Minggu, 20 November 2022 – Hari Raya Tuhan kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam.

Posted on
Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ dari komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta-Indonesia
Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ dari komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta-Indonesia

 

AUDIO RESI:


https://resi.dehonian.or.id/wp-content/uploads/2022/11/Resi-Minggu-20-November-2022-oleh-Rm.-Yohanes-Dwi-Wicaksono-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3

ANTIFON PEMBUKA – Bdk why 5:12;1:6

Pantaslah Anak Domba yang disembelih itu menerima kuasa dan kekayaan, hikmat, kekuatan, dan hormat. Bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya.

PENGANTAR:

Yesus Kristus adalah orang benar yang harus menderita demi keselamatan orang lain, juga untuk mereka yang telah membenci-Nya. Namun, mereka yang mau mengakui kesesatannya dan bertobat akan mendapatkan pengampunan. Demikianlah Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam ini menunjukkan kepada hari depan, yang telah dimulai sekarang, tetapi masih menuju kepada kesempurnaanya, ialah kerajaan Allah, di mana Kristus menjadi segala-galanya untuk semua orang.

SERUAN TOBAT:

I : Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Raja Semesta Alam, Engkaulah Putra Allah, Pencipta langit dan bumi.. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

I : Engkaulah Putra Manusia, yang telah berjasa membebaskan umat manusia dengan sengsara, wafat dan kebangkitan-Mu. Kristus, kasihanilah kami.

U : Kristus, kasihanilah kami.

I : Engkaulah Putra Sulung, yang pertama-tama bangkit dari alam maut dan kini dimuliakan di sisi Bapa sebgai Pengantara kami. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Ya Allah, kami bersyukur kepada-Mu karena diri Yesus Kristus, Putra-Mu, Engkau berkenan memperbarui alam semesta yang telah rusak akibat dosa-dosa kami. Semoga kami senantiasa mengikuti bimbingan Putra-Mu itu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa; Allah sepanjang segala masa. Amin.

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Kedua Samuel 5:1-3

“Mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.”

Sekali peristiwa datanglah segala suku Israel kepada Daud di Hebron. Mereka itu berkata, “Ketahuilah, kami ini darah dagingmu. Telah lama, yakni ketika Saul masih memerintah atas kami, engkaulah yang memimpin segala gerakan orang Israel. Lagipula Tuhan telah berfirman kepadamu: Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan engkaulah yang menjadi raja atas Israel.” Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap Daud di Hebron, lalu Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di sana, di hadapan Tuhan. Kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 122.1-2.4-5

Ref. ‘Ku menuju ke altar Allah dengan sukacita.

  1. Ku bersukacita waktu orang berkata kepadaku: Mari kita pergi ke rumah Tuhan. Sekarang kaki kami berdiri di gerbangmu, hai Yerusalem.
  2. Kepadamu suku-suku berziarah, yakni suku-suku Tuhan, untuk bersyukur pada nama Tuhan sesuai dengan peraturan.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Kolose 1:12-20

“Allah telah memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang terkasih.”

Saudara-saudara, semoga kamu mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang membuat kamu layak mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam Kerajaan Terang. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang terkasih; di dalam Kristus itulah kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. Kristus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, Dia adalah yang sulung, yang lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di surga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada mendahului segala sesuatu, dan segala sesuatu ada di dalam Dia. Dialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Dialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia lebih utama dalam segala sesuatu. Seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi maupun yang ada di surga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Mrk 11:9.10) Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan! Diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapa kita Daud!

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 23:35-43

“Tuhan, ingatlah akan daku, apabila Engkau datang sebagai Raja.”

Ketika Yesus bergantung di salib, pemimpin-pemimpin bangsa Yahudi mengejek-Nya, “Orang lain Ia selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia benar-benar Mesias, orang yang dipilih Allah!” Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya dan berkata, “Jika Engkau raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!” Ada juga tulisan di atas kepala-Nya, “Inilah Raja Orang Yahudi”. Salah seorang dari penjahat yang digantung itu menghujat Yesus, katanya, “Bukankah Engkau Kristus?” Selamatkanlah diri-Mu sendiri dan kami!” Tetapi penjahat yang seorang lagi menegur dia, katanya, “Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah? Padahal engkau menerima hukuman yang sama! Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita. Tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.” Lalu ia berkata kepada Yesus, “Yesus, ingatlah akan daku, apabila Engkau datang sebagai Raja!” Kata Yesus kepadanya, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama Aku di dalam Firdaus.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sejak permulaan kekristenan, Salib menjadi tanda kemenangan Kristus atas maut. Lewat peristiwa salib, Kristus menebus kita dan membawa kita pada rahmat keselamatan. Siapa saja yang percaya pada Salib Kristus akan mendapatkan rahmat keselamatan kekal. Maka sebagai pengikut-Nya, setiap kali kita membuat tanda salib atau melihat salib, kita ingat akan Pribadi yang tergantung di sana, yang mengorbankan diri-Nya demi keselamatan kita manusia. Bagi kita, Salib adalah agung dan mulia.

