10 Hari di China: Téko Mancur (40)

< ![endif]-->

ADA-ada saja di China ini. Untuk membetot perhatian orang yang lalu-lalang, ada-ada saja pemilik toko di jalur pedestrian pertokoan di Qianmen Street dan Dhangzalan Xijie berusaha mencuri pandang para pejalan kaki di depannya.

Salah satu yang saya lihat adalah téko mancur alias perabot pemanas air yang dibuat terbang tanpa dasar namun tetap mengucurkan air ke bawah.

Pemandangan sebuah téko mancur memang berhasil menyedot atensi para pejalan kaki. Pertama-tama, mereka akan dibuat bingung sekaligus takjub: loh kok bisa ya ada téko mancur terbang di udara tanpa jatuh-jatuh.

Sekilas melihat, pemandangan téko mancur itu memang menyisakan rasa penasaran yang hebat. Kok bisa sih? Lalu dimana tiang penyangganya? Kok tidak ada.

Pasti ada daya linuwih atau unsur magic yang dipakai untuk bisa ‘menerbangkan’  téko mancur ini hingga tidak pernah jatuh ke lantai.

Kamuflase air

Ada yang jeli melihat ‘keanehan’ tersebut, namun menyikapinya dengan nada penasaran sekaligus ingin memecahkan ‘teka-teki’ di pinggiran jalan pedestrian pertokoan ini. Menurut dia, pandangan mata kita harus tertuju pada derasnya air pancuran persis di bawah téko mancur itu.

Teko air mancur email OK

Nah, apa lacur? Ternyata di situ ada semacam paralon bening dengan warna sangat bening –atau malah tanpa warna sekali—hingga batang paralon itu benar-benar seperti ‘lenyap’ ditelan derasnya air yang mengalir dari atas ke bawah.

Sekilas memandang, tonggak paralon itu memang luput dari perhatian mata. Jadi, orang pun akan dibuat heran kenapa téko mancur ini tidak pernah jatuh-jatuh.

Warung teh

Téko dan porselin merupakan dua benda yang ‘keramat’ di Tiongkok. Tentu saja, kata ini tidak perlu dipahami secara serius dalam pengertian mistisisme. Lebih sebagai kata untuk menunjukkan peradaban China yang amat mengakrabi tatacara minum teh dengan téko dan gelas-gelas terbuat dari bahan keramik berkualitas.

Téko mancur yang tersaji di sebuah toko itu memang menjadi penanda paling jitu bahwa bangunan kokoh di belakangnya adalah sebuah ‘warung’ khusus menjual aneka teh khas Tiongkok. Di sini tentu saja bisa didapatkan jenis-jenis teh sama seperti yang dijajakan oleh sebuah toko khusus teh tak jauh dari Olympic Green Park.

Teko mancur 3 email Ok

Sebut saja misalnya jasmine tea, lalu oriental beauty tea atau the king of oolong tea yang konon berguna untuk merawat kecantikan terutama kulit roman muka. Begitu juga pasti ada wild pu’er tea yang di Indonesia atau belahan dunia lainnya sering disebut the slimming tea untuk perawatan tubuh agar jangan sampai gembrot. Yang lain adalah the sweet lover tea atau sering disebut the fruit tea.

Orang bisa juga mencampur dua elemen berbeda dari ginseng dan oolong tea hingga menjadi sebuah ramuan teh yang berguna untuk kesehatan liver dan ginjal. Kali lainnya, orang bisa minum the white tea yang berguna untuk mengikis kandungan nikotin dan efek alkohol dalam sistem metabolisme tubuh kita. Kata mbak-mbak penjualnya yang manis, “Sir, it is good for your health. This tea acts on cold, coughs and sore throats.”

toko teh patung email OK

Saya pun mengangguk-angguk tanda mengiyakan dan langsung saja mak sruput... Saya dengan suka hati lalu minum asupan teh tawaran toko ini dalam satu sloki kecil.

Judulnya sederhana namun melegakan: Gratis!

Photo credit: Ornamen “Téko mancur” di kawasan Dhangzalan Xijie, Beijing (Mathias Hariyadi)

Tautan:

 

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.