Rena Minggu, 13 Februari 2022 – Minggu Biasa VI

Posted on

Fr. Marselinus Aditya Pratama dari komunitas Postulat-Novisiat SCJ Gisting Indonesia

AUDIO RENA:


https://resi.dehonian.or.id/wp-content/uploads/2022/02/Rena-Minggu-13-Februari-2022-oleh-Fr.-Marselinus-Aditya-Pratama-dari-komunitas-Postulat-Novisiat-SCJ-Gisting-Indonesia.mp3

BERBAGI DARI KELIMPAHAN

Hai adik-adik, kembali lagi di rena.. Renungan anak Dehonian.

Rena kali ini, minggu 13 Februari 2022 bersama Fr. Adit dari komunitas Postulat-Novisiat SCJ Gisting yang akan memberikan renungan dan menemani beberapa menit adik-adik pada minggu ini.

Oh iya, bagaimana kabar adik-adik di rumah? Sehat-sehatkan

Selalu jaga kesehatan ya dan jangan lupa patuhi protokol kesehatan. Kalau keluar rumah pakai masker, jaga jarak, dan jangan lupa bawa handsainitaizer.

Adik-adik hari ini sudah misa belum? Bagus lah yang sudah misa dan yang belum misa jangan lupa misa ya. Pada hari ini bacaan pertama, bacaan kedua maupun bacaan Injil sangat menarik sekali uunutk kita bahas. Adik-adik pasti penasaran ya, apa pesan utama yang ingin Yesus sampaikan kepada kita.

Sebelum itu  Fr. Adit akan membacakan Injil hari ini. Adik-adik dengerin ya.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 6:17.20-26

Pelita Hati: 13.02 2022 – Agar Berbahagia | SESAWI.NET

Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: “Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa. Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat. Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi. Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu. Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis. Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu.”

Demikianlah sabda Tuhan, terpujilah Kristus.

Dalam minggu ini, bacaan pertama yang diambil dari kitab nabi Yeremia 17:5-8 menjelaskan akan sebuah berkat yang akan diterima ketika kita percaya dan mengandalkan Tuhan secara penuh. Bukan hanya itu saja, Yesus tidak menginginkan kita hanya santai-santai sajaataupun hanya dian saja, tetapi Yesus menginginkan kita untuk berusaha. Dimasa hidupNya, Yesus memberikan banyak sekali teladan yang  Ia ajarkan kepada kita untuk kita tiru. Dalam hatiNya yang paling dalam Yesus menginginkan kita untuk mengikuti apa yang Ia lakukan. Inti pesan dari Injil hari ini yaitu, kita tidak boleh menjadi orang yang sombong ketika kita memiliki segalanya, apa yang kita inginkan pasti ada, tetapi kita diminta untuk berbagi dari kelebihan ynag kita miliki.

Adik-adik pernah dengar kisah orang samaria yang baik hati tidak? Kalau ada yang belum tahu, Frater akan ceritakan secara singkat. Orang samaria menolong orang yang baru saja di rampok dan korbanya hanpir mati. Orang samaria itu tidak kenal dengan korban perampokan itu. didalam hati orang samaria itu, merasa kasihan ketika melihat orang itu hampir mati. dengan sepenuh hati dan tulus orang samaria itu membantu korban perampokan itu mencarikan penginapan, memberikan obat, membelikan pakaian baru, sampai korban itu bisa sembuh lagi. Setelah korban perampokan yang hampir mati itu sembuh orang samaria itu tidak terlihat lagi. Orang samaria itu membantu dengan tulus hati kepada orang itu.

Yesus juga menginginkan kita untuk meniru orang samaria itu, membantu secara tulus orang yang berkekurangan. Kita juga handaknya perduli dan saling memberikan perhatian kepada mereka yang miskin, sakit, lapar, dan haus. Yesus akan senang jika kita bisa menjadi orang samaria dimasa kini.

Frater kira, renungan untuk minggu ini sekian dulu ya. Sampai bertemu renungan anak dehonian yang lainnya. Tetap jaga kesehatan ya adik-adik. Semoga minggu kalian mendapatkan banyak berkat. Terima kasih semuanya. Sampai jumpa lain kesempatan. Bye… bye….

DOANLOAD AUDIO RENA: