Minggu, 25 September 2022 – Hari Minggu Biasa XXVI

Posted on

Rm. C. Wahyu Tri SCJ dari Komunitas Provinsialat SCJ Palembang Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Daniel 3:31,29,30,42,43

Segala sesuatu yang Engkau perbuat atas kami, ya Tuhan, telah Engkau putuskan dengan benar. Sebab, kami telah berdosa terhadap-Mu dan tidak mematuhi perintah-perintah-Mu. Tetapi, muliakanlah nama-Mu, dan perlakukanlah kami seturut besarnya belas kasih-Mu.

PENGANTAR:

Perubahan secara total dan definitif, seperti tuntutan rasa keadilan kita, hanya dapat diberikan oleh Kerajaan Surga. Demikianlah kata iman kita. Hal ini juga mengandaikan bahwa selama ini di dunia ini pun kita mulai membiasakan diri dengan adat kebiasaan Kerajaan yang sudah ada di tengah-tengah kita; dengan melupakan diri atau menyangkal diri dan membagi milik kita dengan kaum miskin. Gambaran mengenai Lazarus yang meninggal memberi inspirasi bahwa Allah sungguh menghargai keadilan dan bergembira atas usaha-usaha penyangkalan diri yang baik.

SERUAN TOBAT:

I : Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Putra Allah yang menghampakan diri menjadi manusia lemah dan miskin, agar kami menjadi kaya akan rahmat dan iman. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

I : Engkau bersabda, bahwa tak mungkin seorang hamba mengabdi pada dua tuan: kepada Allah dan kepada mamon. Kristus, kasihanilah kami.

U : Kristus, kasihanilah kami.

I : Engkau juga bersabda, “ Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakini, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati”. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang penuh kasih, Engkau berkenan mengasihi semua orang, terutama mereka yang paling lemah dan tidak mendapat perhatian dari sesamanya. Kami mohon gerakkanlah kami untuk selalu siap sedia membagikan cinta kasih-Mu kepada sesama kami. Dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Amos 6:1a.4-7

“Yang duduk berjuntai dan bernyanyi akan pergi sebagai orang buangan.”

Beginilah firman Tuhan, Allah semesta alam, “Celakalah orang-orang yang merasa aman di Sion, yang merasa tenteram di gunung Samaria! Celakalah orang yang berbaring di tempat tidur dari gading, dan duduk berjuntai di ranjang; yang memakan anak-anak lembu dari tengah kawanan binatang yang tambun; yang bernyanyi-nyanyi mendengar bunyi gambus, dan seperti Daud menciptakan bunyi-bunyian bagi dirinya! Celakalah orang yang minum anggur dari bokor, dan berurap dengan minyak yang paling baik, tetapi tidak berduka karena hancurnya keturunan Yusuf! Sebab sekarang mereka akan pergi sebagai orang buangan di kepala barisan, dan berlalulah hiruk pikuk pesta orang-orang yang duduk berjuntai itu.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 146:7.8-9a.9b-10

Ref. Tuhan telah membebaskan dan menyelamatkan daku.

  1. Dialah yang menegakkan keadilan bagi orang yang diperas, Tuhan memberi roti kepada orang-orang yang lapar, dan membebaskan orang-orang yang terkurung.

  2. Tuhan membuka mata orang buta, Tuhan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar. Tuhan menjaga orang-orang asing.

  3. Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. Tuhan itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-menurun.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Timotius 6:11-16

“Taatilah perintah ini hingga pada saat Tuhan menyatakan diri.”

Hai engkau, manusia Allah, jauhilah semua kejahatan, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar, dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil, untuk itulah engkau telah mengikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi. Di hadapan Allah yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang memberikan kesaksian yang benar di hadapan Pontius Pilatus, aku memperingatkan engkau: Taatilah perintah ini tanpa cacat dan tanpa cela hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. Saat itu akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, dan bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Tak seorang pun pernah melihat Dia, dan tak seorang manusia pun dapat melihat Dia. Bagi Dialah hormat dan kuasa yang kekal. Amin.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya.
S : (2Kor 8:9) Yesus Kristus menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya oleh karena kemiskinan-Nya kamu menjadi kaya.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 16:19-31

“Engkau telah menerima segala yang baik, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.”

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Farisi, “Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dari kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok. Ia berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilati boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Sementara menderita sengsara di alam maut, ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, ‘Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini’. Tetapi Abraham berkata, ‘Anakku, ingatlah! Engkau telah menerima segala yang baik semasa hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat penghiburan dan engkau sangat menderita. Selain daripada itu, di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, sehingga mereka yang mau pergi dari sini kepadamu atau pun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang!’ Kata orang itu, ‘Kalau demikian, aku minta kepadamu, Bapa, supaya Engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingatkan mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka kelak jangan masuk ke dalam tempat penderitaan ini’. Tetapi kata Abraham, ‘Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu!’ Jawab orang itu, ‘Tidak, Bapa Abraham! Tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat’. Kata Abraham kepadanya, ‘Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Christoforus Wahyu Tri haryadi SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Ada beberapa hal yang dapat kita renungkan dari Injil hari ini. Dari kisah tentang kehidupan si kaya yang tak mau berbagi dan si miskin Lazarus yang membutuhkan belas kasih, kita dihadapkan pada pilihan:

  1. Apakah kita ingin memiliki aneka kekayaan dan menggunakannya untuk kesenangan diri sendiri atau berbagi kepada yang berkekurangan?

  2. Apakah kita sungguh membuka hati bagi pertolongan Allah dalam hidup kita dan menerima segala kekurangan diri?

Sabda Tuhan hari ini dengan jelas mengajak kita menyadari bahwa pilihan cara kita hidup di dunia akan menentukan  bagaimana kita hidup kelak setelah kematian. Ternyata mereka yang hanya memikirkan kesenangan dan diri sendiri akhirnya hidup dalam penderitaan. Tetapi mereka yang sungguh mengandalkan pertolongan Allah akan hidup sukacita dan berkelimpahan.

Mari kita gunakan apa yang kita punya untuk semakin menjadi pribadi yang murah hati.

DOA UMAT:

I : Marilah kita berdoa kepada Allah, Bapa kaum fakir miskin, agar hati kita terbuka bagi orang-orang miskin dan menderita.

L : Bagi Gereja Kristus: Semoga Gereja selalu hidup menurut teladan Kristus dengan mewartakan Kabar Baik kepada kaum miskin, serta membebaskan orang-orang yang tertindas. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi bangsa-bangsa yang kaya: Ya Bapa, semoga bangsa-bangsa yang kaya, tidak terus menerus mengeksploitasi negara-negara miskin, melainkan mendampingi mereka untuk mencapai perkembangan dan kesejaahteraan manusiawi dan jasmani. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi sesama kita yang dalam kesulitan, baik kawan, maupun lawan: Ya Bapa, semoga hati dan tangan kami terbuka untuk memperbaiki keadaan sesama kami yang dalam kesulitan, serta mengembalikan kepercayaan mereka akan keadilan dan persahabatan di antara manusia. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi umat kristiani di sini dan di mana saja berada: Ya Bapa, semoga kami lebih memperhatikan saudara-saudari kami yang sakit dan lanjut usia, mereka yang sendirian dan kesepian, serta semua orang yang menderita secara diam-diam. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

I : Allah, Bapa kami, bukalah mata kami untuk melihat kebutuhan sesama kami, baik mereka yang jauh maupun yang dekat, sebab hanya bila peduli kepada sesama, kami dapat mengasihi Engkau di atas segala-galanya. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Ya Allah, terimalah persembahan roti dan anggur yang kami hunjukkan kepada-Mu sebagai ungkapan kesediaan kami untuk mencintai sesama, terutama mereka yang miskin, lemah, dan menderita. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

ANTIFON KOMUNI – Mazmur 119:49-50

Ingatlah, ya Tuhan, Firman yang Engkau sampaikan kepada hamba-Mu, dengannya Engkau telah memberi harapan kepadaku. Itulah penghiburanku di saat aku terpukul.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Ya Allah, kami bersyukur atas Yesus Kristus, Putra-Mu yang rela membagikan hidup-Nya sebagai santapan bagi kami. Semoga Roh-Nya selalu menjiwai kami, sehingga kami juga mau membagikan diri dan kepunyaan kami kepada sesama, terutama mereka yang berkekurangan. Dan hantarlah kami selalu merindukan harta abadi di surga. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

DOWNLOAD AUDIO RESI: