Selasa, 06 September 2022 – Hari Biasa Pekan XXIII

Posted on

Rm. Rafael Sudibyo SCJ dari Komunitas SCJ Paroki St.regorius Agung Jambi – Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 149:1

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru! Pujilah Dia dalam jemaat orang-orang saleh!

PENGANTAR

Pengikut Kristus sejati lebih suka dirugikan daripada merasa dihina. Yesus sendiri memilih murid-murid-Nya dari antara orang-orang biasa, bahkan juga yang berdosa. ia tidak memilih sendiri, tetapi mohon nasihat dari Bapa-Nya. Sebelum menjatuhkan pilihan-Nya, Ia menyepi dan berdoa.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa maha pengasih, orang-orang yang terbelenggu dosa dibebaskan berkat sabda penyembuhan-Mu. Resapkanlah kiranya kerahiman-Mu di dalam hati kami bimbinglah kami di jalan Yesus Kristus Putra-Mu ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus (6:1-11)

“Saudara yang satu menuntut keadilan terhadap saudara yang lain, justru pada orang yang tidak beriman!”

Saudara-saudara, jika di antara kalian ada perselisihan, apakah salah satu pihak sampai hati mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar dan bukan pada orang-orang kudus? Atau tidak tahukah kalian bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tanganmu, tidakkah kalian sanggup mengurus perkara-perkara yang tidak berarti? Tidak tahukah kalian, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari! Meskipun demikian, jika kalian harus mengurus perkara-perkara biasa, urusan itu kalian serahkan kepada mereka yang tidak berarti dalam jemaat! Hal ini kukatakan untuk membuat kalian malu. Tidak adakah di antaramu seorang yang berhikmat, yang dapat mengurus perkara saudaranya? Adakah saudara yang satu menuntut keadilan terhadap saudara yang lain, justru pada orang yang tidak beriman! Adanya perkara di antaramu saja, antara seorang saudara terhadap saudara yang lain, telah merupakan kekalahan bagimu. Mengapa kalian tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapa kalian tidak lebih suka dirugikan? Sebaliknya kalian sendiri melakukan ketidakadilan, kalian sendiri mendatangkan kerugian, dan hal itu kalian lakukan terhadap saudara-saudaramu sendiri. Atau tidak tahukah kalian, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Dan beberapa orang di antara kalian dahulu demikianlah adanya. Tetapi kalian telah memberi dirimu disucikan, kalian telah dikuduskan, kalian telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 149:1-2.3-4.5-6a.9b

Ref. Tuhan berkenan kepada umat-Nya.

  1. Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh! Biarlah Israel bersukacita atas Penciptanya, biarlah Sion bersorak-sorai atas raja mereka.

  2. Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi! Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang yang rendah hati dengan keselamatan.

  3. Biarlah orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur! Biarlah pujian pengagungan Allah ada di dalam kerongkongan mereka. Itulah semarak bagi orang yang dikasihi Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S :  (Yoh 15:16) Kalian telah Kupilih dari dunia dan Kutetapkan agar pergi dan berbuah, dan buahmu tinggal tetap.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 6:12-19

“Semalam-malaman Yesus berdoa. Lalu Ia memilih dua belas orang, yang disebut-Nya rasul.

Sekali peristiwa Yesus mendaki sebuah bukit untuk berdoa. Semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Keesokan harinya, ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya dan memilih dari antara mereka dua belas orang yang disebut-Nya rasul. Mereka itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, Andreas, saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat. Lalu Yesus turun bersama mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar. Di situ berkumpul sejumlah besar murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem, dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang kerasukan roh-roh jahat mendapat kesembuhan. Dan orang banyak itu berusaha menjamah Dia, sebab dari pada-Nya keluar suatu kuasa, dan semua orang itu disembuhkan-Nya.

Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Rafael Sudibyo SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah hati Yesus melalui Hati Maria.

