Sabtu, 11 Juni 2022 – Peringatan Wajib St. Barnabas, Rasul

Posted on

Rm. Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas Resistencia, Provinsi Chaco – Argentina – Argentina

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Kis 11:24

Berbahagialah orang kudus, yang termasuk bilangan para rasul. Ia orang baik, penuh Roh Kudus dan kepercayaan.

PENGANTAR:

Barnabas yang berasal dari Siprus tidak termasuk kelompok dua belas. Tetapi jasa-jasanya menyebabkan dia patut dijuluki rasul. Sejak semula ia giat dan tegas. Segala miliknys diserahkan kepada umat. Dialah yang meletakkan dasar-dasar kerasulan. Ia berhasil membebaskan Gereja dari belenggu penghayatan hukum Yahudi. Dia pula yang memasukkan Paulus yang baru saja bertobat ke dalam Gereja Yerusalem. Ia meninggal sebagai martir di tanah tumpah darahnya Siprus

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa, keselamatan umat manusia, Engkau telah memilih Santo Barnabas yang teguh dalam iman dan memenuhinya dengan Roh Kudus, untuk Kaukhususkan mempertobatkan para bangsa. Semoga Injil kristus yang diwartakannya kini dengan giat kami sebar luaskan pula dengan perkataan dan perbuatan. Demi Yesus Kristus, …

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 11:21b-26;13:1-3

“Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman”

Pada perkembangan awal umat beriman, di Antiokhia sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem. Lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia. Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan. Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman, sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus. Setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhia murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan Simeon yang disebut Niger, Lukius orang Kirene, Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus. Pada suatu hari, ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus, “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.” Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 98:1.2-3ab.3c-4.5-6

Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.
Atau Tuhan telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.

  2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya. Ia telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.

  3. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!

  4. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan!

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya.
S : (Mat 28:19-20) Pergilah, ajarlah segala bangsa, sabda Tuhan. Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 10:7-13

“Kamu telah menerima dengan cuma-cuma; karena itu berilah dengan cuma-cuma pula.”

gardening | art and science | Britannica

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang-orang sakit, bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta, usirlah setan-setan! Kamu telah menerima dengan cuma-cuma; karena itu berilah dengan cuma-cuma pula! Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak, dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya; jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
Demikianlah Sabda Tuhan!
U. Terpujilah Kritus!

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Benediktus Mulyono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Salam Jumpa Saudara-Saudari, bersama saya Rm Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas SCJ Resistencia, Argentina dalam Resi (Renungan Singkat) Dehonian: Sabtu, 11 Juni 2022.

Saudara-Saudariku Ytk, dengan menerima Sakramen Baptis, kita semua sebagai murid-murid Kristus diserahi tugas misi perutusan, yakni: Mewartakan bahwa Kerajaan Surga sudah dekat seperti Yesus mengutus kedua belas murid-Nya. Tugas perutusan ini tidaklah lain pelayanan untuk menjadi saluran Berkat Allah bagi sesama: “untuk memberitakan Kerajaan Allah dengan menyembuhkan orang sakit, membangkitkan yang mati, mentahirkan yang kusta dan mengusir setan-setan.”  Di sekitar kita ada yang membutuhkan kesembuhan baik sakit secara fisik maupun sakit rohani (misalnya orang yang sedang ragu imannya; malas dan acuh tak acuh akan kehidupan rohaninya sendiri). Secara singkat kita dapat semakin menyadari bahwa dalam diri kita dianugerahi kuasa untuk mendatangkan kesembuhan bagi yang sedang sakit dan mengusir setan-setan. Dengan cara apa? Melalui kehadiran, sapaan atau pun kata-kata yang mendatangkan penghiburan, memberikan pujian, sentuhan / tepukan pada pundak seseorang untuk memberikan support, semua tindakan dan perkataan yang memancarkan cinta kasih adalah sarana bagi penyembuhan.

Saudara-Saudariku Ytk, mungkin terbersit keberatan bahwa kog Yesus melarang membawa emas atau perak atau tembaga. Yesus melarang membawa bekal dalam perjalanan, bahkan juga tidak diperkenankan membawa baju dua helai, kasut atau tongkat. Tentu saja perintah Yesus ini harus diartikan dalam konteks yang benar. Artinya apa? Yesus menghendaki bahwa pertama-tama kita sebagai orang yang diutus perlu memurnikan motivasi kita sebagai Murid Yesus. Bagi siapapun berlaku bahwa menjadi Murid Yesus adalah melayani. Maka untuk dapat melayani dengan baik seseorang harus berfokus pertama-tama pada Dia yang mengutus; mendengarkan pesan yang disampaikannya; dan jangan malah sibuk memusatkan diri pada kebutuhan-kebutuhan pribadinya. Sikap memusatkan diri pada kebutuhan diri sendiri oleh Yesus dianggap sebagai sikap kurang percaya kepada Allah sebagai pencipta, penyelenggara, pemelihara kehidupan ciptaan-Nya. Sikap batin yang dibutuhkan adalah fokus kepada Allah dan mempercayakan hidup kita sepenuhnya pada rencana dan kasih kebaikan Allah.

Saudara-Saudariku Ytk. Setiap pekerja patut mendapat upah. Yang dimaksudkan Yesus adalah bahwa semua Murid-Nya jika menabur kebaikan pasti mereka akan mengalami kebaikan dari Allah yang mengutusnya; termasuk melalui kebaikan banyak orang yang kita jumpai dan kita layani. Selalu percaya dan menyerahkan sepenuhnya pada Dia, Sumber segala kebaikan. Ingat!! Ada banyak macam upah yang diberikan oleh Allah dalam melayani, dalam berbuat baik kepada sesama. Upah kebahagiaan dalam menjalani liku-liku hidup, upah sukacita dalam batin kita, damai dalam hati kita; dan juga berkat rejeki bagi kebutuhan jasmani kita; serta banyak kebaikan yang kita alami dalam perjumpaan dengan sesama kita.

Saudara-Saudariku Ytk. Marilah kita juga saling memberikan Salam. Artinya kita diutus untuk menghadirkan Berkat-Nya, menghadirkan damai, sukacita melalui perkataan yang keluar dari mulut kita. Tuhan mengingatkan bahwa kita sudah dianugerahi berlimpah kebaikan dengan cuma-cuma; dan diperintahkan-Nya pula agar berbagi dengan cuma-cuma pula.

Berkat Allah atas kita semua: Dalam Nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa maha pengasih, berkatilah kiranya persembahan kami ini. Semoga cinta kasih kami kepada-Mu berkobar seperti cinta kasih yang mendorong Santo Barnabas membawa terang Injil kepada para bangsa. Demi Kristus, …

ANTIFON KOMUNI – Yoh 15:15

Aku tidak lagi menyebut kalian hamba. Sebab hamba tidak tahu apa yang dikerjakan tuannya. Aku menyebut kalian ini sahabat, sebab semua yang Kudengar dari Bapa, sudah Kuberitahukan kepadamu.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang mahamurah, kami telah menerima jaminan hidup abadi pada peringatan Santo Barnabas ini. Kami mohon dengan rendah hati, semoga apa yang kami rayakan dengan menggunakan lambang-lambang, kelak kami alami pula dengan nyata. Demi Kristus, …

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

St. Barnabas Rasul 

Barnabas berasal dari Syprus keturunan Yahudi dari suku Lewi. Dia bernama asli Yusuf, tetapi para rasul menamakan dia Barnabas, yang artinya “anak penghiburan”. Meskipun bukan salah seorang dari kedua belas rasul Kristus, Barnabas disebut juga sebagai rasul oleh St. Lukas dalam kitab Kisah para Rasul. Hal ini dikarenakan, sama seperti rasul Paulus, Barnabas menerima suatu tugas perutusan khusus dari Tuhan.

Segera sesudah menjadi seorang Kristen, St. Barnabas menjual segala harta miliknya dan memberikan uangnya kepada para rasul. Ia seorang yang lembut serta baik hati. Ia penuh semangat dalam membagikan iman dan cintanya kepada Yesus. Barnabas diutus ke kota Antiokhia untuk mewartakan Injil. Antiokhia adalah kota terbesar ketiga dalam Kerajaan Romawi.

Di Antiokhia-lah para pengikut Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen. Barnabas menyadari bahwa ia membutuhkan bantuan. Ia berpikir tentang Paulus dari Tarsus. Ia yakin bahwa pertobatan Paulus tulus adanya.

Barnabas-lah yang meyakinkan St.Petrus dan komunitas Kristen akan pertobatan Paulus. Ia meminta Paulus bergabung dan berkarya bersamanya. Barnabas seorang yang rendah hati, ia tidak khawatir berbagi tugas dan tanggung jawab dengan orang lain. Ia tahu bahwa Paulus juga memperoleh karunia luar biasa untuk dibagikan dan ia ingin agar Paulus memperoleh kesempatan untuk itu.

Roh Kudus memilih Paulus dan Barnabas untuk suatu tugas khusus. Kedua rasul itu kemudian pergi melaksanakan suatu tugas perutusan yang berani. Mereka menanggung banyak penderitaan dan bahkan harus mempertaruhkan nyawa mereka. Meskipun demikian, pewartaan mereka berhasil memenangkan banyak jiwa bagi Yesus dan Gereja-Nya.

Kelak, St. Barnabas pergi dalam suatu tugas perutusan lain, kali ini bersama Yohanes Markus, sepupunya. Mereka pergi ke Siprus, daerah asal Barnabas. Begitu banyak orang menjadi percaya melalui pewartaannya, hingga Barnabas dijuluki Rasul dari Siprus. Menurut tradisi, orang kudus yang hebat ini dirajam sampai mati pada tahun 61.

artikel dikutib dari: https://katakombe.org/para-kudus/juni/barnabas-rasul.html