Rabu, 19 Oktober 2022 – Hari Biasa Pekan XXIX

Posted on
Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia
Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia

 

 

AUDIO RESI:


https://resi.dehonian.or.id/wp-content/uploads/2022/10/Resi-Rabu-19-Oktober-2022-oleh-Br.-Andreas-Gatot-Yudoanggono-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3

ANTIFON PEMBUKA – Yesaya 12:4

Bersyukurlah kepada Tuhan, panggillah nama-Nya, beritahukanlah karya-Nya di antara para bangsa, masyhurkanlah bahwa nama-Nya tinggi luhur.

PENGANTAR:

Siapa Tuhan dan apa yang dikehendaki-Nya dari manusia, menjadi jelas bagi kita dalam Kristus. Tetapi Ia mengharapkan kita tetap setia melakukan tugas sehari-hari demi kepentingan sesama. Sebab Tuhan akan datang membuat perhitungan secara tiba-tiba. Barang-siapa diberi banyak, diharapkan ganti memberi lebih banyak lagi.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa kami di surga, ajarilah kiranya kami cara-Mu bergaul dengan kami dan semoga kami percaya akan sabda janji-Mu, yaitu Yesus Mesias, cahaya hidup kami, Tuhan dan pengantara kami ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus 3:2-12

“Rahasia Kristus kini telah diwahyukan dan para bangsa menjadi pewaris perjanjian.”

Saudara-saudara, kalian telah mendengar, tentang tugas penyelenggaran kasih karunia Allah yang telah dipercayakan kepadaku demi kalian, yaitu bagaimana rahasianya telah dinyatakan kepadaku melalui wahyu seperti yang pernah kutulis dengan singkat. Apabila kalian membacanya, kalian dapat mengetahui pengertianku mengenai rahasia Kristus. Pada zaman angkatan-angkatan dahulu rahasia itu tidak diberitakan kepada umat manusia, tetapi sekarang dinyatakan dalam Roh kepada para rasul dan para nabi-Nya yang kudus. Berkat pewartaan Injil orang-orang bukan Yahudi pun turut menjadi ahli waris, menjadi anggota-anggota tubuh serta peserta dalam janji yang diberikan Kristus Yesus. Dan aku telah menjadi pelayan Injil itu menurut pemberian kasih karunia Allah yang dianugerahkan kepadaku sesuai dengan karya kekuasaan-Nya. Sebenarnya aku ini orang yang paling hina di antara segala orang kudus. Tetapi kepadaku telah dianugerahkan kasih karunia untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus yang tidak terduga itu. Aku diutus menyatakan apa isi rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Allah, pencipta segala sesuatu. Maksudnya supaya sekarang ini pelbagai ragam hikmat Allah diberitahukan oleh jemaat kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di surga, sesuai dengan maksud abadi, yang telah dilaksanakan Allah dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan menghadap kepada Bapa dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

KIDUNG TANGGAPAN: Yes 12:2-3.4bcd.5-6

Ref. Kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.

Atau Tuhan, Dikaulah sumber air hidup.
  1. Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya denagn tidak gemetar; sebab Tuhan Allah itu kekuatan dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.

  2. Bersyukurlah kepada Tuhan, panggillah nama-Nya, beritahukanlah karya-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah bahwa nama-Nya tinggi luhur!

  3. Bermazmurlah bagi Tuhan, sebab mulialah karya-Nya! Baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi! Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Allah Israel, agung ditengah-tengahmu!

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya.
S : (Mat 24:44) Berjaga-jaga dan bersiap-siaplah, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 12:39-48

“Barangsiapa diberi banyak, banyak pula yang dituntut darinya.”

Pada suatu ketika berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya, “Camkanlah ini baik-baik! Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Hendaklah kalian juga siap sedia, karena Anak Manusia akan datang pada saat yang tak kalian sangka-sangka.” Petrus bertanya, “Tuhan, kami sajakah yang Kaumaksud dengan perumpamaan ini ataukah juga semua orang?” Tuhan menjawab, “Siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk membagikan makanan kepada mereka pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya sedang melakukan tugasnya, ketika tuan itu datang. Aku berkata kepadamu: Sungguh, tuan itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Tetapi jika hamba itu jahat dan berkata dan berkata dalam hatinya, ‘Tuanku tidak datang-datang.’ Lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, pria maupun wanita, dan makan minum serta mabuk, maka tuannya akan datang pada hari yang tidak disangka-sangkanya dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan tuan itu akan membunuh dia serta membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Barangsiapa diberi banyak, banyak pula yang dituntut daripadanya. Dan barangsiapa dipercaya banyak, lebih banyak lagi yang dituntut daripadanya.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat Resi Dehonian yang dicintai dan mencintai Hati Kudus Yesus.. Salam jumpa Bersama Saya, Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Rumah SCJ Cipinang Cempedak Jakarta Timur dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Rabu, 19 Oktober 2022, Hari Biasa Pekan 29. Tema Resi kita kali ini adalah: “Menjadi hamba yang setia dan bijaksana”

