Jumat, 24 Juni 2022 – Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Posted on

Rm. Finsentius Ari Setiono SCJ dari Komunitas SCJ Pasangsurut Palembang – Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Bdk Mzm 33:11,19

Rancangan Hati-Nya dari angkatan ke angkatan untuk melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup menreka pada masa kelaparan.

PENGANTAR:

Hari ini, kita merayakan Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus. Kesadaran akan kebaikan hati Allah, yang tampak dalam hidup Yesus, lambat laun menumbuhkan pesta ini. Sebagai manusia Ia hidup di antara kita. Dalam kemanusiaan-Nya itu Ia menjadi perantara dan penebus semua orang. Hati menunjuk kepada cinta kasih, keakraban, keramahan, keterbukaan orang. Seperti itulah Hati Yesus Yang Mahakudus. Pada hari raya ini, kita mau bersyukur guna menanggapi cinta kasih Allah, yang telah mendahului menaruh cinta kasih kepada kita.

SERUAN TOBAT

I : Hati Yesus, ungkapan cinta kasih Ilahi kepada manusia. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami

I : Hati Yesus, puncak cinta kasih insani kepada Allah. Kristus, kasihanilah kami.

U : Kristus, kasihanilah kami.

I : Hati Yesus, sumber kehidupan dan kesucian. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

DOA  PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Yang Mahakuasa, perkenankanlah kami untuk memuliakan Hati Putra-Mu dan mengenang karya besar cinta kasih-Nya bagi kami. Jadikanlah kami layak untuk menimba anugerah yang mengalir secara berlimpah dari sumber Ilahi itu. Dengan pengantaraan Kristus itu juga yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Nubuat Yehezkiel 34:11-16

“Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring tenang.”

Beginilah firman Tuhan, “Dengan sesungguhnya Aku sendiri akan memperhatikan domba-domba-Ku dan akan mencarinya. Seperti seorang gembala mencari dombanya pada waktu domba itu tercerai dari kawanan dombanya, begitulah Aku akan mencari domba-domba-Ku dan Aku akan menyelamatkan mereka dari segala tempat, ke mana mereka diserahkan pada hari berkabut dan hari kegelapan. Aku akan membawa mereka keluar dari tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka dari negeri-negeri dan membawa mereka ke tanahnya; Aku akan menggembalakan mereka di atas gunung-gunung Israel , di alur-alur sungainya dan di semua tempat kediaman orang di tanah itu. Di padang rumput yang baik akan Kugembalakan mereka dan di atas gunung-gunung Israel yang tinggi di situlah tempat penggembalaannya; di sana di tempat penggembalaan yang baik mereka akan berbaring dan rumput yang subur menjadi makanannya di atas gunung-gunung Israel . Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring, demikianlah firman Tuhan Allah. Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 23:1-3a.3b-4.5.6

Ref. Tuhanlah gembalaku, takkan kekurangan aku.

  1. Tuhan adalah gembalaku, aku tidak kekurangan: ‘ku dibaringkan-Nya di rumput yang hijau, di dekat air yang tenang. ‘Ku dituntun-Nya di jalan yang lurus demi nama-Nya yang kudus.

  2. Sekalipun aku harus berjalan, di lembah yang kelam, aku tidak takut akan bahaya, sebab Engkau besertaku; sungguh tongkat penggembalaan-Mu, itulah yang menghibur aku.

  3. Kausiapkan hidangan bagiku dihadapan lawanku. Kauurapi kepalaku dengan minyak, dan pialaku melimpah.

  4. Kerelaan yang dari Tuhan dan kemurahan ilahi mengiringi langkahku selalu sepanjang umur hidupku. Aku akan diam di rumah Tuhan sekarang dan senantiasa.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma 5:5b-11

“Allah melimpahkan kasih-Nya atas kita.”

Saudara-saudara terkasih, kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar–tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati–. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Yoh 10:14) Akulah gembala yang baik, sabda Tuhan. Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 15:3-7

“Bergembiralah bersama dengan daku, sebab dombaku yang hilang telah kutemukan.”

Sekali peristiwa Yesus menyampaikan perumpamaan ini kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, “Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, lalu kehilangan seekor, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau telah menemukannya, ia lalu meletakkannya di atas bahu dengan gembira, dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Ari Setiono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Kudus Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat Resi Dehonian dimanapun berada, jumpa lagi bersama saya Rm. Finsentius Ari Setiono SCJ dari Pasang Surut dalam ReSi (renungan Singkat) Edisi Jumat, 24 Juni 2022. Mari sekarang kita siapkan hati untuk mendengarkan bacaan Injil pada hari ini dari Injil Lukas 15: 3-7.

Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi Tuhan, pada perayaan Hati Yesus yang Maha Kudus hari ini, kita mendengarkan bacaan mengenai seorang Gembala yang mencari satu domba yang tersesat. Dari bacaan yang kita baca dan dengarkan bersama, ada beberapa hal yang menarik untuk dicermati bersama. Bacaan injil yang kita dengarkan tadi sangat besar kemungkinannya bahwa Yesus ingin menggambarkan bagaimana Allah yang mencari manusia. Penggambaran yang digunakan oleh Yesus secara sekilas sepertinya agak janggal. Yang mejadi pertanyaannya adalah mengapa hanya karena satu ekor domba yang tersesat, seorang gembala meninggalkan 99 ekor lainnya di padang gurun. Sekilas mungkin akan terfikir bahwa sang gembala mengambil sebuah pertaruhan yang besar dengan meninggalkan 99 ekor dipadang gurun demi mencari satu yang hilang. Bisa saja 99 domba yang ditinggalkan itu juga ada yang menghilang atau tersesat. Jika hal itu terjadi, apakah kemudian sang gembala akan pergi meninggalkan domba yang lainnya dan mencari yang sesat? Hal tersebut pasti akan dilakukan; pasti pencarian akan dilakukan oleh sang gembala, berapapun jumlah yang tersesat.

Dari analisis sederhana yang telah kita baca atau dengarkan bersama tadi, sangat jelas bahwa yang menjadi perhatian buka jumlah dari yang tidak tersesat, tetapi justru kepada yang tersesat. Perhatian terarah pada yang tersesat itu untuk menunjukkan betapa berharganya manusa dimata Allah. Karena begitu berharganya manusia itu, maka Allah tidak memandang sedikit atau tidaknya orang yang tersesat, melainkan selalu memperhatikan manusia satu per satu. Singkatnya, bacaan injil pada hari ini ingin memperlihatkan bahwa setiap dari kita adalah berharga di mata Allah; baik saat kita tersesat ataupun tidak tersesat, saat kita tersesat dalam kubangan dosa, atau saat kita terasa baik-baik saja.

Setiap dari kita dicintai oleh Allah, sehingga Allah tidak segan-segan memberikan segalanya yang Ia punya demi menemukan manusia yang tersesat dalam dosa dan membawanya kembali dalam keselamatan. Allah melakukan hal ini karena Ia terperangkap oleh kasih-Nya sendiri kepada manusia. Kasih-Nya yang begitu besar itu kita tangkap dari Hati Kudus Yesus, putera-Nya yang rela menyerahkan seluruh hidup-Nya demi membawa manusia kepada Bapa-Nya. Yang menjadi pertanyaannya bagi kita kemudian adalah, apakah kita yang mungkin tersesat dalam dosa mau ikut Yesus untuk diselamatkan? Tuhan Memberkati kita semua. Amin.

DOA UMAT:

I : Marilah kita berdoa kepada Allah Bapa kita, yang telah menampakkan cinta kasih-Nya dalam penjelmaan Putra-Nya yang tunggal.

L : Bagi paroki kita: Ya Bapa, bimbinglah umat-Mu di paroki ini agar dalam hidup sehari-hari memberi kesaksian atas cinta kasih Allah kepada masyarakat sekitarnya. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi mereka yang kesepian di zaman sekarang: Ya Bapa, semoga mereka yang dihinggapi kekecewaan hidup membuka hati terhadap cinta kasih sesamanya. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi mereka yang sakit dan cacat: Ya Bapa, semoga mereka yang sakit dan cacat menyadari betapa besar pengaruh mereka bagi lingkungan mereka dengan sikap optimistis mereka. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L : Bagi kita di sekitar altar ini: Ya Bapa, nyalakanlah api cinta kasih-Mu dalam hati kami agar sanggup mempersembahkan pepulih atas dosa kesalahan kami dan sesama. Marilah kita mohon,…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

I : Allah Bapa Yang Mahabaik, Yesus Putra-Mu adalah warta pengampunan dan pertobatan bagi kami masing-masing dan bersama. Semoga kami tetap menanggapi tawaran dan bimbingan-Nya. Sebab, Dialah Tuhan dan Pengantara kami. Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Ya Allah, pandanglah cinta yang tak terperikan dari Hati Putra-Mu yang terkasih, semoga persembahan yang kami unjukkan ini Engkau terima dan mendatangkan pengampunan atas dosa-dosa kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

ANTIFON KOMUNI – Yohanes 19:34

Seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darha dan air.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah, Bapa Yang Berbelaskasih, kami bersyukur atas santapan suci yang telah kami terima pada Hari Raya Hati Kudus Putra-Mu. Sucikanlah kami dalam pelayanan dan perjuangan hidup ini, dan semoga kami senantiasa rindu akan tanah air surgawi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin

DOWNLOAD AUDIO RESI:  

Baca Juga:  Bacaan dan Renungan Harian Katolik Sabtu 9 Juli 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.