Selasa, 02 November 2021 – Peringatan Mulia Arwah Semua Orang Beriman

Posted on

Renungan Iman Katolik

Rm. C. Wahyu Tri SCJ dari Komunitas SCJ Pondok Kristofel Jambi Indonesia

 
 
 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Bdk. 1Tes 4:14;1Kor 15:22

Sebagaimana Yesus telah wafat dan bangkit, demikian juga Allah akan membangkitkan bersama Yesus mereka yang telah meninggal dalam Dia. Dan seperti dalam Adam semua orang mati, demikian juga dalam Kristus semua orang akan dihidupkan.

PENGANTAR:

Cinta ksih Kristiani tak mengenal batas serta melampuai batas-batas ruang dan waktu sehingga memungkinkan kita untuk mengasihi mereka yang telah meninggalkan dunia ini.”sebab itu, bukan hanya keyakinan akan api penyucian, melainkan juga kewajiban rohani untuk berdoabagi jiwa-jiwa di api penyucian tetap merupakan bagian dari iman Katolik kita.

Konsili Vatikan II dalam Konstitusi dogmatis tentang Gereja (LG, 51) menegaskan, :Itulah iman yang layak kita hormati, pusaka para leluhur kita: iman akan persekutuan hidup dengan para saudara yang sudah mulai di surga, atau sesudah meninggal masih mengalami penahiran. Konsili suci ini penuh khidmat menerima iman itu, dan menyajikan lagi ketetapan-ketetapan Konsili-konsili suci Nicea II, Florensia, dan Trente”.

Marilah dalam Ekaristi suci ini kita mendoakan arwah semua orang yang telah meninggal -siapa pun mereka-  agar penderitaan mereka diringankan dan masa pemurnian dipersingkat.

SERUAN TOBAT:

Tuhan Yesus Kristus, Engkau mengalami kematian sebagai manusia, tetapi dibangkitkan oleh kekuasaan Bapa dalam Roh Kudus. Tuhan, kasihanilah kami.

Engkaulah kebangkitan dan kehidupan. Barangsiapa percaya kepada-Mu akan memperoleh kehidupan kekal. Kristus, kasihanilah kami.

Engkau akan datang dengan mulia untuk mempersatukan kami semua dalam Kerajaan Surga. Tuhan, kasihanilah kami.

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Ya Allah, Engkaulah kemuliaan kaum beriman dan kehidupan semua orang yang tulus hati. Dengan wafat dan kebangkitan-Nya, Putra-Mu telah menebus kami. Berbelaskasihlah kepaa hamba-hamba-Mu yang telah Engkau panggil menghadap hadirat-Mu, agar mereka yang telah mengakui misteri kebangkitan, diperkenankan menikmati sukacita kebahagiaan kekal. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Kedua Makabe 12:43-46

“Kami yakin bahwa orang yang meninggal dengan saleh akan menerima pahala yang indah.”

Setelah menguburkan tentara yang gugur dalam pertempuran, Yudas, panglima Israel, menyuruh mengumpulkan uang di tengah-tengah pasukan. Lebih kurang dua ribu dirham perak dikirimkannya ke Yerusalem untuk mempersembahkan kurban penghapus dosa. Ini sungguh suatu perbuatan yang sangat baik dan tepat, karena Yudas memikirkan kebangkitan. Sebab jika tidak menaruh harapan bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit, niscaya percuma dan hampalah mendoakan orang-orang mati. Lagipula Yudas ingat bahwa tersedialah pahala yang amat indah bagi sekalian orang yang meninggal dengan saleh. Ini sungguh suatu pikiran yang mursid dan saleh. Dari sebab itu maka disuruhnyalah mengadakan korban penebus salah untuk semua orang yang sudah mati itu, supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 130:1b-2.3-4.5-6ab

Ref. Aku percaya kepada-Mu, Tuhanlah pengharapanku. Tuhan, pada-Mu kuberserah, dan mengharap kerahiman-Mu.

  1. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan! Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.

  2. Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, maka orang-orang takwa kepada-Mu.

  3. Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya. Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih daripada pengawal mengharapkan pagi.

  4. Sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan. Dialah yang akan membebaskan Israel dan segala kesalahannya.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus 15:20-23

“Semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.”

Saudara-saudara, Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia. Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : (Yoh 6:40) Inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku, jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 6:37-40

“Inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak beroleh hidup yang kekal.”

Di rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata kepada orang banyak, “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.
Demikianlah Injil Tuhan!
U. Terpujilah Kristus!

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Ch. Wahyu Tri Haryadi SCJ

Vivat Cor Iesus per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Para pendengar resi dimanapun anda berada, salam damai sejahtera dari saya rm ch Wahyu Tri Haryadi SCJ yang berada di komunitas SCJ Jambi.

Saya mengundang kita sekalian untuk bersyukur atas anugerah kehidupan. Kita hidup, kita masih bisa mendoakan saudara-I lainnya khususnya mereka yang telah dipanggil Bapa. Bertepatan dengan hari dimana kita mengenangkan arwah semua orang beriman, saya mengajak kita sejenak mendengarkan sabda Tuhan yang diambil dari Injil Yohanes 6:37-40.

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang . Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak -Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.  Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.  Sebab inilah kehendak Bapa-Ku , yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

Sabda Tuhan Yesus ini bagi saya pribadi sungguh kabar gembira. Jelas sekali bahwa Allah akan senantiasa memberikan perhatian bahkan hidupnya demi keselamatan kita dari sebelum kita ada, saat kita di dunia bahkan setelah kita meninggalkan dunia ini.

Seorang Kristen yang meninggal dalam Kristus, pada akhir eksistensinya di dunia ini, mencapai kepenuhan kehidupan baru yang sudah dimulai dalam Sakramen Pembaptisan, diperkuat dalam Sakramen Penguatan, dan diberi makan dalam Ekaristi, sebagai antisipasi dari perjamuan surgawi.

Jadi ketika di dunia ini setelah disatukan dalam Kristus, saat kematian pun menjadi pintu bagi kita untuk memasuki hidup bersama KRistus yang baru. Ini sangat jelas dalam terang wafat dan kebangkitan Kristus, satu-satunya harapan kita. Orang Kristen yang meninggal dalam Kristus Yesus pergi ”beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan” (2Kor 5:8).

Dalam peristiwa pemakaman misteri kehidupan baru ini dinyatakan yakni pengharapan akan kebangkitan. Pemakaman juga menampilkan arti persekutuan dengan orang-orang yang sudah meninggal secara khusus melalui doa untuk pemurnian jiwa-jiwa mereka. Doa-doa dalam kematian berisi penyerahan jiwa orang yang meninggal ke dalam tangan Allah, Sumber kehidupan kekal, sementara jenazah dimakamkan dengan harapan akan kebangkitan.

Oleh karena itu saudara-I, Tuhan Yesus sungguh-sungguh secara serius terhadap kedatangan jiwa kita. Tak perlu ada keraguan lagi bahwa Allah akan melupakan kita. Allah sejatinya tidak pernah akan melupakan dan melepaskan ciptaanNya apalagi jiwa-jiwa yang merindukan Allah tentu akan mendapat tempat dalam pangkuannya.

Hari ini marilah kita satukan hati dan kasih kita bagi keselamatan jiwa sanak family kita yang telah  meninggalkan dunia dimanapun kuburnya berada. Ini menjadi momen bagi kita untuk sungguh menyerahkan mereka kepada Allah. Ini saat bagi kita untuk menghantar mereka kepada kepenuhan janji Kristus.

“Inilah kehendak Bapa-Ku , yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

DOA UMAT:

I : Allah sumber kehidupan telah menciptakan manusia supaya hidup dan bahagia. Dia akan memberikan kita hidup kekal dan tidak akan menyerahkan kepada maut. Maka, marilah kita panjatkan doa kepada-Nya:

L : Bagi anggota keluarga serta umat paroki kita yang meninggal; bagi arwah semua orang yang kita cintai semasa hidup mereka: Ya Bapa, panggillah mereka dengan nama masing-masing dan gabungkanlah mereka dengan persekutuan para kudus di surga. Marilah kita mohon,..

L : Bagi arwah mereka yang telah amat menderita semasa hidup, karena penyakit, ketidakadilahm dan kemiskinan: Ya Bapa akhirilah kesusahan mereka dan anugerahilah mereka kebahagiaan kekal berama-Mu di surga. Marilah kita mohon,..

L : Bagi arwah mereka yang semasa hidupnya kurang mendapat perhatian dari sahabat-sahabat, ditinggalkan oleh keluarga dan anak-anak mereka. Ya Bapa, Mahabaik, tuntunlah mereka semua dalam menemukan kebahagiaan kakal karena ditemani oleh para kudus-Mu di surga. Marilah kita mohon,..

L : Bagi kita sendiri. Ya Bapa, tinggallah bersama kami selalu, agar di perjalanan hidup kami ini, kami saling menolong dan mendukung. Tuntunlah kami di jalan-Mu untuk saling bahu-membahu dan berbagi hidup dengan seama kami karena kasih-Mu. Marilah kita mohon,…

I : Allah Bapa kami, kami bersyukur atas jaminan-Mu, bahwa arwah umat beriman ada ditangan-Mu, dan bahwa kami semua Kaupanggil untuk bangkit bagi hidup kekal karena kebangkitan Kristus, Putra-Mu. Janganlah membiarkan hati kami gelisah, tetapi teguhkanlah perjalanan peziarahan kami menuju kepada-Mu. Berilah kepada kami Putra-Mu sebagai jalan, kebenaran, dan hidup kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

DOA PERSEMBAHAN:

Ya Allah, berkenanlah menerima persembahan kami. Semoga hamba-hamba-Mu yang telah meninggal dunia diterima ke dalam kemuliaan bersama Putra-Mu yang mempersatukan kami dengan diri-Nya yang agung ini. Dialah Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin

ANTIFON KOMUNI – Yoh. 11:25-26

Akulah kebangkitan dan kehidupan, Sabda Tuhan. Siapa saja yang percaya kepada-Ku, ia akan hidup, walaupun ia sudah mati. Dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah kita berdoa: Ya Allah, kami telah merayakan misteri Paskah sambil memohon belas kasih-Mu untuk saudara-saudari kami yang telah meninggal. Semoga mereka beralih ke tempat kediaman yang terang benderang dan penuh kedamaian. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

text

Gravatar Image
Merenungkan sabda Tuhan di saat hening di pagi hari akan menjaga hati dan pikiran kita dari kuasa roh jahat. Berkah Dalem...