Vietnam pada saat itu diberi cap dengan besi membara di wajahnya dengan tulisan “tả đạo” yang berarti : “Agama Jahat (Seram)”. Setiap desa tempat dimana terdapat keluarga Kristen akan dilenyapkan.

Para martir Vietnam telah menderita untuk mempertahankan harta terbesar yang mereka miliki : Iman Katolik mereka. Mereka mampu menanggung penyiksaan percaya bahwa Yesus ada bersama mereka dalam segala hal.

Arti Nama

Andreas adalah nama Yunani yang mungkin merupakan hasil terjemahan dari nama Ibrani yang tidak diketahui.

Nama Yunani Ανδρεας (Andreas) diturunkan dari kata ανηρ (aner) yang berarti :  “Laki-laki” / “Perkasa” / “Jantan” / “Pemberani”

Variasi Nama

Andrew, Andre (English), Andre, Deandre (African American), Andreas (Ancient Greek), Ander (Basque), Andreas (Biblical Greek), Andreas (Biblical Latin), Andrei, Andrey (Bulgarian), Andreu (Catalan), Andria (Corsican), Andrej, Andrija, Andro (Croatian), Andrej, Ondřej (Czech), Anders, Andreas (Danish), Andreas, Andries (Dutch), Andres, Andrus (Estonian), Antero, Antti, Atte, Tero (Finnish), André (French), Andria, Andro (Georgian), Andreas (German), Andreas (Greek), Andor, András, Endre, Andris, Bandi (Hungarian), Aindréas, Aindriú (Irish), Andrea (Italian), Andrejs, Andris (Latvian), Andrius (Lithuanian), Andrej (Macedonian), Anaru (Maori), Anders, Andreas (Norwegian), Andrzej, Jędrzej (Polish), André (Portuguese), Andrei (Romanian), Andrei, Andrey (Russian), Ándaras (Sami), Aindrea, Dand (Scottish), Andrej, Andrija (Serbian), Andrej, Ondrej (Slovak), Andraž, Andrej (Slovene), Andrés (Spanish), Anders, Andreas (Swedish), Andriy (Ukrainian), Andreas, Andras (Welsh)

Bentuk Pendek : Andie, Andy, Drew (English)

Bentuk Feminim : Andi, Andie, Andra, Andrea, Andy, Drea, Andrina, Malandra (English)

Sumber: Katambe.org