Para pendengar Resi Dehonian yang terkasih, selamat berjumpa kembali dengan saya, Rm. Rafael Sudibyo, SCJ, dari komunitas Paroki St. Teresia Jambi, dalam resi – renungan singkat dehonian, edisi hari Selasa, pekan biasa ke XXIII, Selasa 6 September 2022. Marilah kita mendengarkan sabda Tuhan; Pembacaan dari Injil Suci, menurut Lukas (Luk 6:12-19)

Para pendengar Resi Dehonian yang terkasih, dalam hidup kita, kita selalu dihadapkan pada banyak pilihan. Kita harus memilih sebuah pilihan dengan resiko yang kecil, dan kadang kita juga dihadapkan pada sebuah pilihan pada resiko yang besar. Bisa jadi, Ketika kita menentukan pilihan dengan resiko yang kecil, kita bisa melakukan pilihan itu seturut selera dan keinginan diri kita. Akan tetapi, kita akan merasa susah dan berat kalau pilihan itu sangatlah penting dan menetukan dalam hidup kita. Kalau pilihan itu sudah menyangkut hal yang sangat penting dalam hidup kita, janganlah kita memilih dengan selera dan keinginan kita sendiri. Dan biasanya, kalau kita memilih hal yang sangat penting dalam hidup kita itu berdasarkan serela kita, biasanya juga pilihan kita itu sering salah.

Biasanya juga, karena tegesa-gesa, karena gegabah, kita salah dalam membuat keputusan. Dan kadangkala landasan atau dasar kita menentukan pilihan itu, karena senang atau tidak sengan, karena menguntungkan atau merugikan. Dan tidak jarang, kita membuat pertimbangan, kurang matang.

Maka, seperti yang Yesus lakukan, sebelum Ia memilih para Rasul, Ia terlebih dahulu berdoa kepada Bapa-Nya. Sehingga Yesus tidak memilih para Rasul hanya berdasarkan keinginan hati-Nya saja, namun juga karena campur tangan dari Allah Bapa.

Meski dalam pemilihan para Rasul itu ada campur tangan Allah Bapa, tapi kita tau, bahwa secara manusiawi, mereka yang terpilih itu memiliki “permasalahan” dalam hidup mereka. Misalnya, Petrus, kita tau, bahwa Petrus memiliki semangat yang menggebu-gebu dan banyak membuat janji yang luar biasa, akan tetapi dia tidak berdaya di saat kritis menimpa dirinya. Atau Yakobus dan Yohanes, mereka berdua sangatlah ambisius untuk memiliki kedudukan di dalam kerajaan Allah. Atau Matius, yang merupakan seorang pemungut cukai dan tidak bersih hidupnya. Atau Thomas dan Batrolomeus, mereka juga skeptis dan tidak mudah percaya. Atau Yudas Iskariot, kita tahu bahwa dia merupakan seorang penghianat. Kalau dilihat, hampir semua Rasul yang terpilih bukanlah orang yang baik, bukanlah orang yang bersih dari segala pebuatan yang baik, namun mereka yang terpilih adalah orang-orang yang tidak pernah “dianggap” atau orang yang tidak baik dalam hidupnya. Dan Yesus pun pasti tau akan segala kelemhan dan resiko, setelah memilih para Rasul itu.

Rasul berarti ‘orang yang diutus untuk mewakili.’ Berarti, mereka adalah pilihan Allah bagi Yesus untuk mewakili Yesus dalam melaksanakan dan menggenapi rencana Allah di dalam dan melalui Yesus.

Semoga peristiwa Yesus memilih 12 Rasul ini, juga semakin mengingatkan kita, bahwa kita semua telah dipilih dan dipanggil dalam tugas, dalam pekerjaan, dalam hidup kita, bukan karena kita hebat atau kita tahu banyak hal, akan tetapi karena karya kuasa Roh Kudus ada dalam diri kita.

Semoga Hati Kudus Yesus merajai hati kita. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa mahaadil, semoga kami dapat merasakan apa arti keadilan dan tumbuhkanlah kiranya daya hidup Yesus dalam diri kami. demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Yohanes 15:6

Kalian telah Kupilih dari dunia dan Kutetapkan agar pergi dan berbuah dan buahmu tinggal tetap.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, kami bersyukur, bahwasanya Engkau telah bersabda kepada kami, dan kami telah Kauperkenankan hidup berkat rahmat-Mu yang melimpah. Kami mohon, teguhkanlah kami dalam cinta kasih-Mu kepada umat manusia. Dmi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: