Senin, 25 Juli 2022 – Pesta Santo Yakobus, Rasul

Posted on

Rm. C. Wahyu Tri SCJ dari Komunitas Provinsialat SCJ Palembang Indonesia

 

 

 

AUDIO RESI:


https://resi.dehonian.or.id/wp-content/uploads/2022/07/Resi-Senin-25-Juli-2022-oleh-Rm.-C.-Wahyu-Tri-SCJ-dari-Komunitas-Provinsialat-SCJ-Palembang-Indonesia.mp3

ANTIFON PEMBUKA – Lih Mat. 4:18.21

Ketika Yesus berjalan di pantai Danau Galilea, Ia melihat Yakobus, anak Zabedeus, dan Yohanes, saudaranya. Mereka sedang memperbaiki jala dan Yesus memanggil mereka.

PENGANTAR:

Yakobus ini termasuk tiga tokoh di antara para rasul. Ia menyaksikan pula penampakan di Tabor dan penderitaan Yesus di Taman Zaitun. Wataknya menyebabkan dia menonjol: impulsif, berambisi mendapat tempat terhormat di dalam kerajaan. Bersama Yohanes, adiknya ia disebut ‘Putera Guntur’. Nama itu menggarisbawahi pribadinya. Yesus berhasil mengarahkan wataknya. Ia menjadi rasul yang aktif dan setia. Dialah martir pertama di antara para rasul.

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal, di antara para rasul Santo Yakobuslah yang pertama Kaukuduskan sebagai martir. Semoga umat-Mu menimba kekuatan dari kesaksiannya dan menemukan perlindungan berkat doanya. Demi Yesus Kristus, …

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus 4:7-15

“Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami.”

Saudara-saudara, harta pelayanan sebagai rasul kami miliki dalam bejana tanah liat, supaya nyata bahwa kekuatan yang berlimpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami sendiri. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terhimpit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian; kami dihempaskan, namun tidak binasa. Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. Sebab kami yang masih hidup ini terus-menerus diserahkan kepada maut demi Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata dalam tubuh kami yang fana ini. Demikianlah maut giat di dalam diri kami, sedangkan hidup giat di dalam kamu. Namun kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis, “Aku percaya, sebab itu aku berbicara.” Karena kami pun percaya, maka kami juga berbicara. Karena kami tahu, bahwa Allah yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Allah itu akan menghadapkan kami bersama dengan kamu ke hadirat-Nya. Sebab semuanya itu terjadi demi kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar karena semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menghasilkan ucapan syukur semakin melimpah bagi kemuliaan Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 126:1-2ab.2cd-3.4-5.7

Ref. Aku wartakan karya agung-Mu, Tuhan, karya agung-Mu karya keselamatan.

  1. Ketika Tuhan memulihkan keadaan Sion, kita seperti orang-orang yang bermimpi. Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tawa ria dan lidah kita dengan sorak-sorai.
  2. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa, “Tuhan telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!” Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
  3. Pulihkanlah keadaan kami, ya Tuhan, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : Aku telah menetapkan kamu supaya kamu pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 20:20-28

“Cawan-Ku akan kamu minum”

Sekali peristiwa, menjelang kepergian Yesus ke Yerusalem, datanglah Ibu Zebedeus serta anak-anaknya kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu. Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawab ibu itu, “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini kelak boleh duduk di dalam kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu, dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” Tetapi Yesus menjawab, “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta! Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya, “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka, “Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.” Mendengar itu, marahlah kesepuluh murid yang lain kepada dua bersaudara itu. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata, “Kamu tahu, bahwa pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu! Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia: Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Christoforus Wahyu Tri Haryadi SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Dalam bacaan tadi, rasanya cukup gimana gitu. soalnya ibunda dari orang-orang yang sudah dewasa itu datang kepada Yesus dan meminta pangkat atau kedudukan untuk ke-2 anaknya. Adalah wajar seorang ibu mengharapkan anak-anaknya menjadi kondang dan terhormat. Namun yang rasanya lucu adalah ibunda Yakobus dan Yohanes masih saja turut campur masa depan anak-anaknya yang sudah besar. Memangnya kedua anaknya ketika memutuskan untuk mengikuti Tuhan Yesus tidak berpikir masak-masak?

Lepas dari hal itu, Tuhan Yesus justru menjadikan kesempatan itu untuk menjelaskan bahwa Ia bukan menawarkan kesuksesan atau ambisi orang-orang pada umumnya. Bukan seperti pemerintah yang menggunakan kedudukan dan kekuasaan untuk mendapatkan banyak keuntungan. Bahkan tak jarang berani mengorbankan orang lain dan cuci tangan dari hal-hal sulit.

Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu. Untuk itu lihatlah aku, anak manusia yang datang dari surga dan menjadi manusia. Belajarlah dari padauk bagaimana sesungguhnya mencapai kesuksesan yang kumaksudkan.

Rasul Yakobus dengan jelas melihat gurunya yang mengalami penolakan dari orang-orang kapernaum dan farisi; ia mengalami bagaimana Tuhan Yesus membasuh kakinya; menyaksikan juga ketakutan Yesus yang mendalam saat di getsemani, Ia dengan mata kepalanya melihat tetes keringat bercucuran dari wajah Gurunya.

Ia melihat gurunya melaksanakan apa yang dikatakan kepada ia dan ibundanya: sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

Yakobus setelah pentakosta akhirnya mewartakan kabar gembira sampai ke Spanyol dan Portugal. Ia kemudian kembali lagi ke Yudea dan dibunuh oleh utusan Herodes dengan pedang.

Kini St Yakobus benar-benar dihormati di Spanyol dan menjadi figure yang menginspirasi banyak orang dari seluruh dunia untuk berziarah, menempuh jalan Panjang dengan mengandalkan bekal sejati yaitu: Yesus.

Saudari-a semoga kisah santo Yakobus tadi membuka hati kita tentang kenyataan kehidupan kita. Kadang begitu banyak tawaran ambisi-ambisi duniawi yang membutakan kita untuk meneladan Yesus sang guru sejati. Menjadi murid kristus berarti kita diundang untuk melayani dan berkurban. Bukan justru baptisan yang kita punya menjadikan kita bermental bos dan emoh berjuang secara maksimal. Mari bersama-sama berseru: St Yakobus Doakanlah kami.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Allah Bapa yang mahakuasa, sucikanlah kami berkat sengsara Putera-Mu. Semoga kami sanggup mempersembahkan kurban yang berkenan di hati-Mu pada pesta Santo Yakobus, rasul-Mu. Sebab dialah yang pertama di antara para rasul yang minum dari piala Kristus, …

ANTIFON K0MUNI — lih. Mat 20:22-23

Mereka minum dari piala Tuhan dan menjadi sahabat Allah.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang maharahim, dengan gembira kami sambut anugerah-Mu. Kami mohon lindungilah selalu umat-Mu berkat doa Rasul Santo Yakobus. Demi Kristus, …

DOWNLOAD AUDIO RESI:

Resi-Senin 25 Juli 2022 oleh Rm. C. Wahyu Tri SCJ dari Komunitas Provinsialat SCJ Palembang IndonesiaUnduh

St. Yakobus – Rasul – 25 Juli

Yakobus adalah putera Alfeus dan saudara sepupu Yesus. Ia disebut juga  “Yakobus Muda,” karena ia lebih muda dari seorang rasul lainnya yang juga bernama Yakobus.

Setelah Yesus naik ke surga; Yakobus ditunjuk sebagai pemimpin Jemaat di Yerusalem (Uskup pertama Yerusalem). Sementara para rasul yang lain mulai menyebar dan berkarya di tempat-tempat yang jauh, Yakobus tetap tinggal dan menggembalakan jemaat Kristen Perdana di Yerusalem.  Umat sangat menghormatinya dan memberinya julukan “Yakobus si Adil,” dan “Yakobus yang Kudus.”

Pada Konsili Pertama di Yerusalem (Kis 15 ) Yakobus mendukung Petrus, Paulus dan Barnabas yang menghendaki agar orang  bukan Yahudi yang bertobat tidak harus mematuhi semua hukum agama Yahudi. (Kis 15:13-21).

Yakobus adalah seorang pria yang jujur dan adil. Ia dikenal karena kehidupan doanya yang kudus. Dia dilaporkan telah menghabiskan begitu banyak waktu  untuk berlutut dan berdoa hingga lututnya menjadi tebal, dan tampak seperti kulit unta.  Ia juga lemah lembut dan pemaaf. Terus-menerus ia memohon kepada Tuhan untuk mengampuni mereka yang menganiaya para pengikut Kristus. Bahkan ketika para penganiaya umat Kristen menjatuhkan hukuman mati atasnya, Yakobus memohonkan ampun bagi mereka kepada Tuhan.

Bertemu Yakobus - Yayasan Simpul Berkat

Menurut tradisi,  St.Yakobus Rasul wafat sebagai martir pada tahun 62.

Sumber: St. Yakobus Rasul