Jumat, 18 Februari 2022 – Hari Biasa Pekan VI

Posted on

Rm. Yohanes Sigit Winarno SCJ dari Komunitas SCJ Palembang Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 112:1

Berbahagialah orang yang takwa kepada Tuhan, yang sangat suka akan segala perintah-Nya.

PENGANTAR

Iman seseorang dapat kita lihat pada tingkah lakunya. Apa yang tercakup di situ, kita dengar dari Injil, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memikul salibnya dan mengikuti Aku.” Malu terhadap Yesus dan Injil-Nya, berarti menyangkal Dia.

DOA PEMBUKA

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber iman kepercayaan, teguhkanlah iman kami akan Yesus Putra-Mu, dan semoga hidup kami Kautandai cinta kasih kepada sesama tanpa pamrih, seturut teladan Putra-Mu yang telah sudi wafat untuk membela kami dan menjadi perantara kami. Dialah Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Yakobus 2:14-24.26

“Sebagaimana tubuh tanpa roh itu mati, demikian pula iman tanpa perbuatan.” 

Saudara-saudaraku, apakah gunanya kalau seseorang mengatakan bahwa ia beriman, tetapi tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? Misalnya saja seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari. Kalau seorang di antara kalian berkata kepadanya, “Selamat jalan! Kenakanlah kain panas, dan makanlah sampai kenyang!” Tetapi tidak memberi apa yang diperlukan tubuhnya; apakah gunanya itu? Demikian pula halnya dengan iman. Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya mati. Tetapi mungkin ada orang berkata, “Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan:; aku akan menjawab dia, “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.” Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah. Itu baik! Tetapi setan-setan pun percaya akan hal itu dan karenanya mereka gemetar. Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah? Kalian lihat, bahwa iman bekerja sama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh karena perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. Dengan jalan demikian genaplah ayat yang mengatakan, “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itulah Abraham disebut ‘Sahabat Allah’. Jadi kalian lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. Sebab sebagaimana tubuh tanpa roh itu mati, demikian pula iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 112:1-2.3-4.5-6

Ref. Berbahagialah orang yang suka akan perintah Tuhan.

  1. Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan, yang sangat suka akan segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; keturunan orang benar akan diberkati.

  2. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap dikenang selama-lamanya. Bagi orang benar ia bercahaya laksana lampu di dalam gelap, ia pengasih dan penyayang serta berlaku adil.

  3. Orang baik menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, ia melakukan segala urusan dengan semestinya. Orang jujur tidak pernah goyah, ia akan dikenang selama-lamanya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya.
S : (Yoh 15:15b)  Kalian Kusebut sahabat-sahabat, sebab kepada kalian Kusampaikan apa saja yang Kudengar dari Bapa. Alleluya.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 8:34-9:1

“Barangsiapa kehilangan nyawa demi Aku dan Injil, akan menyelamatkan nyawanya.” 

Iman Katolik | Renungan Harian, Apologia Katolik | Halaman 15

Pada suatu ketika Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya, dan berkata kepada mereka, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memikul salibnya, dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkan nyawanya. Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia, tetapi kehilangan nyawanya? Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Kalau seseorang malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, maka Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.” Kata Yesus lagi kepada mereka, “Aku berkata kepadamu: Sungguh, di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat kerajaan Allah datang dengan kuasa.”
Demikianlah Sabda Tuhan!
U. Terpujilah Kristus!

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yohanes Sigit Winarno SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hari Maria.

Bapak, ibu, saudara-saudari, teman-teman dan para sahabat resi yang saya kasihi di dalam Tuhan Yesus Kristus. Iklan biasanya dibuat dengan tampilan dan kemasan yang sangat menarik. Tujuannya jelas: membuat orang tertarik, lalu membeli dan menggunakan produk yang diiklankan. Kadang-kadang pembeli kecewa karena produk yang diiklan tersebut tidak sesuai kenyataannya. Kita tidak perlu heran karena iklan cenderung akan menonjolkan kelebihan suatu produk dan tidak pernah menyebutkan kekurangannya. Bahkan dalam komunikasi iklan, sebuah produk akan  menggunakan tagline yang menarik, misalnya: Indomie seleraku atau Rexona, setia setiap saat, atau iklan Yamaha, semakin terdepan. Semua itu dilakukan dengan menampilkan kelebihan dan aspek fungsional untuk menarik hati banyak orang.

Berbeda dari iklan produk atau jasa, Yesus menyampaikan suatu undangan yang tegas bagi siapa saja yang mau mengikuti Dia. Yesus secara jujur dan berterus-terang mengungkapkan harga yang harus dibayar untuk menjadi pengikut-Nya: menyangkal diri, memikul salib, dan mengikuti Dia. Yesus tidak membujuk mereka dengan sebuah iming-iming janji, seperti: kehidupan mereka akan menjadi jauh lebih enak, mereka akan diberkati sehingga menjadi kaya, masalah hidup mereka akan dihapus dan dihilangkan, semua keinginan dapat dipenuhi, atau hidup penuh sukacita sepanjang hari. Tidak. Sebaliknya, Dia menantang mereka yang mau mengikuti-Nya untuk menyerahkan nyawanya bagi Dia. Sungguh suatu syarat dan ketetapan yang sulit dilakukan dan dijalankan. Namun, bagi mereka yang bersedia mengikuti-Nya dengan setia, Yesus menjanjikan kehidupan kekal.

Bapak, ibu, saudara-saudari, teman-teman dan para sahabat resi yang saya kasihi di dalam Tuhan Yesus Kristus. Ketika kita memilih dan memutuskan untuk mengikuti Yesus, bisa jadi kehidupan kita malah kelihatan semakin berat atau masalah tidak kunjung terselesaikan. Tidak jarang ada yang mengeluh bahwa mengikuti Yesus seperti sia-sia. Menjadi pengikut Kristus berarti menjalani hidup baru sesuai dengan perintah-Nya, dan hal ini bertolakbelakang dengan keinginan dunia. Kita tidak perlu patah semangat karena Dia berjanji akan senantiasa menyertai dan menolong kita. Tuhan kita adalah Bapa yang baik yang tidak pernah mengecewakan setiap anak-anak-Nya. Tuhan tidak mengundang kita masuk ke dalam hidup nyaman, tapi memanggil untuk mengikuti Dia dengan penuh kesetiaan menuju hidup kekal. Tuhan memberkati. Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Allah Bapa sumber kehidupan, semoga berkat salib Yesus Putra-Mu Engkau berkenan menguasai hidup kami sepenuhnya serta menjiwai seterusnya. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Markus 8:35

Barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, akan kehilangan nyawanya; barangsiapa kehilangan nyawa karena Aku dan Injil, ia akan menyelamatkan nyawanya.

DOA SESUDAH KOMUNI

Marilah berdoa: Allah Bapa pencipta dan penyelamat, berkat Roh Putra-Mu semoga Kautebus segenap umat manusia dan segenap bangsa. Perkenankanlah kami bersedia mengurbankan hidup demi keselamatan sesama. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI: