Sabtu, 05 Maret 2022 – Hari Sabtu sesudah Rabu Abu

Posted on

Rm. Agustinus Kelik Pribadi SCJ dari Komunitas SCJ Palembang Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA  — Mamur 69:17⁣

Ya Tuhan, dengarkanlah kami karena Engkau maharahim. Pandanglah kami sekadar kasih-Mu yang melimpah.⁣

PENGANTAR⁣

Pertobatan kita sebagai persiapan Paskah hanya dapat terlaksana melalui pertemuan dengan Yesus. Kita pun orang-orang berdosa yang memerlukan pertobatan. Menyiapkan tempat bagi Yesus, utusan Bapa, mengandaikan kesediaan untuk mening. galkan sesuatu. Kita harus berani menghadapi risiko mendekati dan mengikuti Dia. Murid Kristus yang sejati mau berkeliling berbuat baik dan hidup bersatu dengan Tuhan,⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, perhatikanlah kelemahan kami dan bantulah kami dengan kekuatan rahmat-Mu. Demi Yesus Kristus, .⁣

ATAU: ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, orang-orang berdosa menerima sabda pembebasan berkat Yesus Kristus Putra-Mu terkasih. Kami mohon semoga hal ini menjadi kekuatan kami. agar selalu terbuka mata dan hati kami terhadap kesulitan dan keprihatinan sesama kami Demi Yesus Kristus Putra-Mu….⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 58:9b-14

“Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri, maka terangmu akan terbit dalam gelap.”

Inilah Firman Allah, “Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu, dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah; apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas, maka terangmu akan terbit dalam gelap, dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari. Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu. Engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebut “Yang memperbaiki tembok yang tembus”, “Yang membetulkan jalan” supaya tempat itu dapat dihuni. Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebut hari Sabat sebagai “Hari Kenikmatan” dan hari kudus Tuhan sebagai “Hari Yang Mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu sendiri, atau berkata omong kosong; maka engkau akan bersenang-senang, karena Tuhan. Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.”

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 86:1-2.3-4.5-6

Ref. Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu.

  1. Sendengkanlah telinga-Mu, ya Tuhan, jawablah aku, sebab sengsara dan miskinlah aku. Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi; selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu.

  2. Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan sebab kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari. Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.

  3. Sebab, ya Tuhan, Engkau sungguh baik dan suka mengampuni; kasih setia-Mu berlimpah bagi semua orang yang berseru kepada-Mu. Pasanglah telinga kepada doaku, ya Tuhan, dan perhatikanlah suara permohonanku.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S ; (Yeh 33:11) Aku tidak berkenan akan kematian orang fasik, melainkan akan pertobatannya supaya ia hidup.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 5:27-32

“Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa supaya mereka bertobat.”

AKU DATANG BUKAN UNTUK MEMANGGIL ORANG BENAR, MELAINKAN ORANG BERDOSA | SANG SABDA

Sekali peristiwa Yesus melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya, “Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia. Lalu Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Yesus di rumahnya. Sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain ikut makan bersama-sama dengan Dia. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, “Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Lalu jawab Yesus kepada mereka, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit! Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Agustinus Kelik Pribadi SCJ

Vivat Cor Jesu, Per Cor Mariae! Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria!

Sahabat resi yang mengasihi Tuhan, jumpa lagi dengan saya romo Agustinus Kelik Pribadi SCJ Palembang dalam resi, renungan singkat dehonian edisi Sabtu 5 Maret 2022. Mari kita dengarkan firman Tuhan dari Injil Lukas 5:27-32.

Sahabat resi yang mengasihi Tuhan, undangan Yesus ikutlah Aku atau mari ikutlah Aku adalah sebuah undangan yang terbuka buat siapa saja. Buat anda, buat saya, buat yang berdosa, buat yang benar, dan yang penting buat yang mau mendengarkan Yesus. Maka wajar saja kalau Yesus kemudian datang memenuhi undangan Lewi sebagai balasan bahwa Lewi berusaha mendengarkan Yesus dalam keadaanya. Makan minum Tuhan Yesus bersama Lewi dan kaumnya dipersoalkan oleh orang farisi karena kelompok ini dianggap kelompok pendosa dan barang kali faktanya benar benar orang berdosa tetapi justru mempunyai tempat di hati Yesus.

Dalam menjalankan tugas perutusanya Yesus berfokus siapa yang akan dia selamatkan. Dan fokus utamanya adalah mereka yang sakit dan berdosa. Yesus sedikit mengesampingkan mereka yang sehat dan benar. Bukan berarti kelompok ini tidak penting, tetapi sudah diangap dewasa dan seharusnya mengalami keseamatan yang penuh nantinya. Karena klaim diri sebagai orang sehat dan benar seharusnya ada dipihak Yesus untuk membantu menyelamatkan mereka yang sakit dan berdosa.

Kita semua diundang untuk mengikuti Yesus, dimana ahirnya juga harus memangul salib dalam kehidupan kita. Salib kita sebagai orang berdosa adalah bagaimana kita meyadari kedosaan kita dan berbalik kepada Tuhan dengan sunguh sunguh mendengarnya sehingga hidup kita menjadi lebih baik dimana dimasa prapaskah selalu diukur dengan tobat, pantang, puasa, doa dan derma. Sedangkan salib kita sebagai orang yang sehat dan benar adalah tangung jawab kita untuk dengan penuh sukacita membantu mereka orang berdosa menjadi bertobat, yang sakit disembuhkan , di sini kita diundang  Yesus sebagai pelaku penyelamat dan tidak lagi disibukan mengapa fokusnya bukan saya.

Berkat Tuhan Menyertai Kita

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa kami terimalah kiranya kurban perdamaian dan pujian yang kami persembahkan ini. Semoga kami disucikan karenanya, supaya sanggup menaruh cinta kasih kepada-Mu. Demi Kristus, ….⁣

ATAU: ⁣

Allah Bapa kami, berilah kami roti anggur sebagai tanda perjanjian-Mu. Berilah kami Yesus Kristus Putra-Mu, sumber pengharapan bagi siapa pun di dunia ini. Sebab Dialah …⁣

ANTIFON KOMUNI   — Matius 9:13⁣

Tuhan bersabda, “Belas kasihlah yang Kukehendaki, bukan kurban. Aku datang bukan untuk mencari orang saleh, melainkan orang berdosa.”⁣

DOA PENUTUP:⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Engkau telah menyegarkan kami dengan sakramen-Mu. Semoga anugerah-Mu ini yang kini masih terselubung bagi kami, membantu kami untuk mencapai hidup abadi. Demi Kristus, .⁣

ATAU: ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa maha penyayang, Putra-Mu telah sudi turun sampai ke pratala maut tanpa mengingat diri-Nya lagi, hanya agar dapat memperoleh kebebasan dan kehidupan bagi kami, umat-Mu. Kami mohon, perkenankanlah kami menemukan jalan hidup kami pada diri-Nya. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.⁣

DOWNLOAD AUDIO RESI: