Bacaan dan Renungan Harian Katolik Rabu 15 Juni 2022

Posted on

Renungan Harian Katolik Rabu 15 Juni 2022 Hari Biasa Pekan Ke XI Warna Liturgi Hijau. Bacaan Pertama 2Raj. 2:1,6-14, Mazmur Tanggapan Mzm. 31:20,21,24, Bait Pengantar Injil Yoh 14:23, Bacaan Injil Mat. 6:1-6,16-18.

Renungan Katolik Rabu 15 Juni 2022

Berikut ini Bacaan dan Renungan Harian Katolik Rabu 15 Juni 2022, Lengkap Bacaan Pertama, Mazmur Tanggapan, Bait Pengantar Injil serta Bacaan Injil.

Bacaan Pertama: 2Raj. 2:1,6-14

Pada waktu itu Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal, dan ketika mereka ada di kota Yerikho, berkatalah Elia kepada Elisa, “Baiklah engkau tinggal di sini, sebab Tuhan menyuruh aku ke Sungai Yordan.”

Jawab Elisa, “Demi Tuhan yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan dikau.” Lalu berjalanlah keduanya. Lima puluh orang dari rombongan nabi di Yerikho ikut berjalan dengan mereka.

Tetapi mereka memandang dari jauh, ketika Elia dan Elisa berdiri di tepi Sungai Yordan. Lalu Elia mengambil jubahnya, digulungnya dan dipukulkannya ke atas air. Maka terbagilah air itu ke sebelah sini dan sebelah sana.

Lalu keduanya menyeberang dengan berjalan di tanah yang kering. Sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa, “Mintalah apa yang hendak kulakukan bagimu, sebelum aku terangkat dari padamu.”

Jawab Elisa, “Semoga aku mewarisi dua bagian dari rohmu.” Berkatalah Elia, “Apa yang kauminta itu sukar! Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah bagimu seperti yang kauminta.

Jika tidak, ya tidak akan terjadi.” Sedang mereka berjalan terus sambil bercakap-cakap, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya. Lalu naiklah Elia ke surga dalam angin badai.

Melihat itu berteriaklah Elisa, “Bapaku! Bapaku! Kereta Israel dan orang-orang yang berkuda!” Kemudian Elia tidak kelihatan lagi oleh Elisa. Maka Elisa merenggut pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua.

Sesudah itu ia memungut jubah Elia yang telah terjatuh. Lalu Elisa berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi Sungai Yordan.

Dipukulkannya jubah Elia yang terjatuh itu ke atas air sambil berseru, “Di manakah Tuhan, Allah Elia?” Maka terbagilah air itu ke sebelah sini dan ke sebelah sana. Lalu Elisa menyeberang.

Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm. 31:20,21,24

Ref. Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai kalian semua yang berharap kepada Tuhan.

  1. Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kaulakukan di hadapan manusia bagi orang yang berlindung pada-Mu.
  2. Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu terhadap persekongkolan orang-orang; Engkau melindungi mereka dalam pondok terhadap perbantahan lidah.
  3. Kasihilah Tuhan, hai semua orang yang dikasihi-Nya! Tuhan menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang yang congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.

Bait Pengantar Injil: Yoh 14:23

Ref. Alleluya, alleluya.

Barangsiapa mengasihi Aku, ia akan menaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.

Bacaan Injil: Mat. 6:1-6,16-18

Dalam khotbah di bukit, Yesus bersabda, “Hati-hatilah, jangan sampai melakukan kewajiban agamamu di depan orang supaya dilihat. Sebab jika demikian, kalian takkan memperoleh upah dari Bapamu yang di surga.

Jadi, apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang-orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya dipuji orang.

Aku berkata kepadamu, ‘Mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah tangan kirimu tahu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi.

Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” “Dan apabila kalian berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan di tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang.

Aku berkata kepadamu, ‘Mereka sudah mendapat upahnya.’ Tetapi jikalau engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu, dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.

Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” “Dan apabila kalian berpuasa, janganlah muram mukamu, seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa.

Aku berkata kepadamu, ‘Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.’ Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Rabu 15 Juni 2022

Berikut ini Renungan Harian Katolik Rabu 15 Juni 2022, Bacaan injil hari ini menunjuk beberapa tindakan penting dalam kehidupan kita sebagai orang beriman.

Tindakan ini penting, maka perlu mendapatkan penekanan dan diajarkan. Tindakan ini penting, maka perlu menuntut perhatian dan pemahaman yang benar dari kita.

Jika hal ini tidak diperhatikan dan dilakukan dengan kesungguhan dan penuh iman, maka tujuan sejatinya akan hilang.

Ibarat pepatah mengatakan: mengembangkan layar tanpa menambah ketebalannya akan mudah sobek, mempertinggi bangunan tanpa memperkuat pondasinya akan mudah runtuh.

Demikianlah halnya dengan latihan hidup beriman yang kita lakukan. Jika tidak disertai kesungguhan, maka akan membuahkan kehampaan.

Yesus memperingatkan murid-muridnya untuk tidak melakukan perbuatan baik hanya agar orang lain menganggap mereka baik. Yesus ingin murid-muridnya menyadari motivasi mereka atas apa yang mereka lakukan.

Dia ingin mereka melakukan apa yang benar atau baik karena mereka ingin membantu orang lain, mencintai orang lain dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Apakah kita peduli tentang orang lain atau kita terlalu sibuk untuk memperhatikan orang-orang di sekitar kita?

Saya percaya bahwa mayoritas orang di dunia ingin menjadi orang baik. Kebanyakan orang memang peduli pada orang lain dan ingin membantu mereka!

Motivasi kita tidak selalu bersih dan murni. Kadang-kadang, apakah saya memilih untuk melakukan sesuatu sehingga orang lain akan menganggap saya baik? Apakah saya pergi ke gereja karena di sanalah saya benar-benar ingin berada?

Atau apakah saya hadir hanya karena saya harus? Ketika saya lelah, apakah saya mengabaikan seseorang yang mungkin membutuhkan bantuan? Dan jika saya dalam suasana hati yang buruk, apakah saya melampiaskannya pada orang lain?

Saya berasumsi bahwa kita semua telah membuat beberapa pilihan yang tercantum di atas pada waktu-waktu tertentu dalam hidup kita.

Namun, jika sebagian besar waktu dan perhatian kita difokuskan terutama pada kita dan kebutuhan kita, mungkin ada baiknya untuk merenungkan pilihan kita.

Paling sering sumber kebahagiaan kita ada pada orang-orang dalam hidup kita. Mudah-mudahan, sebagian besar orang di sekitar kita membawa kita sukacita dan cinta. Ya, akan ada masa-masa sulit.

Namun jika cinta hadir, kesulitan dapat diselesaikan. Dan setiap hari, kehadiran, cinta, dan perhatian mereka adalah hadiah terbesar yang kami terima!

Hari ini semoga kita sadar akan pilihan dan keputusan kita. Yesus juga mengingatkan kita untuk menyadari motivasi kita.

Mengapa kita membuat pilihan yang kita lakukan? Apakah keputusan kita mengalir dari kepedulian dan kepedulian terhadap orang lain?

Marilah kita berintropeksi sejenak dan dengan penuh pertimbangan bertanya pada diri sendiri: Apa yang akan Yesus lakukan? Dan kemudian diam selama 1 menit dan dengarkan jawaban-Nya! Yesus akan menjawab!. Semoga.

Doa Renungan Harian Katolik

Ya Allah, Engkau memenuhi Elisa dengan Roh Nabi Elia. Penuhilah kami juga dengan iman, harapan dan kasih, agar dapat mewartakan kasih-Mu kepada sesama yang kami jumpai pada hari ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

Terimakasih sudah membaca Renungan Harian Katolik Rabu 15 Juni 2022.