Rabu, 23 Maret 2022 – Hari Biasa Pekan III Prapaskah

Posted on

Rm. Anselmus Inharjanto SCJ dari Komunitas SCJ Seminari Menengah St. Paulus Palembang Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA — Mazmur 119:133⁣

Teguhkanlah langkahku seturut janji-Mu, dan janganlah suatu kejahatan pun menguasai aku.⁣⁣

PENGANTAR⁣

Menepati hukum bagi kebanyakan orang modern dianggap sebagai perbudakan diri. Tidak selalu kita melihat hubungan antara peraturan dengan kebahagiaan. Namun, akhirnya tiada persaingan antara kehendak Tuhan dengan tujuan hidup kita. Memang, ada godaan untuk lebih mementingkan hukum dan peraturan daripada manusianya. Cinta kasih harus tetap men jadi daya penjiwa usaha dan karya kita.⁣⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, dalam masa Prapaskah ini kami Kaubimbing dan Kauajar dengan sabda-Mu. Semoga dengan berpantang, kami berbakti kepada-Mu dengan sepenuh hati dan dalam doa bersatu sebagai umat-Mu. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣

ATAU⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, tanamkanlah hukum cinta kasih di dalam hati kami dan datangkanlah kerajaan-Mu di tengah-tengah umat manusia. Demi Yesus Kristus Putra-Mu,⁣⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Ulangan 4:1.5-9

“Lakukanlah ketetapan-ketetapan itu dengan setia.”

Di padang gurun seberang Sungai Yordan Musa berkata kepada bangsanya, “Hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya. Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaan dan akal budimu di mata bangsa-bangsa. Begitu mendengar segala ketetapan ini mereka akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi. Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti Tuhan, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya? Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum, yang kubentangkan padamu pada hari ini? Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidup. Beritahukanlah semuanya itu kepada anak-anakmu dan kepada cucu-cucumu serta cicitmu.”
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 147:12-13.15-16.19-20

Ref. Pujilah Tuhan, hai umat Allah, pujilah Tuhan, hai umat Allah!

  1. Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion! Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anak yang ada padamu.

  2. Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari. Ia menurunkan salju seperti bulu domba dan menghamburkan embun beku seperti abu.

  3. Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan dan hukum-hukum-Nya kepada Israel. Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal.

BAIT PENANTAR INJIL:

U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan. Engkau mempunyai sabda kehidupan kekal.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 5:17-19

“Siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi.”

Buku Kecil yang Mengubah Konsep Diriku Halaman all - Kompasiana.comBacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Rabu, 10 Juni 2020 – Mirifica News

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sungguh, selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah Taurat sekali pun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat-tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Surga. Tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga.”
Demikianlah Sabda Tuhan!
U. Terpujilah Kristus!

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Anselmus Inharjanto SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Hari ini kita merenungkan Injil Matius 5:17-19.

Walaupun Yesus acapkali dikisahkan menentang praktik hukum kelompok masyarakat Yahudi yang hanya di permukaan, ingin meraih popularitas, atau sebagai bentuk kesombongan, Yesus sangat menjunjung tinggi Hukum Taurat. “Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya,” firman-Nya. Sabda ini mau menandaskan sikap dan posisi Yesus terhadap Hukum Taurat.

Memang berhadapan dengan hukum, kita semestinya menangkap inti dari hukum itu yang membantu manusia hidup baik. Kita paham ada hukum memakai helm saat berkendaraan motor, itu karena demi keselamatan diri si pengendara sendiri. Namun sering kali orang merasa takut memakai help karena takut terkena tilang petugas. Jadi, sudah semestinya hukum ditransendensikan ke level lebih tinggi. Pada zaman Yesus, Dia mengkritik praktik orang Farisi dan Ahli Taurat karena mereka kebanyakan fokus kepada praktik luaran agar terlihat orang, sikap melulu demi hukum dan bukan keselamatan manusianya. Yesus hendak menunjukkan bahwa praktik hukum sejatinya mewujud dalam hati dan pikiran.

Orang kristiani, atau Gereja, bisa saja jatuh pada hal-hal lahirian, luaran, permukaan saja dalam mempraktikkan hukum dan peraturan. Kemudian muncullah sikap takut dan skrupel atau sangat teliti dan takut keliru. Masa prapaskah ini kita biasanya berdiskusi tentang aturan pantang puasa saja, namun lupa kalau tujuan dari masa prapaskah ini pertobatan sejati dan menghantar pada relasi akrab dengan Allah. Itulah hukum cinta kasih. Tindakan cinta yang sejati tak mungkin sebuah kedosaan. Semoga Hati Kudus Yesus memampukan kita.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa mahakudus, terimalah kiranya doa umat-Mu bersama anggur roti ini dan lindungilah kami dari segala bahaya berkat daya ibadat suci ini.Demi Kristus, ….⁣⁣

ATAU⁣

Allah Bapa sumber kesetiaan, perbaruilah kiranya perjanjian-Mu dengan kami berkat roti anggur ini, berkat Yesus, saksi-Mu yang setia. Sebab Dialah ….⁣⁣

ANTIFON KOMUNI — Mazmur 15:11⁣

Tuhan, Engkau menunjukkan jalan kehidupan kepadaku, dan hadirat-Mu menggembirakan daku.⁣

DOA PENUTUP⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakudus, semoga santapan suci ini menguduskan kami, sehingga layak menikmati janji-Mu. Demi Kristus, ….⁣

ATAU⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Engkau telah menunjukkan kepada kami, siapa yang telah melaksanakan hukum-Mu dengan sempurna, ialah Yesus Kristus, yang penuh cinta kasih. Kami mohon, berilah kami kedamaian dalam mengikuti Dia, yang hidup dan berkuasa sepanjang masa… ⁣

DOWNLOAD AUDIO RESI: