Rabu, 11 Mei 2022 – Hari Biasa Pekan IV Paskah

Posted on

Rm. Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas Resistencia, Provinsi Chaco – Argentina – Argentina

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA  — Mazmur 18:50; 22:23⁣

Aku hendak memuji Engkau, ya Tuhan, dan mewartakan nama-Mu kepada saudara-saudaraku. Aleluya.⁣⁣

PENGANTAR: ⁣

Bila di dalam gua tiba-tiba obor padam, orang bergembira kalau dapat memegang tangan pemandu. Rasanya aman dan mantap, sekalipun tak mampu melihat sesuatu. Demikianlah bagi kita, Yesus adalah cahaya terang dan tangan pembimbing. Kalau kita mengimani Dia dan mematuhi sabda-Nya, maka kita berada dalam terang cahaya-Nya dan kita akan diutus-Nya seperti para murid pertama untuk memberi kesaksian tentang Sang Cahaya dan mewartakan kabar gembira.⁣⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa kami, Engkaulah kehidupan umat beriman. kemegahan orang-orang kecil dan kebahagiaan orang-orang saleh. Dengarkanlah kami yang haus akan janji-Mu dan puaskanlah kami dengan kelimpahan-Mu. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, …..⁣⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 12:24 – 13:5a

“Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku.”

Pada waktu itu firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang. Setelah menyelesaikan tugas pelayanan mereka, Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem ke Antiokhia. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus. Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu Barnabas dan Simon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus. Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus, “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.” Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi. Oleh karena disuruh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke Siprus. Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 67:2-3.5.6.8

Ref. Pujilah Allah alleluya, alleluya

  1. Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya. Kiranya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.

  2. Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi.

  3. Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takwa kepada-Nya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U :  Alleluya, alleluya.
S :  (Yoh 8:12) Akulah terang dunia, sabda Tuhan, barangsiapa mengikut Aku, ia akan mempunyai terang hidup.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 12:44-50

“Aku telah datang ke dunia sebagai terang.”

Terang – "Hidup dalam Api yang Berkobar"

Sekali peristiwa, Yesus berseru di hadapan orang-orang Farisi yang percaya kepada-Nya, “Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia percaya bukan kepada-Ku, tetapi kepada Dia yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia yang telah mengutus Aku. Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, bukan Aku yang menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan; itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab bukan dari diri-Ku sendiri Aku berkata-kata, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku, untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Benediktus Mulyono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Saudara-Saudari salam jumpa, bersama saya Rm Benediktus Mulyono SCJ dari Resistencia, Argentina dalam Resi (Renungan Singkat) Dehonian: Rabu, 11 Mei 2022.

Saudara-Saudari Terkasih, dalam Injil pekan yang lalu kita telah mendengarkan penegasan Yesus yang adalah Jalan, Kebenaran, dan Kehidupan; Yesus pun menyatakan Diri-Nya sebagai Roti Hidup, yang turun dari surga dan yang memberikan kepada kita makanan untuk hidup yang kekal. Setelah itu banyak orang yang mengikuti-Nya; Yesus pun dielu-elukan oleh banyak orang. Namun tidak sedikit pula orang yang tidak mau percaya kepada-Nya. Oleh karena itu Saudara-Saudari Terkasih, Yesus memberikan penegasan seperti yang kita dengarkan dalam Injil hari ini. Bahwa barang siapa percaya kepada Yesus, ia pun percaya kepada Dia yang mengutus-Nya, yaitu Bapa di surga. Yesus adalah Allah yang hadir menjelma dalam rupa manusia.

Saudara-Saudari Terkasih, marilah kita bersyukur penuh sukacita bahwa kita sudah diperkenankan Allah untuk sampai pada keyakinan iman akan Yesus. Bersyukur bahwa kita dibimbing Roh Allah untuk dapat mengimani Yesus: Jalan, Kebenaran, dan Kehidupan. Dan lagi Saudara-Saudari, Yesus menegaskan bahwa barang siapa percaya kepada-Nya tidak akan tinggal dalam kegelapan; sebab Yesus sendiri adalah Terang Dunia. DIA-lah yang menerangi budi dan hati kita, pikiran, kehendak, dan perbuatan kita; dan dalam Sinar Terang-Nya kita tidak akan berjalan dalam kesesatan.

Saudara-Saudari, tak seorang pun yang menghendaki hidup dalam kesusahan, penderitaan,  dalam kegalauan, pikiran ruwet, hidup tidak tenang, hati tidak damai dan segala bentuk carut marut batin kita. Maka, marilah selalu bersyukur bahwa dalam saat sulit hidup kita sekalipun kita masih diperbolehkan untuk tetap percaya kepada YESUS.

Mengapa saya mengatakan “diperbolehkan untuk percaya kepada Yesus”? Karena dalam diri kita selalu ada kebebasan untuk memilih apakah tetap pada keyakinan akan Yesus atau tidak. Itulah sebabnya Yesus bersabda: “Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya.” Artinya: menerima dan mengimani Yesus berarti meyakini akan memperoleh hidup yang kekal.

Saudara-Saudariku Ytk, marilah kita selalu bersyukur dan hidup penuh harapan dan iman akan Yesus; karena hanya dengan cara ini hidup kita akan selalu disinari oleh Terang-Nya; supaya di tengah kesulitan hidup apapun, kita selalu percaya bahwa TUHAN mampu mengubah segalanya dan menjadikan semuanya baik pada waktunya. Itu hanya akan terjadi pada orang yang percaya.

Berkat Allah Yang Maha Kuasa: Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa mahabaik, roti anggur ini akan Kauubah menjadi tubuh dan darah Kristus. Demikian pula kami manusia lemah ini, Kauangkat menjadi putra dan putri-Mu sendiri. Kami mohon, semoga hidup kami sesuai dengan kebenaran yang kami imani. Demi Kristus, ….⁣⁣

ANTIFON KOMUNI – lih. Yohanes 15:16.19⁣

Tuhan bersabda, “Akulah yang memilih kamu. Kamu telah Kutetapkan agar pergi dan berbuah, dan buahmu tinggal tetap.” Aleluya.⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kehidupan baru, Engkau telah menyegarkan umat dengan sakramen-Mu. Semoga kami dapat beralih dari hidup lama ke hidup yang baru. Demi Kristus,…⁣⁣

DOWNLOAD AUDIO RESI: