Kamis, 30 Desember 2021 – Hari Keenam dalam Oktaf Natal

Posted on

Renungan Iman Katolik

Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ dari Komunitas SCJ Yogyakarta Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Kebijaksanaan 18:14-15

Ketika segalanya diliputi kesunyian, dan malam mencapai puncak peredarannya, turunlah Sabda-Mu yang mahakuasa, ya Tuhan, dari surga, dari singgasana kerajaan.

PENGANTAR:

Betapa sering kita mohon suatu mukjizat, tetapi tidak melihat mukjizat Allah dalam begitu banyak kesempatan. Kesibukan sering membutakan mata hati kita dan membungkam dambaan kita akan Tuhan. Bila kita mau mendalami segala sesuatu dan terbuka terhadap misteri, kiranya kita mendapat kesempatan sebagaimana Hana bertemu dengan cahaya dunia dalam sabda Allah.

DOA PEMBUKA :

Marilah bedoa: Allah Bapa mahakuasa, kami mohon, semoga kelahiran Putra-Mu sebagai manusia baru membebaskan kami dari perbudakan manusia lama. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes 2:12-17

“Orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.”

Aku menulis kepadamu, hai anak-anak, sebab dosamu telah diampuni karena nama Yesus. Aku menulis kepadamu, hai para bapak, sebab bapak-bapak telah mengenal Dia yang ada dari mulanya. Aku menulis kepadamu, hai orang-orang muda, sebab kamu telah mengalahkan yang jahat. Aku menulis kepadamu, hai anak-anak, sebab kamu mengenal Bapa. Aku menulis kepadamu, hai para bapak, sebab bapak-bapak telah mengenal Dia yang ada dari mulanya. Aku menulis kepadamu, hai orang-orang muda, sebab kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu, dan kamu telah mengalahkan yang jahat. Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang melenyap bersama keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 96:7-8a.8b-9.10

Ref. Hendaklah langit bersuka cita, dan bumi bersorak-sorai dihadapan wajah Tuhan, kar’na Ia sudah datang.

  1. Kepada Tuhan, hai suku-suku bangsa, kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan! Berikanlah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya.

  2. Bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya, sujudlah menyembah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai seluruh bumi!

  3. Katakanlah di antara bangsa-bangsa, “Tuhan itu raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : Inilah hari yang suci! Marilah, hai para bangsa, sujudlah di hadapan Tuhan, sebab cahaya gemilang menyinari seluruh muka bumi.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 2:36-40

“Hana berbicara tentang Kanak-Kanak Yesus.”

Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Rabu, 30 Desember 2020 - Gereja Santa Clara

Ketika kanak-kanak Yesus dipersembahkan di Bait Allah, ada di Yerusalem seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer, namanya Hana. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah menikah, ia hidup tujuh tahun bersama suaminya, dan sekarang ia sudah janda, berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah, dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Pada hari kanak-kanak Yesus dipersembahkan di Bait Allah, Hana pun datang ke Bait Allah dan mengucap syukur kepada Allah, serta berbicara tentang kanak Yesus kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem. Setelah menyelesaikan semua yang harus dilakukan menurut hukum Tuhan, kembalilah Maria dan Yusuf beserta Kanak Yesus ke kota kediaman mereka, yaitu Kota Nazaret di Galilea. Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Belajar dari Hana

Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih, Pertama-tama saya ucapkan Selamat Natal bagi Anda semua. Semoga perayaan kelahiran Yesus, Sang Juruselamat semakin meneguhkan kita semua.

Di hari keenam oktaf Natal ini kita mendengarkan kisah tentang sosok Hana, seorang nabi perempuan yang sudah lanjut usianya dan tak pernah meninggalkan Bait Allah serta siang malam beribadah dengan berdoa dan berpuasa.

Cara hidup yang seperti itulah yang membuatnya menjadi peka terhadap kehadiran Sang Juruselamat yang dinanti-nantikan banyak orang. Saat kanak-kanak Yesus dipersembahkan di Bait Allah, ia mengucap syukur pada Allah dan berbicara tentang kanak Yesus kepada semua orang yang menantikan kelepasan bagi Yerusalem.

Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih, Cara hidup Hana pantas menjadi cermin bagi kita saat ini. Seringkali kita tidak menyadari kehadiran Allah dalam hidup kita. Seringkali kita kurang peka bahwa Allah hadir di tengah kita serta mengasihi kita. Barangkali kita pun masih menuntut banyak bukti akan kasih Allah bagi kita.

Apa yang menjadi penyebabnya? Tak lain adalah aneka kesibukan dan kebisingan yang lebih mendominasi hidup kita sehingga membuat kita kekurangan waktu untuk berkomunikasi dengan Allah.

Mari kita meneladan Hana dengan meluangkan waktu bagi Allah dalam hidup kita. Kita bangun komunikasi dengan Allah melalui doa-doa kita, kita libatkan Allah dalam setiap karya kita, dan akhirnya kita wujudkan relasi mesra dengan Allah itu dalam tindakan kita. Dengan demikian rahmat Allah yang kita terima juga semakin bisa dirasakan oleh semakin banyak orang. Semoga Hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita semua. Amin  

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Allah Bapa kami, terimalah kiranya persembahan umat-Mu sebagai pernyataan iman kami akan Kristus, yang akan kami terima dalam sakramen ini. Sebab Dialah, ….

ANTIFON KOMUNI – Yohanes 1:16

Dari kelimpahannya, kita semua telah menerima rahmat demi rahmat.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami, dalam sakramen-Mu kami dipersatukan dengan Dikau. Semoga daya sakramen ini menguatkan kami, agar kurnia-Mu sendiri membuat kami sanggup menerima anugerah-Mu. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

text

Gravatar Image
Merenungkan sabda Tuhan di saat hening di pagi hari akan menjaga hati dan pikiran kita dari kuasa roh jahat. Berkah Dalem...