150 Kardinal, 1.000 Uskup, 24 Kepala Negara, 90 Pejabat Negara Hadiri Prosesi Kanonisasi Paus (5)

HANYA sepekan setelah Lapangan Santo Petrus menjadi panggung iman selama ritus liturgis Tri Hari Suci, maka hari Minggu (27/4) besok kembali lapangan luas di depan Basilika Santo Petrus ini akan menjadi panggung iman lagi. Besok, Tahta Suci secara resmi akan menetapkan mendiang Paus Yohannes XXIII dan Paus Yohannes Paulus II sebagai ‘kudus’ yang dalam bahasa gerejani sering disebut sebagai kanonisasi (dibakukan sesuai Hukum Kanonik atau Hukum Gereja setelah semua proses persyaratan dan ‘pembuktian’ ilmiah dianggap memadai dan membuktikan kekudusan mereka).

Acara kanonisasi Paus Yohannes Paulus II dan pendahulunya Paus Yohannes XXIII akan berlangsung di Lapangan Santo Petrus. Diawali dengan doa Litani Para Kudus pada pukul 09.00 pagi di Kapel Sistina dengan iringan nyanyian koor dari Krakow (Polandia) dan Roma, misa prosesi kanonisasi akan berlanjut di Lapangan Santo Petrus pukul 10.00 pagi.

Karena peristiwa kanonisasi ini juga bukan hal biasa, maka di sudut-sudut Lapangan Santo Petrus sudah dipasang layar-layar monitor raksasa. Para peziarah yang datang dari seluruh dunia dengan demikian bisa memenuhi hasrat mereka untuk mengikuti prosesi kanonisasi ini dari dekat.

Jutaan orang
Menurut perkiraan berbagai situs berita internasional, liturgi kanonisasi itu akan menyedot jutaan orang ‘masuk’ ke Vatikan, utamanya Lapangan Santo Petrus. Ribuan peziarah dari Polandia dan Bergamo –negara dan kota asal Paus Yohannes Paulus II dan Paus Yohannes XXII—menyatakan tak ingin ketinggalan menyaksikan ‘putera daerah’ mereka yang terbaik akhirnya dinyatakan sebagai Santo oleh Tahta Suci.

kanonisasi by CBS

Sebuah plakat ukuran besar bergambar tiga Paus yakni Paus Fransiskus dan kedua pendahulunya –Paus Yohannes Paulus II dan Paus Yohannes XXIII– dipasang di jalanan di kota Roma. (Courtesy of CBS News)

Menurut Kepala Bagian Penerangan dan Jurubicara resmi Vatikan Pastor Federico Lombardi SJ, proses kanonisasi ini akan dihadiri setidaknya oleh 150-an Kardinal dan 1.000-an Uskup dari berbagai penjuru dunia.

Sabtu malam tanggal 26 April akan didahulu dengan doa-doa vigili di sejumlah gereja di jantung kota Roma. Dalam prosesi doa Malam Kanonisasi, tak kurang 24 kepala negara dan 90-an pejabat tinggi negara mewakili pemerintah dan negara akan mengikuti acara ini. Beberapa tokoh penting agama juga akan hadir dalam prosesi ini mewakili kelompok Kristen Protestan, Islam, Katolik Orthodoks, Kristen Anglikan, dan beberapa lainnya.

Paus Fransiskus akan bertindak sebagai Imam Konselebran Utama dalam prosesi ini. Beliau akan didampingi Kardinal Agostino Vallini dari Roma, Kardinal Stanislaw Dziwisz dari Krakow yang bertahun-tahun lamanya menjadi asisten pribadi Paus Yohannes Paulus II, dan Uskup Bergamo Francesco Beschi.
Menurut Pastor Lombardi, mantan Paus Benedictus XVI juga diundang untuk mengikuti prosesi kanonisasi ini. Paus yang dikenal dengan julukan ‘herder’ alias penjaga iman katolik Tahta Suci ini saking sikapnya yang dinilai terlalu ‘kaku’ dalam berbagai issues ini resmi mengundurkan diri sebagai Paus pada bulan Februari 2013 karena alasan kesehatan dan usia lanjut.

Photo credit: Catholic News & CBS News

Tautan:

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.