Jumat, 02 September 2022 – Hari Biasa Pekan XXII

Posted on

Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ dari komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta-Indonesia

 

 

AUDIO RESI:


https://resi.dehonian.or.id/wp-content/uploads/2022/09/Resi-Jumat-02-September-2022-oleh-Rm.-Yohanes-Dwi-Wicaksono-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 37:4-5

Carilah kebahagiaanmu dalam Tuhan Ia akan meluluskan keinginan hatimu. Serahkanlah nasibmu kepada tuhan, percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.

PENGANTAR:

Berkompromi agar tidak kehilangan orang, menyesuaikan Injil agar tidak ditinggalkan orang. Itulah menambal pakaian lama dengan kain baru. Di mana-mana akan tertarik dan tercabik. Kita harus berani menghayati Injil secara murni dan karenanya harus memperbarui diri secara total. Bagaimana penilaian orang tentang hal itu, tidaklah penting. Hanya Tuhanlah yang sanggup menilai kita.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah bapa yang kekal dan kuasa, manusia Kauberi tugas menjaga misteri-misteri-Mu. Semoga kami selalu menghormati sabda-Mu dan ajarilah kami memahami nama-Mu dengan perantaraan Yesus Kristus ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus Kor 4:1-5

“Tuhan akan memperlihatkan apa yang direncanakan dalam hati.”

Saudara-saudara, hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah. Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai. Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiripun tidak kuhakimi. Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan. Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 37:3-4.5-6.27-28.39-40

Ref. Orang-orang benar akan diselamatkan oleh Tuhan.

  1. Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
  2. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhandan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
  3. Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya; sebab Tuhan mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.
  4. Orang-orang benar diselamatkan oleh Tuhan; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan; Tuhan menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya.
S : (Yoh 8:12)  Aku ini cahaya dunia, sabda Tuhan. Yang mengikuti Aku, hidup dalam cahaya.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 5:33-39

“Apabila mempelai diambil, barulah sahabat-sahabat mempelai akan berpuasa.”

Sekali peristiwa orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat berkata kepada Yesus, “Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang. Demikian pula murid-murid orang Farisi. Tetapi murid-murid-Mu makan dan minum.” Yesus menjawab, “Dapatkah sahabat mempelai disuruh berpuasa, selagi mempelai itu bersama mereka? Tetapi akan datang waktunya mempelai diambil dari mereka; pada waktu itulah mereka akan berpuasa.” Yesus mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka, “Tiada seorang pun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk ditambalkan pada baju yang tua. Sebab jika demikian, yang baru itu pun akan koyak. Apalagi kain penambal yang dikoyakkan dari baju baru tidak akan cocok pada baju yang tua. Demikian juga tiada seorang pun mengisikan anggur baru ke dalam kantong kulit yang tua. Sebab jika demikian, anggur baru itu akan mengoyakkan kantong tua itu, lalu anggur akan terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. Dan tiada seorang pun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata, ‘Anggur yang tua lebih baik’.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Dalam berbagai bidang, persoalan tua muda, lama baru, yunior senior sering kali muncul dan mewarnai dinamika kehidupan. Orang lama seringkali menganggap orang baru sebagai orang yang belum tau apa-apa, belum punya pengalaman, bahkan dianggap tidak punya pengetahuan lebih juga. Maka orang lama tidak jarang merasa lebih senior yang ‘berhak’ untuk memberi ‘pelajaran’ bagi orang baru. Bahkan juga dalam hidup menggereja, persoalan orang lama dan orang baru tidak jarang muncul dan menjadi kendala untuk maju bersama.

Yang lama dan yang baru juga dipakai Yesus hari ini dalam pengajarannya. Berbeda dengan yang umum terjadi di sekitar kita, Yesus mengingatkan kita tentang hidup yang lama dan hidup yang baru. Kadang kala kita mengerti yang lama itu harus dibuang karena sudah ada yang baru. Padahal Yesus tidak mengatakan bahwa yang lama harus dibuang. Apa yang Yesus ajarkan adalah supaya kita berani untuk selalu hidup baru. Hidup baru yang dimaksud-Nya adalah hidup bersama dan dalam diri-Nya setiap hari.

Hidup yang baru berarti mau dengan sepenuh hati hidup mengikuti jejak Kristus. Mengikuti berarti menjadikan diri kita serupa dengan-Nya, dalam perkataan dan perbuatan, dalam sikap dan semangat. Pastilah tidak mungkin menyamainya, tetapi berusaha mengarahkan diri seperti Kristus adalah point penting yang perlu terus diperjuangkan sebagai orang beriman.

Dalam hidup bersama, persoalan tua muda bisa menjadi masalah jika yang tua tetap dengan pendiriannya, sementara yang muda juga dengan pendiriannya sendiri. Padahal tua muda bisa saling menjadi baru dengan mau belajar dari yang lama dan tidak alergi dengan baru, asal semuanya membawa pada kebaikan, kebenaran, keadailan dan kedamaian. Senior dan yunior juga sama, akan menjadi tidak produktif jika hanya berkutat pada soal siapa yunior siapa senior. Padahal mereka bisa saling membarui dan maju bersama.

Dalam nama Yesus Kristus, yang tua dan muda berdinamika bersama menuju hidup yang baru; yang lama dan baru bersama berjalan menuju satu tujuan: hidup bersatu dengan-Nya dalam kebenaran dan kedamaian.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Allah Bapa mahabaik, berkenanlah memberkati pertemuan kami di sini dan buatlah kami bergembira berkat kedatangan dan kehadiran-Mu di tengah-tengah kami. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Lukas 5:38

Anggur baru harus disimpan dalam kantong baru.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa, sumber pembaruan, kami bersyukur atas sukacita yang Kausediakan bagi kami dalam diri Yesus Saudara se-Bapa kami. Semoga sabda-Nya membuat kami tetap muda dan penuh semangat. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

Resi-Jumat 02 September 2022 oleh Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ dari komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta-IndonesiaUnduh