Namun demikian, bagi mereka yang tidak percaya, salib adalah kesia-siaan. Para pimimpin orang Yahudi, prajurit-prajurit, dan penjahat pertama dalam perikopa Injil ini mewakili banyak orang yang tidak percaya dan tidak mau menerima salib. Lebih mudah untuk menghojat, menghina, dan menertawakan Salib dari pada merenungkan dan menerimanya. Memang demikianlah misteri Salib itu sendiri. Hanya orang-orang yang terpanggil yang mampu menerima dan mengertinya.

Dalam tradisi kita, seperti anggapan dan hinaan banyak orang, salib (dalam arti sebatang kayu dan patung) tidak pernah dikultuskan sebagai benda yang suci, ada roh di dalamnya, yang disembah atau bentuk setara lainnya. Pribadi di dalamnya lah yang kita ingat, kita syukuri, kita hormati dan kita sembah. Lewat Dia kita menuju kepada Bapa. Demikianlah Salib menjadi pernyataan Yesus yang merajai semesta alam. Ia raja yang membawa kita pada keselamatan kekal. Dia raja yang mengorbankan diri demi keselamatan kita manusia.

Apa yang kita perlukan sekarang ini hanyalah seperti penjahat kedua: “Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.” Tidak perlu berdebat lagi, tidak perlu beradu teori lagi, tidak perlu banyak berlogika lagi. Yang kita butuhkan hanyalah berserah pada-Nya. Tugas kita adalah “Jika kamu bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu”.

Mengkuti Kristus memang tidak mudah, tapi indah. Salib tidak pernah menjanjikan bahwa langit selalu biru. Salib tidak pernah menjanjikan jalan yang selalu lurus dan tidak berlubang. Tetapi di dalam Salib, kita berjalan dalam terang, senantiasa ada yang menemani dikala suka dan duka. Maka semoga lewat Hari Raya ini, iman kita semakin dikuatkan, hidup kita semakin diteguhkan, dan keragukan kita mendapatkan peneguhan.

DOA UMAT:

I : Saudara-saudara, Kristuslah Sang Raja. Kita dan semesta alam tunduk kepada-Nya. Marilah kita memuji-Nya dan memohon kepada-Nya

L : Bagi Sri Paus, para Uskua, para Imam dan semua kaum beriman: Ya Bapa, bimbinglah para pemimpin Gereja kami untuk selalu tekun dan setia mempertahankan warisa iman yang mereka terima dari para rasul di tengah arus-arus besar zaman ini. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi para pemimpin negara kami: Ya Bapa, bimbinglah para pemimpin negara kami agar mampu dan berkehendak mempergunakan wewenangnya dengan bijaksana untuk kesejahteraan umum. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan..

L : Bagi mereka yang mengalami penindasan dan kesewenang-wenangan: Ya Bapa, bimbinglah dan dampingilah mereka yang mengalami penindasan dan kesewenang-wenangan agar mereka tetap memiliki harapan dan kekuatan untuk memperjuangkan hidup mereka. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi kami sendiri yang berkumpul di sekitar altar ini: Bapa, bimbinglah dan beranikanlah kami untuk mengakui Yesus Kristus, Putera-Mu sebagai Raja Semesta Alam dalam setiap tindakan dan tingkah laku kami dengan tetap mampu memelihara persaudaraan sejati dan perdamaian dunia. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

I : Ya Bapa, dengarkanlah dan kabulkanlah doa kami menurut kasih dan cinta-Mu, demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, Raja Semesta Alam yang menjadi kekuatan dan harapan kami. Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa Yang Mahakudus, bantulah kami untuk mengalami pendamaian dengan Diaku dan sesama berkat persembahan roti dan anggur ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

ANTIFON KOMUNI – Mazmur 29:10-11

Tuhan akan bertahta sebagai Raja untuk selamanya. Tuhan akan memberkati umat-Nya dengan damai.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Mahakuasa, kami bersykur atas kehadiran Putra-Mu di tengah-tengah kami untuk membimbing dan merajai kami. Semoga Roh-Nya memperdamaikan dan mempersatuakan semua bangsa sehingga semakin banyak orang Kauperkenankan menerima anugerah kehidupan baru. Dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.Amin

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

Resi-Minggu 20 November 2022 oleh Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ dari komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta-IndonesiaUnduh