Marilah kita mempersiapkan hati untuk mendengarkan bacaan hari ini. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Para Sahabatku, saudari-saudara yang diksihi dan mengasihi hati Yesus. Hari ini Tuhan Yesus menyampaikan dua perumpamaan yang sederhana, yaitu tentang tuan rumah yang berjaga terhadap pencuri dan hamba yang setia dan bijaksana.

Dari dua perumpamaan ini Tuhan menghendaki kita menjadi hamba yang setia dan bijaksana, lalu bagaimana agar kita menjadi hamba yang setia dan bijaksana? Ada 3 hal yang bis akita renungkan:

  1. Hamba yang setia dan bijaksana akan senantiasa berjaga dengan hati yang penuh kesiapan dan dengan sikap iman yang takwa dan penuh syukur menantikan kehadiran Tuannya yaitu Tuhan dalam hidupnya. Sebagaimana tuan rumah berjaga terhadap pencuri yang bisa datang setiap saat. Saudari-saudara yang terkasih, kejahatan senantiasa mengintai dalam kehidupan kita, baik kejahatan yang berasal dari luar maupun kejahatan yang berasal dari dalam diri kita yaitu hati kita. Oleh karena itu Tuhan meminta kita senantiasa waspada, berdiscremen atau membedaan roh, yaitu membedakan roh jahat atau roh baik yang datang dalam hidup kita. Sehingga kita selalu melakukan hal yang baik sesuai dengan kehendak Allah atau Roh Kudus. Tuhan Yesus mengajak kita untuk tetap berjaga-jaga karena kejahatan dapat datang di saat kita lengah dan lemah. Kejahatan bisa tampil dalam wajah yang serba manis dan penuh kenikmatan.

  2. Hamba yang setia dan bijaksana memperhatikan dan menaruh belas kasih kepada sesama kita, bukan hanya memikirkan diri sendiri atau malah melakukan tindakan kekerasan terhadap sesamanya. Dia memperhatikan kesejahteraan sesamanya dan mendatang berkat bagi sesamanya.

  3. Hamba yang setia dan bijaksana selalu melaksanakan pekerjaannya dengan tulus dan penuh tanggung jawab. Dia selalu siap sedia melaksanakan tugas perutusannya menjadi perpanjangan tangan kasih Tuhan. Melaksanakan tugas-tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan setia. Apapun tugasnya, entah sebagai peminpin dalam masyarakat, atau sebagai rakyat biasa. Semua melaksanakan tugas dengan setia, jujur, penuh tanggung jawab untuk melayani sesama.

Saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus. Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah pergi meninggalkan kita sendiri melawan kejahatan atau melakukan tugas-tugas kita melayani sesama. Tuhan senantiasa menjaga dan menyertai kita. Dia selalu setia meskipun kadang kita tidak setia. Mari kita senantiasa membuka hati dan budi kita untuk belajar dari Hati-Nya Yang Mahakudus dan semoga Hati-Nya senantiasa merajai hati kita. Amin.

Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.  Tuhan memberkati.. Berkah Dalem.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa kami yang mahakudus, kami mohon, semoga kebijaksanaan-Mu membawakan keselamatan dan semoga hal itu Kauungkapkan dalam roti anggur dan diri Yesus Putra-Mu, yang telah merendahkan diri-Nya untuk mendekatkan kami dengan Dikau. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Efesus 3:12

Kristuslah sumber keberanian dan pengharapan kita. Kristus pulalah jalan masuk kepada Allah.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami yang maharahim, kami bersyukur, karena Engkau telah membangun kami menjadi manusia bebas. Kami mohon, janganlah memandang kekurangan kami, melainkan berkenanlah menunjukkan jalan kami pada diri Yesus Putra-Mu terkasih, sumber pengampunan kami. Sebab Dialah Tuhan ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

Resi-Rabu 19 Oktober 2022 oleh Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta IndonesiaUnduh