Selasa, 28 Desember 2021 – Pesta Kanak-kanak Suci, Martir (Hari Keempat dalam Oktaf Natal)

Posted on

Renungan Iman Katolik

Rm. Antonius Edi Prasetyo SCJ dari Komunitas SCJ Kota Batak – Riau Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA:

Kanak-kanak tak bersalah dibunuh demi Kristus. Kini mereka mengikuti Anak Domba tak bercela, dan senantiasa berseru, “ Terpujilah Kristus”.

PENGANTAR

Siapa saja betapapun keras dan tebal hatinnya, tentu terharu oleh pembunuhan anak-anak tak bersalah itu. Demikianlah gambaran kejam dunia tanpa Tuhan. Baru beberapa hari usia Yesus, ketika Ia terpaksa menjadi pengungsi akibat keangkuhan dan egoisme raja. Berkat iman kita tahu bahwa keadaan itu bersifat sementara saja. Bukan kejahatan yang akan menang, sebab darah tak bersalah dan ilahi akan memutar balikkannya.

KEMULIAAN

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa : Allah Bapa yang mahabaik, hari ini para martir-Mu kecil tak bersalah meluhurkan Dikau bukan dengan madah melainkan dengan darah. Semoga iman yang kami akui dengan perkataan kami nyatalah pula dengan perbuatan. Demi Yesus Kristus,…

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes 1:5-2:2

“Darah Yesus Kristus menyucikan kita dari segala dosa.”

Saudara-saudara terkasih, inilah berita yang telah kami dengar dari Yesus Kristus, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang, dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta, dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari segala dosa. Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri, dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Allah adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kita berkata bahwa kita tidak berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta, dan firman-Nya tidak ada di dalam kita. Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa; namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus yang adil. Dialah pendamaian untuk segala dosa kita; malahan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 124:2-3.4-5.7b-8

RefJiwa kita terluput seperti burung terlepas dari jerat penangkap.

  1. Jika bukan Tuhan yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita, maka mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita.

  2. Maka air telah menghanyutkan kita, dan sungai telah mengalir menimbus kita; telah mengalir melanda kita air yang meluap-luap itu.

  3. Jerat itu telah putus, dan kita pun terluput! Pertolongan kita dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U :  Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Mat 24:42, 44) Allah, Tuhan kami, Engkau kami puji dan kami muliakan. Kepada-Mu barisan para martir berkurban dengan mempertaruhkan nyawa.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 2:13-18

“Herodes menyuruh agar semua anak laki-laki di Betlehem dan sekitarnya dibunuh.”

Mereka Selamat dari Penguasa yang Jahat — PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal

Setelah orang-orang majus yang mengunjungi bayi Yesus di Betlehem itu pulang, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi. Malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya! Larilah ke Mesir, dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Raja Herodes akan mencari Anak itu untuk dibunuh.” Maka Yusuf pun bangunlah. Malam itu juga diambilnya Anak itu serta ibu-Nya, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana sampai Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan lewat nabi-Nya, ‘Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku’. Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, sangat marahlah ia. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yeremia: Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat memilukan; Rahel menangisi anak-anaknya, dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Antonius Edi Prasetyo SCJ 

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Pendengar Resi Dehonian terkasih, jumpa kembali dengan saya, Rm. Antonius Edi Prasetyo SCJ dari Komunitas Paroki St. Petrus Kota Batak, Keuskupan Padang dalam Resi (Renungan Singkat) Dehonian, edisi: SelasA 28 Desember 2021 , bertepatan dengan Pesta Kanak-kanak Suci. Mari kita dengarkan dan renungkan bersama bacaan dari Injil Matius 2: 13-18.

Saudara/I, Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih, akhir-akhir ini kita semakin sering mendengar kasus-kasus penganiayaan anak-anak, pelecehan hingga pembunuhan terhadap mereka. Orang-orang yang seharusnya hadir menjadi pelindung dan memberi kasih sayang untuk mereka, orang yang seharusnya menjadi panutan dan teladan karena mempunyai kekuasaan, jabatan, nama baik, kehormatan justru menjadi pelaku kejahatan yang menghancurkan masa depan mereka.

Injil hari ini juga mengisahkan wafatnya anak-anak tak bersalah akibat keserakahan, ketamakan, egoisme, Menuruti hawa nafsu pribadi seorang penguasa bernama Herodes. Takut kehilangan kekuasaan membuat Herodes membabi buta dan menghalalkan berbagai cara untuk mempertahankannya. Kehadiran Yesus sebagaimana diceritakan oleh para Majus, dianggapnya sebagai ancaman. Keterpusatan pada diri membuatnya tak dapat melihat karya Allah dalam diri Yesus yang lahir ke tengah dunia. Herodes terlalu mencintai diri sendiri sehingga tak mampu melihat Cinta Allah yang ditawarkan untuk semua orang, termasuk untuk Herodes sendiri. Namun, Justru menolak cinta Allah bagi manusia itu.

Ketamakan, keserakahan, egoisme, menuruti hawa nafsu adalah awal kehancuran, tidak hanya kehancuran diri, tetapi kehancuran dan hilangnya masa depan dan bahkan kehidupan orang lain terutama mereka yang lemah, rentan, miskin, dan terabaikan. Kita dipanggil untuk hadir, memberikan perlindungan untuk mereka. Kita dipanggil untuk menghadirkan kasih untuk mereka yang rentan dan berdaya.

Saya memberkati saudara dengan berkat Allah yang melimpah, dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin. semoga Hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita semua. Amin. Berkah Dalem.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal, terimalah persembahan bakti umat-Mu ini. Semoga kami Kausucikan dengan kurnia-Mu. Sebagaimana Engkau menyelamatkan anak-anak suci meskipun mereka belum mengenal Engkau. Demi Kristus,..

PREFASI NATAL:

ANTIFON KOMUNI

Mereka telah ditebus dari antara manusia, sebagai buah bungaran bagi Allah dan bagi Anak Domba. Mereka itu mengiring Anak Domba kemana pun.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa : Allah Bapa yang maharahim anugrah-Mu yang mulia telah kami sambut pada pesta para kanak-kanak suci. Mereka belum dapat member kesaksian dengan kata. Namun karena kerahiran Putera-Mu mereka Kaumahkotai dengan rahmat surgawi. Maka kami mohon kepada-Mu,penuhilah hati kami dengan kurnia-Mu dan limpahkanlah selamat-Mu kepada kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI:

text

Gravatar Image
Merenungkan sabda Tuhan di saat hening di pagi hari akan menjaga hati dan pikiran kita dari kuasa roh jahat. Berkah Dalem...