Selasa, 01 Maret 2022 – Hari Biasa Pekan VIII

Posted on

Rm. V. Teja Anthara SCJ dari Komunitas Provinsialat SCJ Palembang Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 98:1

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib

PENGANTAR:

Barangsiapa menerima tawaran Tuhan dan mau mengikuti jejak-Nya, akan menemukan kebahagiaan di situ. Apakah niat kita itu utuh dan mulus, kita sendiri tak mampu menilainya. Penilaian Tuhan tidak berdasarkan penilaian insan. Maka pentinglah agar kita setiap hari memurnikan niat itu dengan mohon terang Roh Kudus.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa sumber segala harapan, semoga harapan kami dapat kami tujukan kepada Yesus, sebab Dialah yang telah berjanji akan melimpahkan rahmat-Mu guna menguduskan kami menjadi umat milik-Mu. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus 1:10-16

“Para nabi telah bernubuat tentang kasih karunia bagimu. Sebab itu waspadalah, dan taruhlah harapanmu sepenuhnya pada kasih karunia itu.”

Saudara-saudara terkasih, para nabi telah menyelidiki dan meneliti keselamatan kalian. Mereka telah bernubuat tentang kasih karunia yang diperuntukkan bagimu. Mereka telah meneliti pula saat yang bagaimana yang dimaksudkan oleh Roh Kristus, yang ada dalam diri mereka. Roh itu sebelumnya memberi kesaksian tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudahnya. Kepada para nabi itu telah dinyatakan bahwa mereka bukan melayani diri mereka sendiri, melainkan melayani kalian dengan segala sesuatu yang sekarang diberitakan kepada kalian dengan perantaraan mereka yang diutus oleh Roh Kudus surgawi menyampaikan berita Injil kepada kalian. Dan pokok pewartaan itu ialah apa yang bahkan para malaikat pun ingin mengetahuinya. Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah, dan taruhlah harapanmu sepenuhnya pada kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat, dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kalian pada waktu kalian belum beriman. Hendaklah kalian menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang telah memanggil kalian itu kudus. Sebab ada tertulis: Hendaklah kalian kudus, seperti Aku kudus adanya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 98:1.2-3ab.3c-4

Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib! Keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.

  2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.

  3. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya.
S : Terpujilah Engkau Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 10:28-31

“Sekalipun disertai penganiayaan, pada masa ini juga kalian akan menerima kembali seratus kali lipat dan di masa datang menerima hidup yang kekal.”

Renungan Selasa, 28 Februari 2017 | Iman Katolik

Setelah Yesus berkata betapa sukarnya orang kaya masuk Kerajaan Allah, berkatalah Petrus kepada Yesus, “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Engkau.” Maka Yesus menjawab, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, barangsiapa meninggalkan rumah, saudara-saudari, ibu atau bapa, anak-anak atau ladangnya, pada masa ini juga ia akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak-anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan; dan di masa datang ia akan menerima hidup yang kekal. Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”
Demikianlah Sabda Tuhan!
U. Terpujilah Kristus!

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Valentinus Teja Anthara SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria

Pendengar Resi Dehonian terkasih, jumpa kembali dengan saya Romo Valentinus Teja Anthara scj dari Komunitas SCJ – La Verna, Pringsewu – Lampung – Indonesia, dalam Resi – renungan singkat – dehonian edisi hari – Selasa tanggal satu  –– Maret  tahun dua ribu dua puluh dua, hari biasa pekan ke delapan.

Marilah kita mendengarkan Firman Tuhan hari ini yang diambil dari Injil Markus 10:22-31.

Sahabat Resi yang dikasihi Tuhan. Perikopa ini dikisahkan setelah Jesus menjelaskan betapa sulitnya orang kaya masuk surga. Lebih sulit dari pada seekor unta masuk lubang jarum. Petrus yang merasa sudah meninggalkan segalanya untuk mengikuti Jesus bertanya apakah upahnya. Jawaban Jesus jelas sekali tanpa perlu tafsiran yang jlimet. Mereka akan menerima kembali seratus kali lipat yang telah mereka tinggalkan.

Perlu kita perhatikan, kita tidak dapat menafsirkan upah atau pahala yang dijanjikan di sini jangan ditafsirkan secara harfiah. Sebaliknya, berkat-berkat dan sukacita yang terkandung dalam hubungan-hubungan yang tercatat di sini akan dinikmati oleh seorang murid yang setia berkorban demi Kristus.

Dari pertanyaan Petrus itu, Yesus menjawab bahwa upah mereka adalah: (1). Mereka akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel, pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya. Ini hanya dicatat dalam Injil Matius. (2) Mereka akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, pada masa ini juga. (3) Mereka akan menerima hidup yang kekal, pada zaman yang akan datang.

Selain itu Injil Markus juga mencatat bahwa Yesus menutup perkataan-Nya dengan perkataan: “Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.” Markus ingin menjelaskan bahwa pengorbanan bagi Tuhan akan dihargai sekecil apapun. Mereka yang harus kehilangan sesuatu karena mengikut Kristus, akan menerima balasan berlipat kali ganda sebagai ganti dari semua kehilangan yang diderita. Meski yang kehilangan bersifat fisik atau materi, tetapi kita belum tentu mendapatkan ganti yang berupa demikian.

Saudara terkasih. Yang Jesus ingin katakan adalah bahwa Tuhan tidak tutup mata terhadap semua itu. Tuhan melihat dan memperhatikan. Dia tidak mengabaikan orang-orang yang telah mengorbankan segala sesuatu demi mengikut Dia. Maka meski murid-murid-Nya harus miskin, menderita, terhina, dan dianiaya karena Dia, mereka akan ditinggikan oleh Allah. Dan mereka yang duduk dalam posisi elite di dunia ini dan tidak pernah menghiraukan Kristus, akan menduduki tempat terakhir nantinya. Tidak akan ada penghormatan sedikit pun bagi mereka.

Sahabat Resi yang terkasih. Upah mengikuti Yesus bukan upah dalam bentuk uang atau materi. Yesus selalu dilihat dari sisi yang spiritual. Karena kita merima upah spiritual berarti sesuatu yang membahagiakan karena jiwa kita terselamatkan. Mereka yang mengambil bagian dalam Kristus dengan mengorbankan segala sesuatu yang dimiliki akan menerima janji Tuhan yaitu berkat melimpah dan kehidupan yang kekal. Inilah upah yang dijanjikan Tuhan untuk mereka yang mau mengikut Yesus.

Orang berjubah seperti kami ini, sungguh merasakan bahwa upah yang Tuhan berikan itu suatu yang konkrit dan perlu. Sebagai seorang imam semua itu kami alami, bahkan secara harafiah. Sangat membahagiakan. Semoga anda juga semakin peka untuk melihat dan merasakan upah itu dalam bentuk kehidupan sehari-hari.

Akhirnya, semoga hati Kudus yang memberi kedamaian abadi dalam batin kita, juga kita rasakan sebagai upah mengikuti Jesus dalam kehidupan sehari-hari. Tuhan memberkati dan berkah dalem.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa, Raja kemuliaan, ajarilah kami memahami mengapa di dalam kerajaan-Mu yang terakhir didahulukan, mengapa Yesus Hamba-Mu menjadi Tuhan dan jalan kehidupan kami sampai akhir zaman. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Markus 10:31

Banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan mejadi yang terdahulu.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kebahagiaan, kami bersyukur karena kepada kami telah Kaunyatakan hukum kehidupan dalam diri Yesus Mesias. Kami mohon, agar kami sehari-hari Kauberi tahu, bagaimana kami dapat mengabdi sesama dan mengusahakan kebahagiaan sesama. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: