Jumat, 14 Januari 2022 – Hari Biasa Pekan I

Posted on

Rm Albertus Suryadi SCJ dari Komunitas SCJ St. Gregorius Agung Jambi – Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 89:1a.3

Aku hendak menyanyikan kasih setia-Mu selamanya, ya Tuhan. Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya: kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

PENGANTAR:

Pada zaman Samuel, rakyat meminta raja, sebab ingin seperti bangsa-bangsa lain. Namun, bahayanya, mereka melupakan Raja mereka yang sebenarnya, ialah Tuhan Allah. Oleh karena mematuhi Samuel dan para nabi, maka Yesus tidak mau menjadi raja duniawi. Ia datang bukan untuk memerintah dengan kuasa dan kemegahan, tetapi untuk melayani dan berbagi hidup dengan yang paling kecil. Seorang Raja yang tak disangka-sangka, suatu perutusan yang mengagumkan.

DOA PEMBUKA: 

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, bangkitkanlah kami berkat sabda-Mu yang kuasa, dan arahkanlah perhatian kami kepada kebajikan dan kedamaian berkat Yesus Mesias, Putra-Mu terkasih, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Samuel 8:4-7.10-22a

“Kalian akan berteriak karena rajamu, tetapi Tuhan tidak akan menjawab kalian.”

Sekali peristiwa berkumpullah semua tua-tua Israel. Mereka datang kepada Samuel di Rama dan berkata kepadanya, “Engkau sudah tua dan anak-anakmu tidak hidup seperti engkau. Maka angkatlah sekarang seorang raja untuk memerintah kami, seperti halnya dengan segala bangsa lain.” Waktu mereka berkata: “Berikanlah kepada kami seorang raja untuk memerintah kami”’ Samuel menjadi kesal hati. Maka berdoalah Samuel kepada Tuhan. Tuhan bersabda kepada Samuel, “Dengarkanlah perkataan bangsa itu!” Segala hal yang mereka katakan kepadamu, turutilah! Sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak! Maksud mereka: jangan Aku menjadi raja atas mereka.” Samuel menyampaikan segala sabda Tuhan kepada bangsa itu, yang meminta seorang raja kepadanya. Kata Samuel, “Inilah yang menjadi hak raja yang akan memerintah kamu: Anak-anakmu laki-laki akan diambilnya dan dipekerjakannya pada kereta dan pada kuda, dan mereka harus berlari di depan keretanya. Ia akan menjadikan mereka kepala pasukan seribu dan kepala pasukan lima puluh. Mereka harus membajak ladangnya dan mengerjakan penuaian baginya; mereka harus membuat senjata-senjata dan perkakas keretanya. Anak-anakmu perempuan akan diambilnya sebagai juru campur rempah-rempah, juru masak dan juru makanan. Selanjutnya dari ladangmu, dari kebun anggur dan kebun zaitunmu akan diambilnya yang paling baik, untuk diberikannya kepada pegawai-pegawainya; dari gandum dan hasil kebun anggurmu akan diambilnya sepersepuluh, untuk diberikannya kepada pegawai-pegawai istana dan kepada pegawai-pegawainya yang lain. Budak-budakmu laki-laki dan budak-budakmu perempuan, ternakmu yang terbaik dan keledai-keledaimu akan diambilnya dan dipakainya untuk pekerjaannya. Dari kambing dombamu akan diambilnya sepersepuluh dan kamu sendiri akan menjadi budaknya. Pada waktu itu kamu akan berteriak karena raja yang kamu inginkan itu, tetapi Tuhan tidak akan menjawab kamu.” Tetapi bangsa itu tidak mau mendengarkan perkataan Samuel. Mereka bersikeras, “Tidak, kami harus punya raja. Biar kami pun sama seperti segala bangsa lain! Raja kami akan menghakimi kami dan memimpin kami dalam perang!” Samuel mendengarkan segala perkataan bangsa itu, dan menyampaikannya kepada Tuhan. Tuhan bersabda kepada Samuel, “Turutilah permintaan mereka, dan angkatlah seorang raja bagi mereka!”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 89:16-19

Ref. Kerelaan Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya.

  1. Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai, ya Tuhan, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu; karena nama-Mu mereka bersorak-sorai sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah-megah.

  2. Sebab Engkaulah semarak kekuatan mereka, dan karena Engkau berkenan, tanduk kami ditinggikan. Sebab milik Tuhanlah perisai kita, milik Yang Kudus Israellah raja kita.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Luk 7:16) Seorang nabi agung telah muncul di tengah kita, dan Allah mengunjungi umat-Nya.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 2:1-12

“Di dunia ini Anak Manusia memiliki kuasa pengampunan dosa.”

Renungan Jumat, 15 Januari 2016 | Iman Katolik

Selang beberapa hari sesudah Yesus datang ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah. Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak. Sementara Yesus memberitakan sabda kepada mereka, beberapa orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. Tetapi mereka tidak dapat membawanya ke hadapan Yesus karena orang banyak itu. Maka mereka membuka atap yang di atas Yesus. Sesudah atap terbuka, mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring. Melihat iman mereka, berkatalah Yesus kepada orang lumpuh itu, “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!” Tetapi di situ duduk juga beberapa ahli Taurat. Mereka berpikir dalam hati, “Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah! Siapa yang dapat mengampuni dosa selain Allah sendiri?” Tetapi Yesus langsung tahu dalam hati-Nya bahwa mereka berpikir demikian; maka Ia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh itu ‘Dosamu sudah diampuni’ atau mengatakan ‘Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah’? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa.” – lalu berkatalah Yesus kepada orang lumpuh itu – : “Kepadamu Kukatakan: Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu, dan pulanglah ke rumahmu!” Dan orang itu pun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya, dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu. Mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya, “Yang seperti ini belum pernah kita lihat!”
Demikialah Sabda Tuhan!
U. Terpujilah Kristus!

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Albertus Suryadi SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah hati Yesus melalui Hati Maria.

Vivat Cor Jesu, Per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus, melalui hati Bunda Maria. Para pendengar RESI yang terkasih, Jumpa kembali bersama saya, Romo Albertus Suryadi SCJ, dalam RESI, Jumat 14 Januari 2022. Semoga anda semua dalam keadaan sehat dan berbahagia. Tema renungan kita pada hari ini adalah: “Iman yang membawa penyembuhan”. Mari kita bersama mendengarkan bacaan Injil menurut Santo Markus 2:1-12.

Para pendengar RESI yang terkasih, mendengarkan serta merenungkan bacaan Injil hari ini, saya sungguh merasakan betapa luar biasanya Tuhan Kita Yesus Kristus, sayapun juga begitu mengagumi betapa besarnya Iman yang dimiliki oleh beberapa orang yang membawa si lumpuh dan menurunkannya dari atas atap rumah, tepat di hadapan Yesus. Betapa luar biasanya kekuatan Iman, yang menggerakkan mereka, yang memberanikan mereka menggambil keputusan mewujudkannya dalam  tindakan nyata, datang kepada Yesus membawa si Lumpuh. Tiada yang mustahil bagi Tuhan Yesus. Karena rahmat Iman yang disertai dengan tindakan, si Lumpuh beroleh keselamatan, penyembuhan dan mereka semua merasakan suka cita dan kelegaan.

Jika kita melihat kehidupan kita, setiap pribadi kita pasti juga memiliki harapan, keinginan, atau cita-cita. Anda yang sedang sakit mengharapkan kesembuhan, anda yang sedang mengganggur atau berhenti berkerja menginginkan mendapatkan pekerjaan, kita yang sedang berada dalam kesulitan atau masalah pasti sangat merindukan agar kita bisa menemukan jalan keluar dan dapat menyelesaikan persoalan kita, dls. Kita yakin dan percaya bahwa dari semuanya, segalanya akan bisa terjadi karena campur tangan dan kebaikan Allah serta usaha dan ketekunan, kesungguhan kita untuk terus berusaha dengan tekun.

Marilah kita mohon rahmat Iman, agar kita tak pernah kehilangan harapan di dalam Tuhan Yesus, dan percaya di dalam Tuhan Yesus kita akan mengalami penyembuhan, mendapatkan apa yang kita harapakan, dengan usaha dan berkat pertolongan orang-orang baik yang Tuhan kirimkan bagi kita. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, dan marilah kita tetap optimis, semangat untuk membawa seluruh harapan dan kerinduan kita kepada Tuhan Yesus, seraya tetap berusaha dan melakukan yang terbaik untuk setiap harapan dan cita-cita kita.

Biarlah Hati Kudus Yesus selalu meraja dalam hidup kita, menyertai kita, membuka jalan untuk setiap persoalan dan cita-cita yang ada dalam hidup kita. Mari bersuka cita, dan dalam iman selalu melangkah bersama Tuhan Yesus di setiap saat hidup kita. Selamat berkarya untuk hari ini, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa, sumber kehidupan, berkenanlah menyertai kami melalui lambang-lambang ini, melalui Yesus Putra-Mu terkasih, yang telah memanggil kami untuk hidup. Sebab Dialah Tuhan

ANTIFON KOMUNI – Markus 2:12

Mereka semua takjub, lalu memuliakan Allah, katanya, “Yang seperti ini belum pernah kita lihat.”

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa, Raja damai, kami mohon pengampunan dosa, sebab sudah ikut serta dalam perjamuan bersama atas nama Putra-Mu terkasih. Semoga hidup kami menjadi sempurna berkat daya kekuatan-Nya dan siap siaga memberi kedamaian kepada siapa saja. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: