Selasa, 11 Oktober 2022 – Hari Biasa Pekan XXVIII

Posted on
Rm. Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas Resistencia, Provinsi Chaco – Argentina – Argentina
Rm. Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas Resistencia, Provinsi Chaco – Argentina – Argentina

 

 

 

AUDIO RESI:

https://resi.dehonian.or.id/wp-content/uploads/2022/10/Resi-Selasa-11-Oktober-2022-oleh-Rm.-Benediktus-Mulyono-SCJ-dari-Komunitas-Resistencia-Provinsi-Chaco-Argentina-Argentina.mp3

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 119:41

Kiranya kasih setia-Mu mendatangi aku, ya Tuhan, keselamatan karya-Mu itu sesuai dengan janji-Mu.

PENGANTAR:

Apakah yang tersembunyi di balik tata lahiriah kota-kota? Apakah yang terjadi di balik pintu rumah-rumah kita? Orang yang sempat melihatnya akan terkejut. Orang mau menyembunyikan begitu banyak agar tampak lebih indah dari yang sebenarnya. Kita memerlukan orang-orang yang hidup penuh keyakinan. Orang-orang beriman yang mengungkapkan imannya dalam cinta kasih. Orang-orang yang dijiwai oleh Roh Kristus.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa kami, sumber iman kepercayaan, limpahilah kiranya kami iman akan Yesus Putra-Mu, dan semoga tingkah laku kami memancarkan cinta kasih yang membawa kehidupan kepada manusia dan para bangsa. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, …. 

BACAAN PERTAMAl Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia 4:31b-5:6

“Sunat tidak berarti sama sekali; yang berarti hanyalah iman yang bekerja melalui cinta kasih.”

Saudara-saudara, kita bukanlah anak dari wanita hamba, melainkan dari wanita yang merdeka. Sebab Kristus telah memerdekakan kita, supaya kita benar-benar merdeka. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau tunduk lagi di bawah kuk perhambaan. Sesungguhnya aku, Paulus, berkata kepadamu, ‘Jika kalian menyunatkan diri, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. Sekali lagi kukatakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat. Kalian lepas dari Kristus, jika kalian mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kalian hidup di luar kasih karunia! Sebab oleh Roh dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan. Sebab bagi orang yang ada dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat sama sekali tidak mempunyai arti. Yang berarti hanyalah iman yang bekerja oleh kasih.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 119:41.43-45.47.48

Ref. Semoga kasih setia-Mu mendatangi aku, ya Tuhan.

  1. Kiranya kasih setia-Mu mendatangi aku, ya Tuhan, keselamatan dari pada-Mu itu sesuai dengan janji-Mu.
  2. Janganlah sekali-kali mencabut firman kebenaran dari mulutku, sebab aku berharap kepada hukum-hukum-Mu.
  3. Aku hendak berpegang pada Taurat-Mu senantiasa, untuk seterusnya dan selamanya.
  4. Aku hendak hidup dalam kelegaan, sebab aku mencari titah-titah-Mu.
  5. Aku hendak bergembira dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu.
  6. Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya

S :  (Ibr 4:12)  Sabda Allah itu hidup dan penuh daya, menguji segala pikiran dan maksud hati.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 11:37-41

“Berikanlah sedekah dan semuanya menjadi bersih.”

Orang yang Berhak Menerima Sedekah, Berikut Urutan dan Penjelasannya

Pada suatu ketika, selesai mengajar, Yesus diundang seorang Farisi untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Yesus ke rumah itu, lalu duduk makan. Tetapi orang Farisi itu heran melihat Yesus tidak mencuci tangan sebelum makan. Lalu Tuhan berkata kepadanya, “Hai orang-orang Farisi, kalian membersihkan cawan dan pinggan bagian luar, tetapi bagian dalam dirimu penuh rampasan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh, bukankah Yang menjadikan bagian luar, Dialah juga yang menjadikan bagian dalam? Maka berikanlah isinya sebagai sedekah, dan semuanya akan menjadi bersih bagimu.”

Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Benediktus Mulyono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Salam Jumpa Saudara-Saudari, bersama saya Rm Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas SCJ Resistencia, Argentina dalam Resi (Renungan Singkat) Dehonian: Selasa, 11 Oktober 2022.   

Saudara-Saudariku Yang Terkasih, Yesus mendekati dan mengasihi semua orang; tanpa terkecuali. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian orang Farisi (yang sering berseberangan dengan pandangan Yesus) mengundang Yesus dan Yesus bersedia untuk makan di rumahnya. Kisah dan adegan disajikan sedemikian rupa agar maksud Yesus menjadi jelas, bahwa IA ingin menyampaikan pengajaran tentang kebutuhan akan pertobatan batin”.

Namun dalam Injil dikisahkan bahwa orang Farisi ini belum menangkap sepenuhnya pentingnya “pertobatan batin” itu. Sehingga ia mempersoalkan ketika Yesus tidak mencuci tangan sebelum makan.

Yesus tidak bermaksud mengabaikan segala macam bentuk peraturan; namun Yesus juga hendak mengajarkan bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan kesadaran penuh dan dilandasi oleh kemurnian dan kesucian batin.

Saudara-Saudariku Yang Terkasih, Pesan apa yang dapat kita renungkan? Pertama-tama, penting bagi kita selalu menyadari bahwa Yesus datang untuk semua orang; Yesus memanggil kita semua agar memperoleh keselamatan dalam Nama-Nya. Kedua, pentingnya selalu membuka hati untuk menerima kehadiran-Nya dalam batin kita. Penerimaan akan Yesus dalam batin kita inilah yang akan mengubah sepenuhnya diri kita yang berdosa dan rapuh menjadi pribadi yang hidup penuh sukacita, kebahagiaan dan kedamaian.

Saudara-Saudariku Yang Terkasih, Yesus juga hendak menunjukkan bagaimana seseorang yang hidup dalam terang Sabda, mampu menangkap Kasih Allah yang melampaui segala dosanya; agar seseorang bertobat dan dapat menghayati kebahagiaan saat mengalami bahwa dosanya diampuni. Maka, kita harus berani membuka hati mengundang Yesus untuk berkenan hadir dalam sisi ruang batin kita.

Kehadiran Yesus dalam “rumah batin” kita-lah yang akan membantu diri kita untuk membersihkan diri, memurnikan diri dari segala motivasi aktivitas dan tindakan kita. Yesus mengundang kita untuk menyucikan diri dari dalam batin kita; karena dari hati yang baik, terpancar sikap perilaku dan tutur kata yang baik.

Semoga segala usaha pertobatan kita untuk dapat memurnikan setiap motivasi tindakan kita diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa: ( ) Dalam Nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin

Rm. Benediktus Mulyono SCJ  (Paroki / Komunitas SCJ Resistencia – Provinsi Chaco – Argentina).

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa kami di surga, semoga roti anggur ini menyebabkan kami dapat menerima Roh yang sama, yang mempersatukan semua orang menjadi satu umat. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Yohanes 14:5

Barangsiapa menaruh cinta kasih kepada-Ku, tentu mematuhi sabda-Ku, dan akan disayangi Bapa-Ku dan akan Kami datangi.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami yang mahaagung, kami bersyukur atas hukum-Mu, atas kebijaksanaan-Mu, yang Kausampaikan kepada kami melalui Yesus Putra-Mu. Kami mohon, semoga kami dibersihkan oleh sabda-Mu dan menjadi lebih terbuka terhadap sesama. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

Resi-Selasa 11 Oktober 2022 oleh Rm. Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas Resistencia, Provinsi Chaco – Argentina – ArgentinaUnduh