Jumat, 17 Desember 2021 – Hari Biasa Khusus Adven

Posted on

Renungan Iman Katolik

Br. Markus Triyono Yulianto SCJ dari Komunitas SCJ Postulat-Novisiat Gisting Lampung Indonesia

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Yesaya 49:13

Hendaknya langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, karena Tuhan datang mengasihani umat-Nya yang tertindas.

PENGANTAR:

Mulai hari ini dibacakan peristiwa-peristiwa penting menjelang kelahiran Yesus. Nubuat dari Kitab Kejadian menyebutkan terpilihnya suku Yehuda. Daftar silsilah Matius mau menjelaskan bahwa Yesus datang melalui sejarah manusia. Dia seorang di antara kita.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa pencipta dan penyelamat kami, Engkau menghendaki sabda-Mu menjadi manusia dalam rahim Perawan Maria. Semoga Putra tunggal-Mu, manusia seperti kami, sudi mengikutsertakan kami dalam kehidupan ilahi. Sebab Dialah ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Kejadian 49:2.8-10

“Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda.”

Ketika mendekati ajalnya, Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata, “Berhimpunlah kamu dan dengarlah; ya anak-anak Yakub, dengarlah kepada Israel, ayahmu. Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. Yehuda, engkau ini seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; engkau meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau singa betina; siapakah yang berani membangunkannya? Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda, atau pun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai datanglah dia yang berhak atasnya, dan kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 72:1-4ab.7-8.17

Ref. Berbelaskasihlah Tuhan dan adil, Allah kami adalah rahim.

  1. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!

  2. Kiranya gunung-gunung membawa damai sejahtera bagi bangsa, dan bukit-bukit membawa kebenaran. Kiranya ia memberikan keadilan kepada orang-orang yang tertindas dari bangsa itu; kiranya ia menolong orang-orang miskin.

  3. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut sampai ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi!

  4. Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : O Tuhan yang Mahabijaksana, semuanya Kauatur dengan lembut dan perkasa; datanglah dan bimbinglah langkah kami.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 1:1-17

“Silsilah Yesus Kristus, anak Daud.”

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya. Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram. Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon. Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai. Isai memperanakkan Raja Daud, Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria. Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa. Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia. Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia. Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia. Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel. Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor. Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud. Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub. Yakub memperanakkan Yusuf, suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Jadi, seluruhnya ada empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Markus Triyono Yulianto SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Maria. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Bapak ibu dan saudara saudari sahabat renungan singkat Dehonian yang diberkati Tuhan, m       arilah kita mengambil waktu sejenak untuk hening merenungkan Injil yang baru saja kita dengarkan. Injil pada hari ini berbicara apa untuk kita dan pesan apa yang dapat kita petik untuk iman dan hidup kita.

Bapak ibu dan saudara saudari sahabat renungan singkat Dehonian yang diberkati Tuhan, pada hari jumat ini kita berada di minggu ke tiga masa Adven. Minggu ketiga masa Adven ini juga disebut sebagai minggu gaudete yang artinya bersukacita. Dan menandakan bahwa masa Adven hampir berakhir dan kedatangan Kristus sudah semakin mendekat.

Bapak ibu dan saudara saudari sahabat renungan singkat Dehonian yang diberkati Tuhan, pada hari ini bacaan Injil yang kita dengarkan yaitu tentang silsilah Yesus Kristus. Kendati Yesus Kristus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia, melalui Bunda Maria Istri Yusuf, mempunyai silsilah yang jelas dalam sejarah manusia. Melalu silsilah yang ditampilkan dalam bacaan Injil ini, ingin mengatakan bahwa Yesus Kristus adalah penggenapan janji Allah yang telah dinubuatkan sejak jaman Perjanjian Lama. Sejak jaman Perjanjian Lama, melalui perantaraan para Nabi, bahwa Allah akan melahirkan sang Juru selamat dari keturunan bangsa terpilih.

Bapak ibu dan saudara saudari sahabat renungan singkat Dehonian yang diberkati Tuhan, melalui sabda Tuhan dalam Kitab Suci Perjanjian Lama kita tahu bagaimana bangsa terpilih senantiasa menghidupi tradisi dari nenek moyang secara turun temurun menjalin hubungan yang erat dengan Allah, sehingga identitas sebagai bangsa terpilih tidak tercemar. Kendati kita tahu mereka juga pernah mengalami kejatuhan, tetapi mereka berusaha kembali bangkit untuk tetap setia kepada Allah. Kesetiaan kepada Allah sebagai upaya mereka menantikan kepenuhan janji Allah yang akan melahirkan sang juru selamat bagi mereka. Dan Allah memenuhi janji-Nya dengan menghadirkan sang juru selamat dari antara keturunan mereka.

Bapak ibu dan saudara saudari sahabat renungan singkat Dehonian yang diberkati Tuhan, karena kuasa Baptisan, kita juga menjadi orang-orang terpilih yang percaya kepada Yesus Kristus. Seperti bangsa yang terpilih, marilah kita juga senantiasa menjaga martabat dan identitas kita sebagai orang-orang terpilih. Dengan selalu mendekatkan diri pada Tuhan, dan menghadirkan-Nya dalam hidup kita di tengah-tengah keluarga dan masyarakat. Sehingga harapannya kehadiran kita membawa sukacita dan pengharapan kepada sesama. Seperti Bunda Maria kita juga hendaknya senantiasa “mengandung” Yesus, yatu senantiasa membawa Yesus kemanapun kita terutama di dalam keluarga kita, dan juga saat pergi dan diutus sesuai dengan profesi kita masing-masing. Semoga Tuhan memberkati. Amain.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa mahakudus, kuduskanlah kami umat-Mu. Semoga dalam ibadat ini kami disegarkan oleh santapan surgawi. Demi Kistus, ….

ANTIFON KOMUNI – Hagai 2:8

Lihatlah, akan datang yang didambakan segala bangsa, dan rumah Allah disinari kemuliaan-Nya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, setelah menerima anugerah ilahi kami mohon, semoga kerinduan kami dinyalakan oleh Roh Kudus, agar pada kedatangan Kristus kami bercahaya gilang-gemilang di hadapan-Nya. Sebab Dialah ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

text

Gravatar Image
Merenungkan sabda Tuhan di saat hening di pagi hari akan menjaga hati dan pikiran kita dari kuasa roh jahat. Berkah Dalem...