Kamis, 03 Februari 2022 – Hari Biasa Pekan IV

Posted on

Fr. Stephanus Lisdiyanto SCJ dari komunitas SCJ Visma Vijaya Praya Yogyakarta Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA:

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allah leluhur kami. Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya. Dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan.

PENGANTAR:

‘Kuatkanlah hatimu dan berlakulah ksatria. Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan Allahmu. Ikutilah segala ketetapan, perintah, dan peraturan.’ Itulah pesan wasiat Daud kepada Salomo, putranya. Ia diharapkan tetap setia kepada Tuhan. Yesus mengutus murid-murid-Nya dua-dua. Beban bawaannya hanyalah sabda Tuhan. Dengan itu mereka dapat saling mendukung dan menabahkan hati.

DOA PEMBUKA

Marilah bedoa: Allah Bapa maha penyayang, semoga kami selalu patuh setia mengabdi Engkau dan sesama, serta menempuh jalan yang ditunjukkan oleh kebenaran hidup kami, yaitu Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja 2:1-4,10-12

“Aku akan mengakhiri perjalananku yang fana ini. Kuatkanlah hatimu, dan berlakulah ksatria.”

Saat kematian Daud sudah mendekat. Pada suatu hari ia berpesan kepada Salomo, anaknya, “Aku ini akan mengakhiri perjalananku yang fana. Maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah kesatria. Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa. Semoga dengan demikian engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju, dan semoga Tuhan menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel. Kemudian Daud mendapat istirahat bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud. Jadi Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem tiga puluh tiga tahun. Kemudian Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya, dan menjadi kokohlah kerajaannya.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

KIDUNG TANGGAPAN: 1Taw 29:10.11ab.11d-12a.12bcd

Ref. Ya Tuhan, Engkau menguasai segala-galanya.

  1. Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allahnya bapa kami Israel, dari sediakala sampai selama-lamanya.

  2. Ya Tuhan, milik-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya segala-galanya yang ada di langit dan di bumi!

  3. Ya Tuhan, milik-Mulah kerajaan. Engkaulah yang tertinggi melebihi segala-galanya. Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu.

  4. Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya. Dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan, dalam tangan-Mulah kuasa untuk memperluas dan memperkokoh kerajaan.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Mrk 1:15) Kerajaan Allah sudah dekat. Percayalah kepada Injil.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 6:7-13

“Yesus mengutus murid-murid-Nya.”

YESUS MENGUTUS 12 ORANG MURID-NYA | SANG SABDA

Sekali peristiwa, Yesus memanggil kedua belas murid dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, kecuali tongkat; roti pun tidak boleh dibawa, demikian pula bekal dan uang dalam ikat pinggang; mereka boleh memakai alas kaki tetapi tidak boleh memakai dua baju. Kata Yesus selanjutnya kepada murid-murid itu, “Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu, dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang ada di kakimu sebagai peringatan bagi mereka.” Mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak, dan menyembuhkan mereka.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Fr. Stephanus Lisdiyanto SCJ 

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat Dehonian dan saudara-saudari terkasih, berkah Dalem. Saya Fr. Stephanus Lisdiyanto SCJ dari komunitas Visma Vijaya Praya (SCJ 2) Yogyakarta. Kita berjumpa kembali dalam ReSi, Renungan Singkat Dehonian, Kamis 03 Februari 2022 Hari Biasa Pekan IV.

Sahabat Dehonian dan saudara-saudariku terkasih. Injil hari ini mengisahkan bagaimana Yesus mengutus para murid-Nya pergi berdua-dua untuk memberitakan Injil yakni kabar keselamatan dari Allah. Memang sudah sepantasnya bahwa para murid mewartakan kabar keselamatan kepada banyak orang karena tugas sebagai murid adalah melanjutkan pekerjaa Yesus sendiri. Para murid diutus pergi berdua-dua sebagai saudara dan saksi bagi siapapun yang mereka jumpai. Mereka diberi kuasa untuk mengusir roh-roh jahat yang membelenggu manusia dalam bentuk penyakit atau perilaku-perilaku menyimpang dan jahat. Yesus datang ke dunia memang untuk membinasakan kuasa jahat ini, tetapi kuasa jahat ini rupanya masih membelenggu manusia sehingga harus terus menerus dilawan. Tak ada yang dapat melawan kuasa jahat ini kecuali Allah. Maka para murid dapat melakukannya hanya karena diberi kuasa untuk mengalahkannya. Para murid harus sadar bahwa dalam misinya itu mereka bisa saja ditolak dan dilawan oleh orang-orang yang dijumpai seperti apa yang telah dialami Yesus gurunya. Namun, para murid tidak boleh putus asa dalam situasi ini. Dalam keadaan seperti ini mereka perlu berpaling kepada Gurunya untuk melihat teladan-Nya dan tetap meneruskan perutusan mereka. 

Kerajaan Allah bisa dialami hanya kalua seseorang mau bertobat. Maka menyerukan pertobatan adalah tugas para murid selanjutnya untuk meneruskan karya Yesus. Bertobat merupakn tuntutan dasar untuk menerima Kerajaan Allah (bdk. Mrk. 1:15). Tindakan pengusiran roh-roh jahat bukanlah untuk pamer kekuasaan, melainkan untuk keselamatan umat manusia. Keselamatan ini dimulai dengan pertobatan, yakni dengan mengakui kekuasaan Yesus dan menerima Dia dalam iman. Tugas mulia dari Sang Guru kepada para muridNya ini harus dilaksanakan dalam sikap iman dan penyerahan diri yang utuh kepada Allah. Keamanan dan kepastian hidup seorang utusan hanya terdapat pada Allah, bukan pada barang duniawi. Kemana pun dia pergi, seorang utusan harus membawa damai, bukan perpecahan. Seorang utusan akan menghormati mereka yang menerimanya dan tidak memberi beban kepada mereka.

Sahabat Dehonian dan saudara-saudariku terkasih. Apakah saat ini kita masih perlu mengusir roh-roh jahat atau setan dan perlu menyembuhkan orang-orang sakit? Jawabannya adalah YA. Kuasa jahat atau setan masih menguasai banyak orang zaman ini dan membawa penderitaan besar bagi manusia. Kuasa-kuasa jahat atau setan tersebut tampak bukan pertama-tama dalam ilmu perdukunan atau semacamnya, melainkan tindakan kekerasan dan ketidakadilan yang semakin merajalela di sekitar kita. mampukah kita sebagai murid-murid Kristus mengalahkan kuasa-kuasa jahat tersebut? Sadarkah kita akan panggilan itu?

Tuhan Yesus telah memberi kuasa kepada para murid untuk mengusir setan dan roh-roh jahat sekaligus berpesan bahawa hal itu amat berat dilakukan. Kegagalan kita sebagai murid-murid Kristus pada zaman ini dalam melalukan tugas kita mungkin disebabkan karena kita kurang menghayati pesan-pesan Yesus itu. Kita terlalu sibuk dengan diri kita sendiri dan sibuk memikirkan kebutuhan-kebutuhan duniawi. Kita kurang sadar bahwa kita dipanggil untuk membangun dunia baru yang bebas dari kuasa-kuasa jahat. Marilah mulai saat ini kita yang adalah murid-murid Kristus mulai membarui diri dan semakin tekun serta setia meneruskan perutusan kita.

Semoga Tuhan Allah menyertai perjuangan dan niat-niat baik kita. Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa sumber kehidupan, tunjukkanlah kepada kami jalan kehidupan berkat butir gandum yang mati untuk menjadi rezeki kami, yaitu Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – I Raja-Raja 2:2-3

Kuatkanlah hatimu dan berlakulah sebagai ksatria. Lakukanlah tugasmu dengan setia terhadap Tuhan Allahmu.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, kami bersyukur atas perintah-Mu kepada kami untuk pergi mewartakan kedamaian-Mu. Semoga kami Kaudampingi dengan Roh-Mu, agar nama-Mu semakin dikenal dan disayang oleh semua orang di dunia ini. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: